SELEBRITIS,JS- Pasangan artis Teuku Wisnu dan Shireen Sungkar kembali menjadi sorotan publik pada Mei 2026. Bukan karena proyek sinetron terbaru, melainkan karena perjalanan panjang bisnis kuliner yang mereka bangun dengan penuh perjuangan.
Kehadiran mereka dalam Open Fest 2026 di kawasan Malang, Jawa Timur, sukses menarik perhatian pengunjung. Acara tersebut menjadi momentum penting bagi pasangan ini untuk memperluas sayap bisnis kuliner sekaligus memperkenalkan konsep baru dari Malang Strudel and Farm.
Di balik kesuksesan itu, tersimpan cerita panjang tentang perjuangan, kerugian, pengkhianatan, hingga kebangkitan setelah pandemi Covid-19. Kisah ini bahkan dibagikan langsung oleh Shireen Sungkar melalui media sosialnya dan langsung viral.
Shireen Sungkar Tulis Surat Terbuka untuk Teuku Wisnu
Dalam unggahan Instagram terverifikasi miliknya pada 1 Mei 2026, Shireen Sungkar membagikan sejumlah foto bersama sang suami sambil menuliskan surat terbuka yang penuh emosi.
Ia mengungkap bagaimana perjalanan bisnis suaminya selama 12 tahun terakhir benar-benar seperti menaiki roller coaster. Tidak hanya menikmati masa kejayaan, mereka juga harus menghadapi berbagai cobaan berat yang nyaris membuat usaha itu runtuh.
Saat bisnis mulai berkembang pesat, pandemi Covid-19 datang dan menghantam sektor kuliner dengan sangat keras.
“Dear abi sayang, berkah ya tempat barunya. Tahu banget lika-liku jadi pengusaha bagaimana di balik ini semua. Banyak sekali proses naik turun roller coasternya,” tulis Shireen Sungkar.
Ia juga mengenang masa sulit saat pandemi, ketika banyak produk kue yang tidak terjual dan akhirnya harus dibuang karena basi.
Situasi tersebut menjadi salah satu pukulan terbesar dalam perjalanan bisnis mereka.
Pandemi Covid-19 Jadi Ujian Berat Bisnis Kuliner
Pandemi Covid-19 memang menjadi fase yang sangat berat bagi banyak pelaku usaha, termasuk Teuku Wisnu dan timnya.
Shireen mengungkap bahwa banyak kue yang akhirnya basi dan harus dibuang begitu saja. Kerugian itu bukan hanya soal materi, tetapi juga mental.
Namun, pasangan ini tidak memilih menyerah.
Setelah masa sulit tersebut berlalu, bisnis mereka perlahan kembali bangkit. Penjualan mulai stabil dan pelanggan kembali berdatangan.
Sayangnya, cobaan belum berhenti.
Sempat Ditipu dan Kehilangan Uang dari Orang Dalam
Setelah berhasil bangkit pasca pandemi, Teuku Wisnu kembali menghadapi ujian baru yang tidak kalah berat.
Menurut cerita Shireen Sungkar, mereka sempat mengalami penipuan dan kehilangan uang akibat ulah orang dalam sendiri.
“Alhamdulillah naik lagi after Covid, eh habis itu ada saja. Ditipu, dimainin, duit diambil orang dalam,” tulis Shireen.
Masalah internal seperti ini sering kali menjadi tantangan besar dalam dunia usaha. Kepercayaan yang rusak justru datang dari lingkungan terdekat.
Meski begitu, Teuku Wisnu tetap memilih fokus pada solusi dan terus membangun bisnis dengan lebih kuat.
Sikap inilah yang membuat banyak netizen memberikan apresiasi besar terhadap perjuangannya.
Tahun ke-12, Teuku Wisnu Resmi Buka Toko Baru
Setelah melewati berbagai tantangan, tahun 2026 menjadi babak baru bagi bisnis Teuku Wisnu.
Di tahun ke-12 perjalanan usahanya, ia berhasil membuka toko baru dengan konsep yang berbeda melalui Malang Strudel and Farm.
Bagi Shireen Sungkar, pencapaian ini bukan hanya soal bisnis, tetapi juga bukti nyata dari kesabaran, kerja keras, dan keteguhan hati.
“Sekarang alhamdulillah di tahun ke-12 bisa buka toko baru lagi dengan konsep beda,” tulis Shireen.
Doa tersebut langsung mendapat respons positif dari warganet yang ikut merasa terinspirasi.
Open Fest 2026 Jadi Awal Besar, Bukan Puncak
Kehadiran Teuku Wisnu dan Shireen Sungkar di Open Fest 2026 menjadi salah satu pusat perhatian.
Mereka menyapa pelanggan, komunitas, wisatawan, hingga pelaku industri pariwisata yang hadir sejak pagi hingga malam.
Dalam keterangannya kepada media pada Jumat, 8 Mei 2026, Teuku Wisnu menegaskan bahwa Open Fest 2026 bukan puncak dari perjalanan bisnisnya, melainkan titik awal untuk sesuatu yang lebih besar.
“Kami senang bisa datang langsung dan bertemu semua pelanggan yang hadir di sini bersama seluruh tim. Open Fest 2026 adalah kick-off, bukan puncak,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa acara tersebut menjadi pembuka dari rangkaian event besar yang akan terus digelar di Malang Strudel and Farm.
Tujuannya jelas, menjadikan tempat itu sebagai ruang hidup bagi komunitas, wisatawan, dan pelaku industri pariwisata di kawasan Batu.
Malang Strudel and Farm Ingin Jadi Rumah Komunitas
Teuku Wisnu juga menegaskan bahwa konsep utama dari Open Fest 2026 adalah kolaborasi komunitas.
Acara tersebut menghadirkan lebih dari 10 komunitas lokal dalam satu tempat. Mulai dari pencinta reptil, komunitas otomotif, pelaku UMKM, hingga sanggar batik lokal.
Menurutnya, kolaborasi komunitas menjadi DNA utama dalam pengembangan bisnis ini.
Ia ingin Malang Strudel and Farm tidak hanya dikenal sebagai pusat oleh-oleh, tetapi juga menjadi rumah besar bagi ekosistem kreatif di Malang Raya.
“Kolaborasi komunitas sebagai DNA utama. Kami berkomitmen menjadi rumah bagi ekosistem komunitas Malang Raya,” kata Teuku Wisnu.
Strategi ini dinilai sangat kuat karena menggabungkan wisata, kuliner, dan komunitas dalam satu pengalaman yang berkesan.
Netizen Salut dengan Perjuangan Teuku Wisnu
Unggahan Shireen Sungkar langsung dibanjiri komentar positif dari netizen.
Banyak yang mengaku terinspirasi oleh perjuangan pasangan ini dalam membangun bisnis dari nol hingga mampu bertahan selama lebih dari satu dekade.
Sebagian netizen menilai kisah Teuku Wisnu menjadi bukti bahwa dunia usaha tidak selalu indah seperti yang terlihat di media sosial.
Ada banyak air mata, kerugian, dan pengorbanan besar di balik kesuksesan tersebut.
Namun justru karena itulah kisah ini terasa sangat nyata dan menyentuh banyak orang.
Kesimpulan
Perjalanan bisnis Teuku Wisnu dan Shireen Sungkar pada 2026 menjadi salah satu cerita inspiratif yang paling banyak dibicarakan publik.
Dari menghadapi pandemi Covid-19, kerugian besar karena produk basi, hingga persoalan internal yang menguras tenaga dan emosi, mereka tetap memilih bangkit.
Kini, dengan hadirnya Open Fest 2026 dan pembukaan konsep baru Malang Strudel and Farm, pasangan ini menunjukkan bahwa kesabaran dan konsistensi selalu menemukan jalannya.
Bukan hanya bisnis yang berkembang, tetapi juga harapan untuk membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat sekitar.
Dan seperti kata Teuku Wisnu sendiri, ini bukan puncak—ini baru permulaan besar.(*)









