BISNIS,JS- Memulai warung sembako bisa menjadi peluang bisnis yang menjanjikan. Kunci keberhasilan ada pada perencanaan keuangan dan operasional yang matang.
Hitung Modal Awal
Warung sembako sederhana membutuhkan Rp3,6 juta. Rinciannya:
Biaya tetap: Rp450.000
Stok barang pokok: Rp3.150.000
Modal mencakup:
Tempat usaha: gunakan bagian rumah atau sewa ruko
Peralatan: etalase, rak, timbangan, kalkulator
Stok bahan pokok: beras, minyak goreng, gula, telur, garam
Pilih Sumber Pendanaan
Anda bisa mendapatkan modal dari:
Tabungan pribadi: bebas bunga, fleksibel
Pinjaman bank atau KTA: modal lebih besar, perhatikan bunga
Bantuan pemerintah: BLT UMKM atau BPUM
Fintech: cepat, cocok untuk kebutuhan mendesak
Sediakan dana cadangan 10–20% dari modal untuk menghadapi kondisi tak terduga.
Tentukan Lokasi dan Siapkan Toko
Pilih lokasi strategis, seperti:
Area padat penduduk atau dekat pasar
Mudah diakses dan aman
Lingkungan bersih dan nyaman
Atur layout toko:
Buat lorong cukup lebar
Tempatkan produk sering dibeli di depan
Pisahkan makanan dan produk non-makanan
Gunakan pencahayaan yang cukup
Siapkan Peralatan
Peralatan penting meliputi:
Rak dan gondola
Etalase kaca
Timbangan
Kalkulator atau alat pencatat keuangan
Kantong plastik
Kelola Stok Barang
Pastikan warung menyediakan:
Bahan pokok
Makanan instan
Minuman
Bumbu dapur
Kebutuhan pribadi
Gunakan sistem FIFO atau FEFO untuk mencegah barang kadaluarsa. Bangun komunikasi baik dengan supplier dan buat jadwal pemesanan rutin.
Kelola Arus Kas dan Tetapkan Harga
Pisahkan keuangan pribadi dan usaha. Sediakan dana darurat 10–15% dari modal.
Hitung harga jual dengan rumus: Harga Jual = Harga Beli + (Harga Beli × Margin Keuntungan). Gunakan margin lebih kecil untuk produk cepat laku.
Optimalkan Pelayanan
Layani pelanggan dengan ramah. Sediakan pembayaran cashless untuk memudahkan transaksi.
Dengan modal tepat, manajemen stok efisien, dan pelayanan optimal, warung sembako Anda bisa menghasilkan keuntungan stabil dan berkelanjutan.(AN)









