KESEHATAN,JS– Kasus kanker tiroid semakin meningkat di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Para dokter menekankan pentingnya deteksi dini karena gejala awal kerap ringan dan mudah diabaikan. Jika pasien mendeteksi kanker tiroid sejak awal, pengobatan menjadi lebih mudah dan hasil jangka panjang sangat baik.
-
Benjolan atau Pembengkakan di Leher
Orang sering menemukan benjolan tanpa rasa sakit di leher secara kebetulan, misalnya saat bercukur, berdandan, atau memakai perhiasan. Meskipun demikian, sebagian besar nodul bersifat jinak, namun pasien harus memeriksakan setiap benjolan baru yang membesar atau terasa keras kepada dokter.
-
Suara Serak atau Perubahan Suara Berkepanjangan
Tumor bisa menekan saraf pita suara dan menyebabkan perubahan suara yang tidak membaik dalam beberapa minggu. Oleh karena itu, pasien sebaiknya segera memeriksakan perubahan suara yang berlangsung lama.
-
Kesulitan Menelan
Kelenjar tiroid yang membesar atau tumor yang menekan kerongkongan membuat menelan terasa tidak nyaman. Banyak pasien merasakan sensasi seperti ada yang tersangkut di tenggorokan, meskipun mereka tidak merasakan sakit.
-
Gangguan Pernapasan dan Leher Terasa Tegang
Tumor yang cukup besar menekan saluran pernapasan sehingga beberapa orang mengalami sesak atau ketidaknyamanan saat berbaring. Jika hal ini terjadi, pasien harus segera menemui dokter.
-
Nyeri Leher atau Tenggorokan yang Menyebar ke Telinga
Pasien sering mengabaikan nyeri yang terus muncul tanpa infeksi atau cedera. Namun, nyeri tiroid menjalar hingga ke telinga dan orang sering salah menafsirkannya sebagai masalah gigi atau THT.
-
Pembengkakan Kelenjar Getah Bening
Kelenjar getah bening yang membesar, keras, dan tidak mengecil menandakan kanker bisa menyebar. Dengan demikian, pasien harus segera memeriksa pembesaran kelenjar getah bening.
-
Batuk Kering yang Tidak Jelas Penyebabnya
Batuk kronis yang tidak terkait alergi, merokok, atau infeksi saluran pernapasan bisa menandakan kanker tiroid. Hal ini terjadi karena kelenjar tiroid yang membesar mengiritasi tenggorokan dan memicu batuk terus-menerus.
Para dokter menekankan bahwa pasien yang mendeteksi gejala sedini mungkin meningkatkan peluang kesembuhan. Singkatnya, jika pasien mengalami satu atau lebih tanda di atas, mereka harus segera berkonsultasi dengan tenaga medis. Deteksi awal membuat pengobatan lebih efektif dan menurunkan risiko komplikasi.(TIM)









