MERANGIN,JS- Pemerintah Kabupaten Merangin mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) pengendalian inflasi secara daring pada Rabu (18/2/2026). Rakor yang digelar oleh Kementerian Dalam Negeri tersebut menjadi forum strategis untuk memastikan stabilitas harga kebutuhan pokok di daerah tetap terjaga.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang MPC Bappeda Merangin itu dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Merangin, A. Khafidh. Ia mengikuti arahan Sekretaris Jenderal Kemendagri melalui Zoom Meeting bersama jajaran terkait.
Kondisi Harga Masih Terkendali
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati A. Khafidh menegaskan bahwa kondisi harga bahan pokok di Merangin masih stabil. Ia menyebut sembilan bahan pokok (sembako) hingga saat ini belum menunjukkan lonjakan signifikan.
“Kondisi pasar terkait sembilan bahan pokok masih tetap stabil,” ujarnya.
Namun demikian, ia menekankan bahwa pemerintah daerah tidak boleh lengah. Fluktuasi harga dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama menjelang momentum tertentu yang berpotensi meningkatkan permintaan.
TPID Turun Langsung ke Pasar
Sebagai langkah konkret, Pemkab Merangin menggerakkan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) untuk memantau harga secara langsung di lapangan. Tim yang terdiri dari Dinas Ketahanan Pangan, Perindagkop, dan Dinas Pertanian itu rutin mengecek harga komoditas agar tetap sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET).
Selain itu, pemerintah daerah juga memperkuat koordinasi dengan Bulog. Wakil Bupati meminta Bulog segera menyalurkan komoditas penting seperti Minyak Kita dan beras ke pasar-pasar, khususnya di Kecamatan Bangko dan wilayah lainnya.
Langkah ini bertujuan menjaga pasokan tetap aman sekaligus mencegah spekulasi harga di tingkat pedagang.
Antisipasi Dini Tekan Lonjakan Harga
Lebih lanjut, A. Khafidh menegaskan bahwa pengendalian inflasi membutuhkan tindakan cepat dan terukur. Pemerintah daerah tidak hanya menunggu laporan, tetapi aktif memantau pergerakan harga setiap hari.
Menurutnya, penguatan distribusi, pengawasan HET, dan sinergi lintas sektor menjadi kunci utama menjaga daya beli masyarakat. Dengan strategi tersebut, Pemkab Merangin berharap inflasi daerah tetap terkendali sepanjang 2026.
Melalui koordinasi yang intensif dan langkah preventif yang konsisten, pemerintah daerah optimistis stabilitas harga kebutuhan pokok di Merangin dapat terus terjaga.(*)









