Jelang Lebaran, PUPR Kerinci Bersihkan Bahu Jalan Pidung–Pulau Sangkar, Akses ke RSUD Bukit Kerman Kini Lebih Aman

- Jurnalis

Kamis, 5 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kadis PUPR Kerinci, Maya Novefry saat memantau langsung pelaksanaan pembersihan bahu jalan Pidung-Pulau Sangkar.

Kadis PUPR Kerinci, Maya Novefry saat memantau langsung pelaksanaan pembersihan bahu jalan Pidung-Pulau Sangkar.

KERINCI,JS- KERINCI – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kerinci langsung tancap gas. Tim teknis turun ke lapangan untuk membersihkan bahu jalan di ruas strategis yang menghubungkan Desa Pidung hingga Desa Pulau Sangkar.

Langkah ini bukan sekadar rutinitas. Pemerintah daerah menargetkan peningkatan kenyamanan berkendara sekaligus menekan risiko kecelakaan saat volume kendaraan meningkat drastis selama musim mudik.

Kepala Dinas PUPR Kerinci, Maya Novefry, memimpin langsung kegiatan tersebut. Ia memastikan seluruh proses berjalan cepat, efektif, dan tepat sasaran.

Fokus Utama: Keselamatan dan Kelancaran Lalu Lintas

Maya Novefry menegaskan bahwa pihaknya memprioritaskan keselamatan pengguna jalan. Oleh karena itu, petugas tidak hanya membersihkan bahu jalan, tetapi juga melakukan tebas bayang di sepanjang jalur.

Tim memotong rumput liar dan semak belukar di sisi kiri dan kanan jalan. Hasilnya, jarak pandang pengendara meningkat signifikan.

“Petugas membersihkan bahu jalan sekaligus memangkas vegetasi liar. Kami ingin pengendara bisa melihat kondisi jalan dengan jelas dan merasa lebih aman,” jelas Maya.

Selain itu, kondisi bahu jalan yang bersih membantu pengendara saat harus berhenti darurat. Faktor ini sangat penting, terutama di jalur kabupaten yang ramai saat musim mudik.

Dukung Akses Vital ke RSUD Bukit Kerman

Tidak hanya berdampak pada kelancaran mudik, proyek ini juga memperkuat akses menuju fasilitas kesehatan. Ruas jalan Pidung–Pulau Sangkar menjadi jalur vital menuju RSUD Bukit Kerman.

Maya menekankan bahwa akses cepat ke rumah sakit sangat krusial, terutama dalam situasi darurat.

“Kami memastikan jalur ini tetap optimal karena masyarakat sangat bergantung pada akses menuju RSUD Bukit Kerman,” tegasnya.

Langkah ini sekaligus mendukung program prioritas pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas layanan publik, khususnya di sektor kesehatan dan infrastruktur.

Baca Juga :  ATM Tak Berfungsi, Nasabah Bank Jambi Mengeluh

Tetap Bergerak di Tengah Efisiensi Anggaran

Menariknya, kegiatan ini tetap berjalan meskipun pemerintah daerah menerapkan efisiensi anggaran. PUPR Kerinci memilih strategi kerja yang lebih efektif agar hasil tetap maksimal.

Alih-alih menunda pekerjaan, dinas justru mengoptimalkan sumber daya yang tersedia. Pendekatan ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga kualitas infrastruktur tanpa membebani anggaran secara berlebihan.

Dengan strategi tersebut, masyarakat tetap merasakan dampak nyata dari pembangunan.

Respons Positif Warga: Jalan Kini Lebih Nyaman

Warga setempat menyambut baik langkah cepat PUPR Kerinci. Dahri, salah satu warga Pondok Pulau Sangkar, mengaku lega karena kondisi jalan kini jauh lebih baik.

Menurutnya, masyarakat sudah lama menantikan perbaikan ini.

“Sekarang jalan terlihat lebih bersih dan aman. Kami merasa lebih nyaman saat berkendara, terutama menjelang Lebaran,” ujarnya.

Selain itu, ia berharap pemerintah terus melanjutkan program serupa di wilayah lain. Infrastruktur yang baik akan meningkatkan aktivitas ekonomi dan mobilitas warga.

Dampak Langsung bagi Pengguna Jalan

Pembersihan bahu jalan memberikan beberapa manfaat nyata, antara lain:

  • Meningkatkan visibilitas pengendara
  • Mengurangi risiko kecelakaan
  • Memperlancar arus mudik Lebaran
  • Mempermudah akses kendaraan darurat
  • Meningkatkan kenyamanan perjalanan

Dengan kondisi jalan yang lebih tertata, pengguna jalan bisa berkendara dengan lebih percaya diri.

Strategi Jangka Panjang Infrastruktur Kerinci

PUPR Kerinci tidak berhenti pada pembersihan bahu jalan. Pemerintah daerah telah menyiapkan strategi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas infrastruktur secara menyeluruh.

Baca Juga :  Audiensi di Jakarta, Pemkab Kerinci Siapkan Strategi Baru Kelola Sampah

Beberapa fokus utama meliputi:

  • Pemeliharaan rutin jalan kabupaten
  • Perbaikan titik rawan kecelakaan
  • Penguatan akses ke fasilitas publik
  • Optimalisasi jalur ekonomi masyarakat

Langkah ini sejalan dengan tren global dalam public infrastructure improvement, yang menekankan efisiensi dan keberlanjutan.

FAQ (Pertanyaan yang Sering Dicari di Google)

1. Apa tujuan pembersihan bahu jalan di Kerinci?

PUPR Kerinci ingin meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan, terutama saat arus mudik Lebaran meningkat.

2. Apa itu tebas bayang?

Tebas bayang adalah kegiatan memangkas rumput dan semak di sisi jalan agar jarak pandang pengendara lebih jelas.

3. Mengapa ruas Pidung–Pulau Sangkar penting?

Jalur ini menjadi akses utama menuju RSUD Bukit Kerman dan menghubungkan beberapa desa penting di Kerinci.

4. Apakah kegiatan ini berdampak pada mudik Lebaran?

Ya, kondisi jalan yang lebih bersih dan rapi membantu kelancaran arus mudik serta mengurangi risiko kecelakaan.

5. Apakah program ini akan berlanjut?

Pemerintah daerah berkomitmen melanjutkan pemeliharaan jalan secara berkala di berbagai wilayah.

Kesimpulan

PUPR Kerinci menunjukkan respons cepat dan strategis dalam menghadapi lonjakan arus mudik Lebaran 2026. Melalui pembersihan bahu jalan dan tebas bayang, pemerintah berhasil meningkatkan keselamatan, kenyamanan, dan aksesibilitas masyarakat.

Selain mendukung kelancaran lalu lintas, langkah ini juga memperkuat akses vital menuju RSUD Bukit Kerman. Dukungan warga semakin menegaskan bahwa program ini memberikan dampak nyata.

Ke depan, konsistensi dalam pemeliharaan infrastruktur akan menjadi kunci utama. Dengan strategi yang tepat, Kerinci berpeluang menciptakan sistem transportasi yang lebih aman, efisien, dan berkelanjutan.(AN)

Berita Terkait

Harga BBM 21 September 2026 di Jambi: Pertamax, Pertalite, Dexlite hingga Pertamina Dex Terbaru
Festival Kopi Kerinci 2026 Berakhir, Bupati Monadi Dorong Petani dan UMKM Tingkatkan Nilai Jual Kopi
20 ASN Lulus Administrasi Seleksi 5 Kepala OPD Sungai Penuh 2026, Ini Daftar Nama dan Jadwal Assessment Center
Kemarau Panjang di Jambi, Pemkot Salurkan 1,345 Juta Liter Air Bersih ke Warga: Ini Wilayah yang Jadi Perhatian
Festival Kopi Kerinci 2026 Resmi Dibuka, Bupati Monadi Bidik Kopi Lokal Naik Kelas dan Tembus Pasar Lebih Luas
Festival Kopi Kerinci 2026 Jadi Momentum Angkat Kopi Lokal, Alfin Dorong Nilai Tambah dan Kesejahteraan Petani
Ironis! Permukiman Warga Hanya 2,5 Km dari Jaringan PLN, Bertahun-tahun Masih Pakai Genset
Kemarau Panjang Melanda Sarolangun, 7 Desa di Pauh Darurat Air Bersih
Berita ini 58 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 10:31 WIB

Harga BBM 21 September 2026 di Jambi: Pertamax, Pertalite, Dexlite hingga Pertamina Dex Terbaru

Senin, 21 September 2026 - 08:01 WIB

Festival Kopi Kerinci 2026 Berakhir, Bupati Monadi Dorong Petani dan UMKM Tingkatkan Nilai Jual Kopi

Senin, 21 September 2026 - 00:02 WIB

20 ASN Lulus Administrasi Seleksi 5 Kepala OPD Sungai Penuh 2026, Ini Daftar Nama dan Jadwal Assessment Center

Minggu, 20 September 2026 - 08:01 WIB

Festival Kopi Kerinci 2026 Resmi Dibuka, Bupati Monadi Bidik Kopi Lokal Naik Kelas dan Tembus Pasar Lebih Luas

Sabtu, 19 September 2026 - 17:01 WIB

Festival Kopi Kerinci 2026 Jadi Momentum Angkat Kopi Lokal, Alfin Dorong Nilai Tambah dan Kesejahteraan Petani

Berita Terbaru