Sejumlah Kecamatan Kabupaten Tanjabbar Teredam Banjir

- Jurnalis

Minggu, 4 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Banjir Rendam Jalan Lintas Timur dan Puluhan Rumah Warga di Tanjab Barat

Kondisi Banjir Rendam Jalan Lintas Timur dan Puluhan Rumah Warga di Tanjab Barat

TANJABBAR,JS- Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), Jambi, mengalami banjir yang meluas akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Jumat (2/1/2026). Banjir merendam ruas Jalan Lintas Timur dan puluhan rumah di beberapa desa. Bencana ini terjadi setelah intensitas hujan yang cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir menyebabkan sejumlah sungai meluap.

Banjir di Kecamatan Tungkal Ulu

Baca Juga :  Tanjabbar Catatkan 31 Korban Meninggal Akibat Lakalantas 2025

Menurut Kepala BPBD Tanjab Barat, Zulfikri, banjir pertama kali terjadi di Kecamatan Tungkal Ulu. Tercatat 34 rumah warga di tiga desa terdampak. Meski begitu, tidak semua rumah terendam penuh, dan beberapa rumah sudah mulai bisa ditempati kembali setelah air mulai surut pada Sabtu (3/1/2026).

“Banjir terjadi sejak Jumat. Tiga desa terdampak, tetapi hanya sebagian yang terendam. Hari ini, air sudah mulai surut, dan beberapa rumah sudah bisa dihuni lagi,” ujar Zulfikri.

Desa Pematang Pauh Terendam Akibat Meluapnya Sungai Luntuk

Baca Juga :  Pemkab Tanjabbar Gelar Operasi Pasar, Stok Komoditas Dipenuhi

Di Desa Pematang Pauh, banjir terjadi akibat meluapnya Sungai Luntuk. Air hampir mencapai badan Jalan Lintas Timur, merendam 14 rumah yang tersebar di RT 02, RT 03, dan RT 05. Bahkan, kantor desa ikut terendam hingga lantai bangunan.

Desa Tanjung Tayas dan Desa Badang Juga Terkena Dampak Banjir

Sementara itu, di Desa Tanjung Tayas, luapan Sungai Bumbung menyebabkan 18 rumah terendam. Banjir juga memutuskan sementara akses jalan dari jalur lintas menuju dusun dalam, menghalangi kendaraan roda dua maupun roda empat. Di Desa Badang, dua rumah yang terletak di area kebun dan kolam juga terkena dampak. Meskipun air belum menggenangi seluruh rumah, beberapa kolam ikan rusak, dan bibit ikan terbawa arus.

Banjir Merambah Kecamatan Lain

Selain di Kecamatan Tungkal Ulu, banjir juga melanda beberapa kecamatan lain, seperti Kecamatan Muara Papalik, tepatnya di Desa Rantau Badak, dan Kecamatan Batang Asam, di Desa Tanjung Bojo serta Desa Dusun Kebun. Hingga kini, BPBD masih melakukan pendataan lebih lanjut terkait jumlah rumah dan warga yang terdampak di wilayah-wilayah tersebut.

Kecamatan Merlung Menghadapi Banjir Setinggi Pinggang

Banjir juga melanda Kecamatan Merlung pada Sabtu (3/1/2026). Kapolsek Merlung, AKP Agung Heru Wibowo, langsung turun ke lapangan untuk memantau kondisi dan memastikan keamanan warga, serta kelancaran arus lalu lintas. Di Desa Lubuk Terap, tepatnya di Jalan Lintas Tengah Tebo-Merlung, debit air mencapai sekitar 100 sentimeter—setinggi pinggang orang dewasa—sehingga menghambat arus lalu lintas.

Selain itu, akses jalan Desa Tanjung Paku juga terendam dengan ketinggian air sekitar 60 sentimeter, merendam sekitar 10 rumah. Kondisi serupa juga terjadi di Pasar Kalangan Desa Merlung, yang menyebabkan terganggunya aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

Peringatan Waspada Banjir Kiriman dari Hulu

Kapolsek Merlung mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap kemungkinan banjir kiriman dari wilayah hulu, khususnya Renah Mendaluh, yang masih diguyur hujan. “Kami mengimbau masyarakat untuk tetap siaga, karena kemungkinan debit air masih bisa meningkat hingga sore atau malam hari,” ujar AKP Agung.

Langkah Antisipasi dan Koordinasi untuk Penanganan Darurat

Sebagai langkah antisipasi, Polsek Merlung telah berkoordinasi dengan Polres Tanjab Barat untuk memastikan dukungan logistik dan peralatan SAR. Mereka juga mendorong sinergi dengan BPBD untuk mempercepat penanganan darurat. Personel kepolisian tetap disiagakan di titik-titik rawan banjir guna membantu warga dan mengatur arus lalu lintas.(AN)

Berita Terkait

Komplotan Perampok Emas Rp75 Juta di Kerinci Dibekuk, Polisi Temukan Jimat Misterius
Bupati Monadi Pastikan RSUD Bukit Kerman Siap Layani Pasien BPJS
Open Donasi untuk Ananda Oki, Korban Kecelakaan Asal Desa Pinggir Air Sungai Penuh Berjuang Jalani Perawatan Intensif
Krisis Sampah Ancam Lingkungan, Bupati Tanjab Barat Anwar Sadat Gandeng KLH dan DPR RI Dorong Pengelolaan Sampah dari Rumah
Kejari Tebo Tahan Kades dan Bendahara Desa Sungai Pandan, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1,16 Miliar Terungkap
DPRD Merangin Sahkan Pertanggungjawaban APBD 2025 Jadi Perda, Dorong Peningkatan PAD dan Tata Kelola Keuangan Daerah
Pengukuran Pakaian Mulai Dilaksanakan, Program Pembagian Seragam Sekolah Gratis Alfin-Azhar Segera Direalisasikan
Gubernur Al Haris Murka! Banyak Kepala OPD Jambi Mangkir dari Rapat DPRD, Ancam Evaluasi dan Job Fit Agustus 2026
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:01 WIB

Komplotan Perampok Emas Rp75 Juta di Kerinci Dibekuk, Polisi Temukan Jimat Misterius

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:01 WIB

Bupati Monadi Pastikan RSUD Bukit Kerman Siap Layani Pasien BPJS

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:01 WIB

Open Donasi untuk Ananda Oki, Korban Kecelakaan Asal Desa Pinggir Air Sungai Penuh Berjuang Jalani Perawatan Intensif

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:01 WIB

Krisis Sampah Ancam Lingkungan, Bupati Tanjab Barat Anwar Sadat Gandeng KLH dan DPR RI Dorong Pengelolaan Sampah dari Rumah

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:01 WIB

Kejari Tebo Tahan Kades dan Bendahara Desa Sungai Pandan, Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1,16 Miliar Terungkap

Berita Terbaru