Guncangan Pasar: Dirut BEI dan Pimpinan OJK Mundur

Usai IHSG Anjlok

- Jurnalis

Jumat, 30 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pimpinan OJK dan BEI kompak mengundurkan diri. (Foto/Google)

Pimpinan OJK dan BEI kompak mengundurkan diri. (Foto/Google)

BISNIS,JS– Dua pucuk pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan pengunduran diri hari ini, Jumat (30/1). Langkah ini terjadi setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun tajam pada Rabu (28/1) dan Kamis (29/1), memicu kekhawatiran di kalangan investor.

Pengumuman pertama datang dari BEI. Direktur Utama Iman Rachman menyatakan mundur dalam konferensi pers yang digelar di Gedung BEI, Jakarta Selatan. Ia menjelaskan bahwa keputusan ini merupakan bentuk tanggung jawab pribadi atas penurunan IHSG dua hari terakhir.

Baca Juga :  IHSG Berpeluang Rebound ke 8.400, Investor Wait and See

“Saya sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, dan sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap apa yang terjadi kemarin, menyatakan mengundurkan diri dari jabatan ini,” ujar Iman Rachman.

Langkah ini sekaligus membuka jalan bagi BEI untuk segera melakukan perombakan manajemen dan merancang strategi pemulihan pasar modal.

Latar Belakang Penurunan IHSG

Baca Juga :  Percepat Reformasi Pasar Modal, OJK Berkantor di BEI

IHSG sempat anjlok cukup dalam pada Rabu dan Kamis lalu, yang menimbulkan kekhawatiran di kalangan investor lokal maupun asing. B

Akibatnya, tekanan terhadap pimpinan lembaga pengawas dan pengelola pasar modal meningkat, memunculkan sorotan publik terhadap kinerja mereka.

Dampak dan Langkah Berikutnya

Pengunduran diri kedua pimpinan ini diprediksi akan memicu gelombang penyesuaian di pasar modal. OJK dan BEI kini menghadapi tugas berat untuk memulihkan kepercayaan investor.

Analis menekankan bahwa meski pengunduran diri ini menunjukkan bentuk tanggung jawab, kedua lembaga perlu segera menyusun strategi agar pasar kembali stabil dan aliran investasi tidak terganggu.(*)

Berita Terkait

Bisnis-27 Anjlok 1,37%, Saham DEWA dan BUMI Kompak Merah
Telat Lapor SPT Tahunan? Ini Denda Pajak Pengusaha, Batas Waktu, dan Risiko yang Perlu Diketahui
Rekening Bisa Non-aktif, Cek Berapa Saldo Minimal Rekening BRI, BCA, BNI, dan Mandiri Terbaru
Harga Emas Perhiasan Hari Ini Senin 12 Oktober 2026: Cek Daftar Harga per Gram Semua Karat
Masih Punya Cicilan? Ini Syarat Mengajukan KUR Lagi agar Peluang Disetujui Lebih Besar
KPR Ditolak Bank? Ini Penyebab Utama dan Cara Memperbaiki Peluang Persetujuan
Tertarik Menjadi Agen Perlinsos? Ini Syarat, Tugas, dan Manfaatnya bagi Warga
Bunga Bank Digital 2026 Tembus 9%, Ini Perbandingan Deposito, Pajak, dan Risiko LPS
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Bisnis-27 Anjlok 1,37%, Saham DEWA dan BUMI Kompak Merah

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:01 WIB

Telat Lapor SPT Tahunan? Ini Denda Pajak Pengusaha, Batas Waktu, dan Risiko yang Perlu Diketahui

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Harga Emas Perhiasan Hari Ini Senin 12 Oktober 2026: Cek Daftar Harga per Gram Semua Karat

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:31 WIB

Masih Punya Cicilan? Ini Syarat Mengajukan KUR Lagi agar Peluang Disetujui Lebih Besar

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:01 WIB

KPR Ditolak Bank? Ini Penyebab Utama dan Cara Memperbaiki Peluang Persetujuan

Berita Terbaru

Bisnis

Bisnis-27 Anjlok 1,37%, Saham DEWA dan BUMI Kompak Merah

Senin, 12 Okt 2026 - 19:31 WIB