WIFI Resmi Masuk Bisnis 5G FWA Lewat Internet Rakyat

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 24 Februari 2026 - 06:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IRA Internet Rakyat  targetkan  5.500 site aktif pada 2026. (Sumber/Google)

IRA Internet Rakyat targetkan 5.500 site aktif pada 2026. (Sumber/Google)

TEKNOLOGI,JS— Emiten teknologi yang terafiliasi dengan Hashim Djojohadikusumo, PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) atau Surge, resmi meluncurkan layanan 5G Fixed Wireless Access (FWA) 1,4 GHz dengan merek IRA atau Internet Rakyat. Langkah ini memperkuat posisi WIFI di sektor broadband nasional sekaligus membuka peluang pertumbuhan baru.

Peluncuran layanan tersebut langsung menarik perhatian pelaku pasar. Pasalnya, 5G FWA dinilai mampu menjadi katalis utama bagi kinerja keuangan dan pergerakan saham WIFI ke depan.

Baca Juga :  Internet Rakyat Rp 100 Ribu Masuk Tahap Distribusi dan Aktivasi

Analis Nilai Strategi WIFI Punya Keunggulan Kompetitif

Di sisi lain, Head of Research Kiwoom Sekuritas Liza Camelia Suryanata menilai strategi WIFI memiliki diferensiasi kuat dibanding pemain lain. Perusahaan mengombinasikan konektivitas berbasis rel dengan pengembangan fixed broadband dan teknologi 5G FWA generasi terbaru.

Menurut Liza, pendekatan ini memungkinkan ekspansi jaringan berjalan lebih cepat dan efisien, terutama ke wilayah yang selama ini belum tersentuh layanan broadband berkualitas.

“Sinergi antara infrastruktur rel dan teknologi FWA berpotensi mendorong peningkatan kinerja WIFI, seiring tumbuhnya penetrasi broadband dan kebutuhan data nasional,” ujarnya dalam riset terbaru.

Rekomendasi Buy, Target Harga Naik

Sejalan dengan prospek tersebut, Kiwoom Sekuritas mempertahankan rekomendasi buy untuk saham WIFI. Bahkan, target harga saham dinaikkan menjadi Rp4.000 per saham, mencerminkan optimisme terhadap ekspansi bisnis perusahaan.

Namun demikian, analis tetap menyoroti sejumlah risiko. Tekanan daya beli masyarakat, persaingan industri yang ketat, kenaikan biaya operasional, serta penurunan outlook ekonomi nasional berpotensi menahan laju pertumbuhan laba.

Baca Juga :  Internet 5G Unlimited Rp100 Ribu, Apa Itu IRA dari WIFI?

Layanan 5G FWA 1,4 GHz Pertama Masuk Tahap Komersial

Sementara itu, WIFI meluncurkan layanan IRA Internet Rakyat melalui anak usahanya, PT Telemedia Komunikasi Pratama. Perusahaan mengklaim layanan ini sebagai 5G FWA 1,4 GHz pertama di dunia yang telah beroperasi secara komersial penuh.

Direktur WIFI sekaligus Direktur Utama Telemedia Komunikasi Pratama, Shannedy Ong, menegaskan bahwa peluncuran ini menandai fase baru bisnis perusahaan.

“Hari ini kami membuktikan eksekusi nyata. IRA Internet Rakyat sudah siap dipasarkan dan bukan lagi sekadar konsep,” kata Shannedy, Kamis (19/2/2026).

Target 5.500 Site dan 5 Juta Pelanggan

Pada tahap awal, WIFI menargetkan pembangunan 5.500 site jaringan sepanjang 2026. Ekspansi tersebut difokuskan di Region-1, meliputi Pulau Jawa, Maluku, dan Papua.

Dengan cakupan tersebut, perusahaan membidik lebih dari 5 juta pelanggan. WIFI optimistis target tersebut dapat tercapai seiring meningkatnya kebutuhan internet rumah tangga yang stabil dan terjangkau.

Paket Murah dan Unlimited Jadi Daya Tarik

Dari sisi produk, IRA Internet Rakyat menawarkan paket fixed broadband seharga Rp100.000 per bulan. Layanan ini menghadirkan kecepatan unduh hingga 100 Mbps dengan skema unlimited tanpa batas kuota.

Selain itu, WIFI memberikan gratis biaya instalasi dan sewa modem, sehingga pelanggan dapat langsung menikmati layanan tanpa beban awal tambahan.

Baca Juga :  Anti Lelet, Ini Tips Bikin WiFi di Rumah Lebih Kencang

Keunggulan Spektrum 1,4 GHz

Lebih lanjut, Shannedy menegaskan bahwa penggunaan spektrum 1,4 GHz menjadi pembeda utama IRA Internet Rakyat. Spektrum ini memberikan keunggulan dalam penetrasi sinyal ke dalam ruangan.

“Spektrum 1,4 GHz membuat koneksi lebih stabil dan andal, terutama untuk rumah tangga di Jawa, Maluku, dan Papua,” jelasnya.

Dengan strategi harga agresif, teknologi 5G, dan fokus pada wilayah underserved, WIFI optimistis IRA Internet Rakyat mampu menjadi motor pertumbuhan baru dalam industri broadband nasional.(*)

Berita Terkait

Harga Sawit Jambi Naik Lagi April 2026, Petani Mulai Tersenyum: Peluang Cuan atau Sekadar Sementara?
Daftar Asuransi Terbaik 2026 di Indonesia: Iuran Murah, Fasilitas Lengkap, Klaim Mudah!
Alarm Pinjol 2026! Kredit Macet Tembus Rekor, OJK Waspada TWP90 Nyaris 5%, Ini Risiko Besar bagi Nasabah dan Investor
Windows 10 Resmi “Mati”, Google Tawarkan Solusi Murah Rp48 Ribu! Laptop Jadul Bisa Ngebut Lagi Tanpa Upgrade Mahal
Butuh Modal Usaha? Ini Tabel KUR BNI 2026 dengan Cicilan Paling Ringan
Lenovo Legion 9i Gen 10 2026: Laptop Gaming Rp100 Jutaan dengan RTX 5090, Worth It atau Overkill? Slug:
Dividen SIDO 2026 Tembus Rp1,08 Triliun! Cek Jadwal & Potensi Cuan Saham Sido Muncul
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 10 April 2026 Turun! Saat Terbaik Beli atau Jual? Ini Update Lengkapnya
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 18:00 WIB

Harga Sawit Jambi Naik Lagi April 2026, Petani Mulai Tersenyum: Peluang Cuan atau Sekadar Sementara?

Jumat, 10 April 2026 - 16:30 WIB

Daftar Asuransi Terbaik 2026 di Indonesia: Iuran Murah, Fasilitas Lengkap, Klaim Mudah!

Jumat, 10 April 2026 - 16:00 WIB

Alarm Pinjol 2026! Kredit Macet Tembus Rekor, OJK Waspada TWP90 Nyaris 5%, Ini Risiko Besar bagi Nasabah dan Investor

Jumat, 10 April 2026 - 15:00 WIB

Windows 10 Resmi “Mati”, Google Tawarkan Solusi Murah Rp48 Ribu! Laptop Jadul Bisa Ngebut Lagi Tanpa Upgrade Mahal

Jumat, 10 April 2026 - 12:00 WIB

Lenovo Legion 9i Gen 10 2026: Laptop Gaming Rp100 Jutaan dengan RTX 5090, Worth It atau Overkill? Slug:

Berita Terbaru