Sarwendah Kembali Didatangi Debt Collector Gara-Gara Cicilan Mobil Ruben Onsu, Konflik Aset Pasca Cerai Kian Memanas

- Jurnalis

Senin, 1 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ; Sarwendah

Foto ; Sarwendah

SELEBRITIS,JS- Nama Sarwendah kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, masalah debt collector kembali menyeret namanya karena cicilan mobil yang berkaitan dengan Ruben Onsu.

Kasus tersebut menarik perhatian karena hubungan keduanya sudah berakhir. Namun, persoalan aset dan cicilan kendaraan rupanya masih memicu masalah baru.

Situasi ini juga memunculkan pertanyaan publik. Siapa yang seharusnya bertanggung jawab atas aset yang masih memiliki cicilan setelah perceraian?

Sarwendah Mengaku Terganggu karena Debt Collector Datang Lagi

Kuasa hukum Sarwendah, Abraham Simon, mengungkapkan bahwa kliennya merasa terganggu dengan penagihan yang terus muncul.

Menurutnya, debt collector kembali menghubungi Sarwendah terkait cicilan mobil yang masuk kategori aset bergerak milik Ruben Onsu.

Tim kuasa hukum menjelaskan bahwa Ruben Onsu menguasai kendaraan tersebut. Karena itu, mereka mempertanyakan alasan penagih masih menghubungi Sarwendah.

Pihak Sarwendah juga mempertanyakan pesan tagihan yang masih masuk ke nomor pribadi klien mereka.

Mereka menilai kondisi tersebut tidak tepat karena status hubungan keduanya sudah berubah menjadi mantan suami dan istri.

Masalah Ini Sudah Terjadi Lebih dari Sekali

Persoalan debt collector ini bukan kejadian baru.

Pihak Sarwendah menyebut debt collector sudah beberapa kali menghubungi mereka untuk urusan yang sama.

Kondisi itu membuat pihak keluarga merasa tidak nyaman. Apalagi, penagihan terus muncul meski kendaraan tersebut berada dalam penguasaan pihak lain.

Masalah seperti ini sering muncul setelah perceraian. Banyak pasangan lupa menyelesaikan detail administrasi aset bergerak dan kewajiban cicilan.

Akibatnya, konflik lama sering muncul kembali.

Polemik Aset Pasca Cerai Kembali Muncul ke Permukaan

Pembagian aset setelah perceraian sering memicu masalah baru.

Mobil, rumah, cicilan, kartu kredit, hingga pinjaman konsumtif sering menimbulkan sengketa ketika administrasi belum selesai.

Dalam kasus ini, tim hukum Sarwendah menegaskan satu hal penting.

Mereka menyatakan bahwa Sarwendah tidak menguasai kendaraan yang menjadi sumber penagihan.

Karena itu, mereka meminta semua pihak menghentikan komunikasi penagihan kepada klien mereka.

Permintaan tersebut muncul untuk menjaga kenyamanan dan privasi Sarwendah.

Publik Ikut Soroti Tanggung Jawab Finansial Mantan Pasangan

Kasus ini langsung memicu diskusi di media sosial.

Sebagian publik mempertanyakan alasan debt collector tetap menghubungi mantan pasangan ketika pengguna kendaraan sudah berbeda.

Sebagian lainnya menyoroti administrasi kredit kendaraan.

Banyak orang menilai nama pemilik kredit sering menjadi sumber masalah ketika aset berpindah tangan tetapi data administrasi tetap sama.

Karena itu, kasus Sarwendah dan Ruben Onsu membuka diskusi lebih luas tentang pentingnya pembagian tanggung jawab finansial setelah perceraian.

Tekanan Figur Publik Membuat Masalah Semakin Besar

Sebagai figur publik, Sarwendah menghadapi tekanan yang berbeda.

Masalah pribadi lebih cepat menyebar ke ruang publik.

Baca Juga :  Ruben Onsu Curhat di Instagram, Diduga Sindir Seseorang

Persoalan cicilan kendaraan, debt collector, hingga konflik aset kini ikut menjadi konsumsi masyarakat.

Situasi seperti ini bisa memengaruhi aktivitas harian, pekerjaan, dan kenyamanan keluarga.

Karena itu, tim kuasa hukum berharap semua pihak segera menyelesaikan masalah tersebut.

Bagaimana Kelanjutan Konflik Ini?

Sampai sekarang, belum ada penjelasan lebih lanjut mengenai langkah Ruben Onsu terkait cicilan kendaraan tersebut.

Publik kini menunggu perkembangan berikutnya.

Apakah kedua pihak akan menyelesaikan persoalan secara internal? Atau muncul langkah hukum baru?

Kasus ini memberi pelajaran penting.

Perceraian tidak hanya mengakhiri hubungan personal. Perceraian juga membawa konsekuensi administratif dan finansial yang panjang.

Karena itu, pembagian aset harus jelas sejak awal.

Jika tidak, konflik lama bisa muncul kembali di kemudian hari.(*)

Berita Terkait

RANS Entertainment Resmi IPO, Nagita Slavina Teteskan Air Mata Kenang Perjalanan dari YouTube ke Bursa Saham
Fangfang Bongkar Kisah Rumah Tangga dengan Vicky Prasetyo, Klaim Cek KTP hingga Ungkap Soal Nafkah dan Pernikahan Siri
8 Tahun Terbengkalai, Raffi Ahmad Sulap Apartemen Jupe Jadi Sumber Penghasilan Keluarga
Harta Tembus Rp1 Triliun, Raffi Ahmad Akui Tak Tahu PIN ATM Sendiri
Raffi Ahmad Bikin Gebrakan di Bursa Saham, Akuisisi VISI Senilai Rp178 Miliar
Kabar Bahagia Amanda Manopo dan Kenny Austin, Anak Pertama Lahir Sehat dan Diberi Nama Zac
Dari Panggung Musik ke Kebun Organik, Cara Kaka Slank Membangun Ketahanan Pangan Keluarga
Netizen Heboh! Via Vallen Jual BMW dan Aset Pribadi, Ternyata Ini Alasan Sebenarnya
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 06:01 WIB

RANS Entertainment Resmi IPO, Nagita Slavina Teteskan Air Mata Kenang Perjalanan dari YouTube ke Bursa Saham

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:02 WIB

Fangfang Bongkar Kisah Rumah Tangga dengan Vicky Prasetyo, Klaim Cek KTP hingga Ungkap Soal Nafkah dan Pernikahan Siri

Jumat, 19 Juni 2026 - 06:01 WIB

8 Tahun Terbengkalai, Raffi Ahmad Sulap Apartemen Jupe Jadi Sumber Penghasilan Keluarga

Senin, 15 Juni 2026 - 04:02 WIB

Harta Tembus Rp1 Triliun, Raffi Ahmad Akui Tak Tahu PIN ATM Sendiri

Kamis, 11 Juni 2026 - 04:00 WIB

Raffi Ahmad Bikin Gebrakan di Bursa Saham, Akuisisi VISI Senilai Rp178 Miliar

Berita Terbaru