Warga Indramayu dan Majalengka Rasakan Suhu Lebih Dingin

BMKG: Fenomena Musim Hujan Normal

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 16 Januari 2026 - 05:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi warga kedinginan

Ilustrasi warga kedinginan

KESEHATAN,JS– Warga Kabupaten Indramayu dan Majalengka merasakan udara yang lebih dingin dari biasanya dalam beberapa hari terakhir. Fenomena ini mengejutkan banyak orang karena terjadi di siang hari, padahal wilayah pesisir biasanya panas.

Warga Keluhkan Udara Dingin

Baca Juga :  Waspada Cuaca Ekstrem, Siklon Bakung dan 93S Dekat Indonesia

Sejumlah warga Indramayu mengaku kedinginan saat beraktivitas, bahkan di siang hari. Niken Rimala (34), warga Desa Pabean Udik, Kecamatan Indramayu, mengatakan, “Betul dingin, siang juga dingin. Apalagi malam hari, saya sekarang tidur pakai kaos kaki.”

Tidak hanya Indramayu, warga Majalengka juga merasakan suhu rendah. Inin Nastain (35), warga Kecamatan Ligung, menyampaikan, “Di Majalengka udara lumayan dingin, terutama malam hari.”

Baca Juga :  Jaga Kesehatan Jantung, 5 Superfood Bisa Turunkan LDL

Penyebab Suhu Rendah: Awan Tebal dan Musim Hujan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kertajati menyebut fenomena ini normal terjadi saat musim hujan. Prakirawan BMKG, Dyan Anggrainy, menjelaskan, “Banyaknya awan menutupi langit membuat sinar matahari tidak bisa memanaskan permukaan bumi secara maksimal. Akibatnya, udara terasa lebih dingin.”

Selain itu, suhu rendah ini memicu munculnya kabut di sejumlah wilayah pada malam hingga pagi hari. Dyan menambahkan, “Ketika penguapan terganggu oleh awan tebal dan suhu udara rendah, uap air berkumpul dekat permukaan, membentuk kabut.”

Data Suhu Terbaru

Berdasarkan pengamatan BMKG Kertajati di Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, suhu maksimum dalam tiga hari terakhir mencapai 31,9°C, sedangkan suhu minimum berada di angka 22,4°C. Kondisi ini cukup rendah untuk wilayah yang biasanya lebih hangat.(Tim)

Berita Terkait

AI Bikin Otak “Hang”? Studi Harvard Ungkap Bahaya Tersembunyi yang Picu AI Brain Fry di Tempat Kerja
Sering Dilakukan! Kebiasaan Minum Obat Ini Ternyata Bisa Picu Overdosis
Jangan Sampai Salah! Ini Asuransi Kesehatan Terbaik 2026 dengan Premi Murah & Manfaat Besar
7 Gejala Kanker Otak yang Sering Diabaikan, Nomor 3 Paling Berbahaya
Banyak yang Baru Sadar! Ini Cara Pilih Asuransi Kesehatan Terbaik 2026
Waspada! 7 Tanda Gagal Ginjal yang Terlihat di Kaki, Nomor 5 Paling Sering Diabaikan
7 Cholesterol Lowering Foods 2026: Cara Alami Turunkan Kolesterol Tanpa Obat
Acid Reflux Relief Guide: 5 Herbal Alami di Sekitar Kita yang Bantu Redakan GERD Secara Cepat
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 15:00 WIB

AI Bikin Otak “Hang”? Studi Harvard Ungkap Bahaya Tersembunyi yang Picu AI Brain Fry di Tempat Kerja

Jumat, 3 April 2026 - 05:00 WIB

Sering Dilakukan! Kebiasaan Minum Obat Ini Ternyata Bisa Picu Overdosis

Rabu, 1 April 2026 - 20:00 WIB

Jangan Sampai Salah! Ini Asuransi Kesehatan Terbaik 2026 dengan Premi Murah & Manfaat Besar

Selasa, 31 Maret 2026 - 23:30 WIB

7 Gejala Kanker Otak yang Sering Diabaikan, Nomor 3 Paling Berbahaya

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:00 WIB

Banyak yang Baru Sadar! Ini Cara Pilih Asuransi Kesehatan Terbaik 2026

Berita Terbaru