Shock Result MotoGP USA 2026: Mario Aji Crash, Idemitsu Honda Gagal Total di COTA!

- Jurnalis

Selasa, 31 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto;Veda Ega Pratama

Foto;Veda Ega Pratama

SPORT,JS- Hasil pahit harus diterima tim Idemitsu Honda Team Asia setelah gagal meraih poin pada ajang MotoGP Amerika 2026 yang digelar di Circuit of the Americas. Performa para pembalap muda mereka, termasuk wakil Indonesia, belum mampu memenuhi ekspektasi tim.

Manajer tim, Hiroshi Aoyama, secara terbuka menyampaikan rasa kecewa. Ia menilai akhir pekan balapan kali ini berjalan sulit sejak awal sesi latihan hingga race utama.

Mario Aji Gagal Finis, Peluang Poin Hilang

Sorotan utama tertuju pada Mario Suryo Aji yang turun di kelas Moto2. Pembalap muda Indonesia tersebut sebenarnya sempat menunjukkan perkembangan positif.

Namun, situasi berubah drastis ketika ia terjatuh pada lap kedelapan. Insiden tersebut membuatnya gagal menyelesaikan balapan dan kehilangan peluang penting untuk mengamankan poin.

Mario mengakui kesalahan yang ia lakukan menjadi faktor utama kegagalannya. Ia menegaskan bahwa insiden tersebut tidak boleh terulang jika ingin bersaing di level kompetitif.

Baca Juga :  Italia di Ujung Tanduk! Dari Juara Dunia ke Ancaman Gagal Lolos Piala Dunia 2026 Tiga Kali Beruntun

Selain itu, ia juga menyoroti bahwa sejak sesi latihan, dirinya sudah mengalami kesulitan menemukan ritme terbaik. Akibatnya, performa sepanjang akhir pekan tidak maksimal dan memengaruhi kepercayaan diri saat balapan.

Veda Ega Pratama Ikut Terjatuh di Moto3

Nasib serupa juga dialami Veda Ega Pratama yang berlaga di kelas Moto3. Pembalap asal Gunungkidul tersebut gagal menyelesaikan balapan setelah terjatuh di lap keempat.

Insiden terjadi di tikungan ke-11, salah satu bagian teknis yang dikenal cukup menantang di sirkuit Austin. Akibatnya, Veda harus mengubur harapan untuk membawa pulang poin.

Meski demikian, Veda menunjukkan mentalitas positif. Ia menegaskan bahwa hasil buruk ini akan menjadi pelajaran penting untuk tampil lebih baik di seri berikutnya.

Tabrakan Massal dan Tekanan Balapan

Balapan Moto2 di COTA juga diwarnai insiden tabrakan beruntun pada lap pertama. Situasi ini membuat jalannya balapan menjadi kacau dan memengaruhi strategi banyak pembalap.

Restart balapan sempat memberikan peluang baru. Namun, tekanan tinggi dan kondisi lintasan yang sulit tetap menjadi tantangan besar, terutama bagi pembalap muda yang masih mencari konsistensi.

Hal ini menunjukkan bahwa kompetisi di Moto2 dan Moto3 semakin ketat. Sedikit kesalahan saja bisa berujung pada kegagalan total.

Aoyama Minta Evaluasi Total

Sebagai manajer tim, Aoyama menegaskan pentingnya evaluasi menyeluruh. Ia ingin tim segera memperbaiki kekurangan, mulai dari strategi, setup motor, hingga kesiapan mental pembalap.

Menurutnya, pengalaman pahit di Amerika harus menjadi bahan pembelajaran berharga. Ia optimistis timnya mampu bangkit jika melakukan perbaikan secara bertahap.

Tidak hanya itu, pembalap lain seperti Taiyo Furusato juga gagal menyumbang poin setelah finis di posisi ke-18. Hasil ini semakin mempertegas bahwa performa tim secara keseluruhan masih belum optimal.

Fokus Bangkit di Jerez

Setelah hasil mengecewakan ini, tim kini mengalihkan fokus ke seri berikutnya di MotoGP Spanyol. Sirkuit Jerez diharapkan menjadi momentum kebangkitan bagi para pembalap.

Mario Aji sendiri menegaskan akan melakukan reset mental dan kembali dengan pendekatan lebih kuat. Ia menyadari bahwa konsistensi dan fokus menjadi kunci untuk bersaing di level dunia.

Baca Juga :  Dominasi Spanyol di Liga Champions 2026/2027: Tiga Wakil Lolos ke Perempat Final, Inggris Tersisa Dua

Di sisi lain, Veda juga menunjukkan tekad serupa. Ia siap belajar dari kesalahan dan tampil lebih agresif pada balapan selanjutnya.

Analisis: Peluang Masih Terbuka

Meski gagal total di COTA, peluang pembalap Indonesia sebenarnya masih terbuka lebar. Musim masih panjang, dan setiap seri memberikan kesempatan baru untuk meraih poin.

Namun demikian, mereka harus segera meningkatkan performa, terutama dalam menjaga konsistensi dan menghindari kesalahan fatal saat balapan.

Jika mampu memperbaiki aspek teknis dan mental, bukan tidak mungkin Mario Aji dan Veda Ega bisa mencetak hasil positif dalam waktu dekat.(*)

Berita Terkait

Final Indonesia vs Thailand Diserbu Suporter, 55 Ribu Tiket Terjual! Ini Harga dan Cara Beli Resmi
Ranking FIFA Indonesia Terbaru: Garuda Naik ke 117 Dunia, Menanti Thailand untuk Tembus 114 Besar
Klasemen Asian Games 2026 Terbaru: Indonesia Raih 30 Medali, Ini Posisi Merah Putih
Timnas Indonesia vs Malaysia Berakhir 0-0, Thom Haye Kartu Merah dan Garuda Tertahan di Posisi Kedua
Update Asian Games 2026: Indonesia Peringkat 19, Ini Daftar Lengkap Perolehan Medali dan Atlet Peraih Medali
Drama Final Asian Games 2026: Alwi Farhan Buka Jalan, Indonesia Tekuk China 3-2
Jadwal Indonesia di Asian Games 2026 Hari Ini 23 September: Badminton Semifinal, Esports hingga Renang
Timnas Indonesia Amankan Tiket World Championship 2027 Usai Tampil di ANMC Asia Cup 2026
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 06:01 WIB

Final Indonesia vs Thailand Diserbu Suporter, 55 Ribu Tiket Terjual! Ini Harga dan Cara Beli Resmi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:31 WIB

Ranking FIFA Indonesia Terbaru: Garuda Naik ke 117 Dunia, Menanti Thailand untuk Tembus 114 Besar

Rabu, 30 September 2026 - 09:15 WIB

Klasemen Asian Games 2026 Terbaru: Indonesia Raih 30 Medali, Ini Posisi Merah Putih

Senin, 28 September 2026 - 21:47 WIB

Timnas Indonesia vs Malaysia Berakhir 0-0, Thom Haye Kartu Merah dan Garuda Tertahan di Posisi Kedua

Sabtu, 26 September 2026 - 22:30 WIB

Update Asian Games 2026: Indonesia Peringkat 19, Ini Daftar Lengkap Perolehan Medali dan Atlet Peraih Medali

Berita Terbaru