SELEBRITIS,JS – Juara D’Academy 7, Tasya DA7, memberikan apresiasi terhadap langkah nyata Indosiar dalam menjaga kelestarian lingkungan. Langkah ini menunjukkan komitmen stasiun televisi terhadap bumi, sekaligus merayakan ulang tahun dengan cara berbeda.
Indosiar Tolak Karangan Bunga, Ajak Kirim Bibit Pohon
Dalam perayaan HUT ke-31, Indosiar menolak kiriman karangan bunga konvensional. Sebagai gantinya, stasiun televisi ini mengajak mitra dan kolega mengirimkan bibit pohon untuk mendukung gerakan go green.
Langkah ini mencerminkan perhatian Indosiar terhadap lingkungan, yang kini menghadapi ancaman limbah plastik dan styrofoam.
Tasya Terharu dengan Inisiatif Go Green
Tasya menilai langkah ini sangat relevan dengan kondisi bumi saat ini. Selain itu, dia berharap pihak lain di industri hiburan bisa meniru inisiatif ini.
“Masha Allah, terharu banget ya karena Indosiar sekarang mendukung go green. Memang harusnya seperti itu karena plastik dan styrofoam harus dikurangi,” ujar Tasya di Studio 6 Emtek City, Jakarta Barat.
Karangan Bunga vs Bibit Pohon
Tasya menjelaskan bahwa karangan bunga biasanya menggunakan bahan yang sulit terurai. Oleh karena itu, mengganti bunga dengan bibit pohon memberi manfaat jangka panjang bagi alam.
“Karangan bunga kan terbuat dari styrofoam atau bunga plastik. Jadi menurut Tasya, keputusan Indosiar mengganti karangan bunga dengan pohon itu sangat baik,” tambahnya.
Dengan cara ini, Indosiar mengurangi limbah industri hiburan sekaligus menanam nilai kepedulian lingkungan.
Indosiar Jadi Pelopor Gerakan Peduli Bumi
Indosiar tidak hanya menayangkan hiburan berkualitas seperti D’Academy dan siaran olahraga, tetapi juga memimpin gerakan peduli lingkungan di industri penyiaran Indonesia.
Lebih jauh lagi, Tasya berharap langkah ini menginspirasi pelaku industri hiburan lain untuk beralih ke gaya hidup ramah lingkungan. Dia menutup pernyataannya dengan doa agar Indosiar semakin sukses dan dicintai masyarakat.(AN)









