JAMBI,JS- Anggota Komisi XII DPR RI, Cek Endra, memberikan apresiasi kepada PT Pertamina Patra Niaga atas penanganan cepat kelangkaan LPG 3 kilogram yang sempat terjadi di beberapa wilayah di Provinsi Jambi pada akhir Januari hingga awal Februari 2026.
Menurut Cek Endra, respons ini membuktikan komitmen Pertamina menjaga pasokan energi, khususnya LPG bersubsidi yang vital bagi rumah tangga kecil dan pelaku usaha mikro.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pertamina Patra Niaga atas langkah cepatnya mengatasi kelangkaan LPG 3 kilogram di Jambi,” ujar Cek Endra.
Selain sebagai anggota DPR RI, Cek Endra yang juga Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jambi berharap kelangkaan tidak terjadi lagi, terutama menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri, saat konsumsi LPG biasanya meningkat.
“Alhamdulillah, semoga ke depan masyarakat tidak lagi mengalami keluhan, khususnya selama Ramadan dan Idulfitri,” tambahnya.
Pertamina Percepat Distribusi LPG
Pertamina Patra Niaga menonaktifkan sementara pembatasan perencanaan pada sistem Simelon, sehingga distribusi LPG kembali lancar. Selain itu, perusahaan menambah pasokan LPG di kabupaten Bungo, Tebo, Sarolangun, dan Merangin hingga 100 persen pada tanggal tertentu.
Perusahaan juga mengintensifkan koordinasi dengan pemerintah daerah di Sarolangun, Tebo, Merangin, Kerinci, dan Sungai Penuh untuk memastikan distribusi tepat sasaran dan kondisi lapangan terkendali.
Operasi Pasar Jaga Ketersediaan
Pertamina Patra Niaga menggelar operasi pasar di kecamatan-kecamatan di Merangin, Bungo, Tebo, dan Sarolangun.
Stok LPG di Batanghari Tetap Aman
Di Kabupaten Batanghari, Pertamina melaporkan stok LPG 3 kilogram aman. Rata-rata penyaluran harian mencapai lebih dari 12 ribu tabung, dengan rasio 3,9 tabung per kepala keluarga per bulan. Namun, harga eceran di beberapa titik bervariasi, mulai Rp27 ribu hingga Rp35 ribu per tabung, lebih tinggi dibanding harga resmi pangkalan Rp17 ribu.
Perusahaan menegaskan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk melakukan operasi pasar tambahan jika diperlukan. Tujuannya, menekan lonjakan harga dan memastikan LPG bersubsidi tetap tersedia bagi masyarakat yang berhak.
Harapan Stabilitas Pasokan
Melalui langkah-langkah ini, Pertamina menargetkan distribusi LPG 3 kilogram di Provinsi Jambi kembali stabil. Masyarakat diharapkan dapat memenuhi kebutuhan energi rumah tangga tanpa hambatan, terutama menjelang Ramadan dan Idulfitri.(*)









