Tren Kuota Rollover Operator Seluler, Penggunaan Kuota Lebih Irit

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 7 Februari 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tren Rollover Kuota.

Tren Rollover Kuota.

TEKNOLOGI,JS– Persaingan ketat di industri telekomunikasi mendorong operator seluler menghadirkan inovasi yang langsung terasa manfaatnya bagi pelanggan. Salah satu inovasi terbaru adalah kuota rollover atau fitur akumulasi kuota, yang memungkinkan sisa kuota tetap bisa digunakan pada periode berikutnya.

Telkomsel Hadirkan Fleksibilitas untuk Pelanggan SIMPATI

Telkomsel memperkenalkan fitur ini untuk pelanggan SIMPATI. VP Simpati Product Marketing Telkomsel, Adhi Putranto, menyatakan bahwa fitur ini memberi pelanggan keleluasaan lebih dalam mengatur pemakaian internet.

Baca Juga :  Bawa Sisa Kuota ke Bulan Depan, Telkomsel Luncurkan Fitur Baru

“Fitur ini hadir agar pelanggan merasakan nilai lebih dari paket yang mereka pilih. SIMPATI menawarkan dua opsi: paket dengan akumulasi kuota bagi yang ingin kuotanya selalu bermanfaat, atau paket non-akumulasi bagi pelanggan yang mencari opsi lebih hemat,” jelas Adhi.

Operator Lain Juga Ikuti Tren Kuota Rollover

Selain Telkomsel, operator lain seperti Indosat Ooredoo melalui IM3 Freedom Combo dan XL Axiata lewat Xtra Combo Flex juga menyediakan fitur serupa. Dengan kuota rollover, pengguna tidak perlu khawatir kuota akan hangus.

Baca Juga :  XL Ultra 5G+ Hadir, Jaringan Cepat Merata di 33 Kota

Kuota Rollover: Respons Terhadap Kebutuhan Konsumen

Menurut Agung Harsoyo, Dosen STEI ITB dan mantan anggota BRTI, kuota rollover muncul sebagai jawaban operator terhadap dinamika kebutuhan pelanggan. “Awalnya layanan seluler di Indonesia menggunakan sistem pascabayar dengan tarif per penggunaan. Namun, masyarakat membutuhkan paket yang lebih fleksibel. Oleh karena itu, muncul produk prabayar, kemudian paket berbatas waktu, dan kini kuota rollover,” terang Agung.

Fitur ini memungkinkan pelanggan memanfaatkan kuota secara maksimal sesuai masa aktif paket, tanpa ada kuota yang terbuang sia-sia.

Regulasi dan Transparansi Jadi Kunci

Agung menambahkan, industri telekomunikasi di Indonesia sangat diatur, sehingga semua produk operator seluler sudah sesuai regulasi. Penetapan tarif mengikuti Peraturan Pemerintah dan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Telekomunikasi.

Baca Juga :  Telkomsel Luncurkan Paket Internet Rumah Khusus Gamer

“Skema kuota berbasis waktu dan rollover diperbolehkan, asalkan operator menyampaikan informasi secara transparan kepada konsumen,” ujarnya.

Tips Memaksimalkan Penggunaan Kuota

Agar pemakaian layanan lebih efektif dan efisien, Agung menyarankan agar konsumen membeli paket sesuai kebutuhan dan kemampuan. Selain itu, pelanggan sebaiknya membaca syarat dan ketentuan paket dengan cermat agar tidak terjadi salah paham atau pemborosan kuota.(*)

Berita Terkait

Universitas Indonesia Buka Prodi S1 Kecerdasan Buatan, Siap Cetak Talenta AI Masa Depan
Teknologi AI Masuk Logistik: Ini Strategi Pos dan Indosat
Nokia N8 Revival: Ponsel Legendaris Kembali dengan Wajah Modern
Realme 16 Series Siap Tahan Seharian, Tapi Tetap Ramping
Internet Aman Selama Ramadan, IM3 Kasih SATSPAM+ ke Pelanggan
Giliran Whatsapp yang Diblokir di Rusia
WhatsApp Web Kini Bisa Panggilan Suara dan Video, Begini Caranya
ROG Kithara, Headset Gaming dengan Fokus Audio Premium
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 18:00 WIB

Universitas Indonesia Buka Prodi S1 Kecerdasan Buatan, Siap Cetak Talenta AI Masa Depan

Sabtu, 14 Februari 2026 - 15:00 WIB

Teknologi AI Masuk Logistik: Ini Strategi Pos dan Indosat

Sabtu, 14 Februari 2026 - 12:00 WIB

Nokia N8 Revival: Ponsel Legendaris Kembali dengan Wajah Modern

Sabtu, 14 Februari 2026 - 09:00 WIB

Realme 16 Series Siap Tahan Seharian, Tapi Tetap Ramping

Sabtu, 14 Februari 2026 - 06:30 WIB

Internet Aman Selama Ramadan, IM3 Kasih SATSPAM+ ke Pelanggan

Berita Terbaru

Ilustrasi transaksi emas digital.

Bisnis

Transaksi Emas Digital Meledak: Rp 31 Triliun Hanya Sebulan

Minggu, 15 Feb 2026 - 00:01 WIB

Cara mencuci beras yang benar

Kesehatan

Kenapa Beras Harus Dicuci Sebelum Dimasak? Ini Alasannya

Sabtu, 14 Feb 2026 - 23:30 WIB

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.(Sumber/Google)

Nasional

Ekonomi 6%, Lapangan Kerja Bakal Meledak! Ini Kata Pemerintah

Sabtu, 14 Feb 2026 - 23:00 WIB