Afuan; Perlu Kajian Ilmiah Terkait Penyusutan Air Danau Kerinci

- Jurnalis

Rabu, 28 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ; Afuan Yuza Putra

Foto ; Afuan Yuza Putra

KERINCI,JS- Air Danau Kerinci surut drastis dalam beberapa hari terakhir, memicu kekhawatiran warga di pesisir danau. Penurunan air yang tiba-tiba mengganggu aktivitas sehari-hari warga dan memunculkan spekulasi soal kaitannya dengan uji coba Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Kerinci Merangin Hidro (KMH) Batang Merangin.

Warga Panik karena Kurangnya Informasi

Baca Juga :  Air Danau Kerinci Menyusut, Nelayan Kesulitan Dapatkan Ikan

Anggota DPRD Provinsi Jambi, Afuan Yuza Putra, menyoroti kondisi tersebut. Ia menilai warga panik karena pihak terkait tidak memberikan penjelasan sebelum uji coba PLTA berlangsung.

“Seharusnya masyarakat menerima pemahaman terlebih dahulu. Namun, mereka panik karena melihat air danau surut mendadak tanpa adanya informasi,” kata Afuan, Selasa (27/1/2026).

Afuan menambahkan, masyarakat dan wakil rakyat belum menerima pemberitahuan resmi tentang jadwal uji coba atau operasional PLTA KMH. Situasi ini memperburuk kehidupan warga yang bergantung pada perikanan dan pariwisata danau.

“Pertama, kami tidak mendapatkan pemberitahuan resmi kapan PLTA KMH mulai beroperasi atau melakukan uji coba,” tegas politisi Partai Amanat Nasional itu.

DPRD Dorong Penelitian Ilmiah

Baca Juga :  Penyusutan Drastis Danau Kerinci Diduga Imbas Uji Coba PLTA

Afuan meminta pemerintah daerah segera membentuk tim teknis yang kompeten untuk meneliti penyebab penurunan air danau secara ilmiah. Ia menekankan, pemerintah perlu menjelaskan hasil penelitian agar isu tidak berkembang menjadi spekulasi merugikan banyak pihak.

“Kami berharap Pemda menurunkan tim teknis untuk mengkaji secara ilmiah apa yang terjadi. Dengan begitu, warga tidak mengalami keresahan berkepanjangan,” ujarnya.

Afuan juga menekankan pentingnya transparansi. Ia mendorong pemerintah menyampaikan setiap hasil pengamatan secara terbuka kepada publik agar warga tetap percaya pada keputusan pemerintah.

“Pemerintah harus membuka data dan informasi secepatnya. Transparansi membantu meredam isu liar dan menjaga kepercayaan masyarakat,” tambahnya.

Dampak Penurunan Air terhadap Ekonomi Lokal

Danau Kerinci menjadi ikon alam Provinsi Jambi sekaligus penopang ekonomi lokal melalui perikanan air tawar dan sektor pariwisata. Penurunan muka air yang ekstrem mengancam ekosistem dan mata pencaharian warga jika pemerintah tidak segera mengambil tindakan.

Pengalaman proyek energi besar di berbagai daerah menunjukkan, perusahaan dan masyarakat sering mengalami konflik akibat kurangnya sosialisasi. Sebaliknya, pemerintah dan perusahaan yang terbuka sejak awal berhasil mencegah polemik berkembang.

Warga Tunggu Klarifikasi Resmi

Hingga kini, pemerintah daerah dan PT KMH Batang Merangin belum memberikan penjelasan apakah surutnya Danau Kerinci berkaitan langsung dengan aktivitas PLTA. Warga berharap pihak terkait segera menjelaskan kondisi ini agar kekhawatiran dan rumor yang beredar tidak meluas.(AN)

Berita Terkait

Bangunan Milik Warga Tanjung Pauh Hilir Dilalap Sijago Merah, Usaha Pemadaman Masih Dilakukan
Sri Kartini Alfin Bekali 20 Finalis Bujang Gadis Sungai Penuh 2026, Kenalkan Program 3S dan Peran Generasi Muda
PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Diminta Segera Ajukan Perpanjangan Kontrak, Berikut Format Dokumen yang Harus Disiapkan
Peringatan Hari Pancasila, Pemkot Sungai Penuh Berikan Bantuan Alsintan hingga Program Kopi 400 Hektare ke Petani
Sewa Aset Pemkot Tunggak Dua Tahun, Bank Jambi Sungai Penuh Baru Melunasi Setelah Jadi Temuan BPK
DPRD Sungai Penuh Setujui Perubahan APBD 2026, Alfin Minta OPD Percepat Program
Dua Nelayan Tanjab Barat Hilang Saat Melaut, Ditemukan Selamat Setelah Dicari hingga 46 Mil
Ternyata! Bimtek BPD SE Kota Sungai Penuh di Jambi Telan Rp1,46 Miliar, SPPD hingga Biaya Hotel Jadi Dipertanyakan
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:16 WIB

Bangunan Milik Warga Tanjung Pauh Hilir Dilalap Sijago Merah, Usaha Pemadaman Masih Dilakukan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:01 WIB

Sri Kartini Alfin Bekali 20 Finalis Bujang Gadis Sungai Penuh 2026, Kenalkan Program 3S dan Peran Generasi Muda

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Peringatan Hari Pancasila, Pemkot Sungai Penuh Berikan Bantuan Alsintan hingga Program Kopi 400 Hektare ke Petani

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Sewa Aset Pemkot Tunggak Dua Tahun, Bank Jambi Sungai Penuh Baru Melunasi Setelah Jadi Temuan BPK

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:10 WIB

DPRD Sungai Penuh Setujui Perubahan APBD 2026, Alfin Minta OPD Percepat Program

Berita Terbaru