SUNGAIPENUH,JS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sungai Penuh mengalami overkapasitas dalam lima tahun terakhir. Dari kapasitas normal 95 orang, jumlah warga binaan kini mencapai 218 orang, lebih dari dua kali lipat daya tampung.
Kepala Rutan Kelas IIB Sungai Penuh, Sahat Parsaulian, mengonfirmasi kondisi tersebut. Menurutnya, masalah overkapasitas juga terjadi di banyak rutan dan lembaga pemasyarakatan (lapas) di berbagai daerah.
Pemanfaatan Ruang Maksimal
Meski jumlah penghuni melebihi kapasitas, pihak rutan terus menjaga kualitas pelayanan. Setiap ruang blok kamar tahanan dimanfaatkan secara maksimal agar tetap berfungsi optimal.
Sahat menjelaskan bahwa kondisi ini tidak mengganggu kegiatan pembinaan. Berbagai program tetap berjalan, termasuk kegiatan belajar mengajar, pengajian keagamaan, pelatihan keterampilan, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta program kemandirian pangan.
Upaya Pengurangan Jumlah Warga Binaan
Selain mengoptimalkan ruang, pihak rutan berusaha mengurangi jumlah warga binaan. Mereka memberikan remisi dan pembebasan bersyarat bagi penghuni yang memenuhi syarat.
Harapan Solusi Jangka Panjang
“Kami berharap ada solusi jangka panjang untuk mengatasi overkapasitas ini, sehingga pelayanan dan pembinaan warga binaan semakin optimal,” ujar Sahat.(*)









