BISNIS,JS- Presiden Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, Irwan Hidayat, membagikan cerita tentang nilai-nilai perusahaan yang telah menopang bisnis lintas generasi. Acara berlangsung di House of Jamu, Jakarta Selatan, Sabtu (14/2/2026), dan dihadiri oleh komunitas serta beberapa investor. Irwan menegaskan bahwa fokus sesi ini bukan rencana bisnis, melainkan sejarah dan sistem yang menjadi pilar keberlanjutan perusahaan.
Menekankan Nilai Intangible di Balik Angka
“Acara ini bukan untuk investor. Saya ingin teman-teman komunitas memahami Sido Muncul dari sisi yang tidak terlihat, bukan hanya angka finansial,” kata Irwan. Ia menjelaskan bahwa di balik laporan keuangan, perusahaan menanamkan nilai intangible, seperti disiplin mutu, pengalaman menghadapi isu reputasi, dan konsistensi menjaga resep warisan keluarga.
Irwan turut menghadirkan anggota generasi keluarganya untuk menegaskan kesinambungan usaha.
“Saya ini pelaku sejarah. Saya melihat bagaimana nenek saya membangun Sido Muncul. Sekarang, perusahaan sudah memasuki generasi keempat,” ujarnya.
Pengalaman Menghadapi Tantangan Global
Irwan menyoroti pengalaman perusahaan saat produknya terkena label Prop 65 Warning di California, AS. Peristiwa itu mendorong Sido Muncul memperketat prosedur pengujian setiap batch produk.
“Setiap batch kami uji secara menyeluruh. Jika muncul klaim, kami sudah menyiapkan sertifikat analisis, sampel, dan prosedur tes ulang. Di era media sosial, bukti menjadi sangat penting,” jelasnya.
Fokus pada Kesehatan Masyarakat
Irwan menutup sesi dengan menegaskan misi utama perusahaan. “Harapan saya, kekayaan alam Indonesia bisa dimanfaatkan untuk menjaga kesehatan masyarakat. Itulah yang saya perjuangkan,” pungkasnya.(*)









