Google Perketat Keamanan Android, Target Perangkat Premium

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 1 Februari 2026 - 09:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Google

Google

TEKNOLOGI,JS- Google memperkuat fitur keamanan pada ekosistem Android untuk melindungi perangkat dari pencurian dan peretasan digital. Langkah ini menambah kemampuan alat keamanan yang sebelumnya diperkenalkan pada 2024, seperti Theft Detection Lock dan Offline Device Lock, sekaligus meningkatkan mekanisme autentikasi dan pemulihan perangkat.

Perusahaan menekankan bahwa perangkat Android kelas atas kini menghadapi risiko pencurian yang setara dengan iPhone. Model premium seperti Google Pixel Pro, ponsel lipat, dan seri unggulan Samsung sering menjadi target karena nilai jualnya tinggi.

“Kami menghadirkan pembaruan keamanan yang lebih kuat untuk membuat perangkat Anda lebih sulit dicuri dan memberikan ketenangan pikiran bagi pengguna,” tulis Google dalam pernyataan resminya, dikutip Kamis (29/1/2026).

Kontrol Lebih Detail untuk Pengguna Android 16 ke Atas

Pengguna Android 16 ke atas kini dapat mengatur Failed Authentication Lock melalui tombol aktif/nonaktif di menu pengaturan. Fitur ini memungkinkan mereka menyesuaikan respons sistem terhadap upaya autentikasi yang gagal. Jika sistem mendeteksi percobaan masuk yang berlebihan, perangkat akan terkunci secara otomatis.

Baca Juga :  Vivo Hadirkan S30 Pro Mini, HP Ringkas Tapi Super Kuat

Selain itu, Google memperketat perlindungan terhadap penebakan PIN, pola, atau kata sandi. Sistem meningkatkan durasi penguncian secara bertahap setelah serangkaian upaya gagal.

Identity Check Melindungi Data Sensitif

Fitur Identity Check kini melindungi seluruh aplikasi yang menggunakan antarmuka Android Biometric Prompt, termasuk aplikasi perbankan pihak ketiga dan Google Password Manager. Dengan pembaruan ini, akses data sensitif menjadi lebih sulit meski perangkat berpindah tangan.

Remote Lock Lebih Aman dan Fleksibel

Google memperbarui Remote Lock untuk perangkat Android 10 ke atas. Pengguna dapat mengunci perangkat melalui peramban web, dan sistem menambahkan tantangan atau pertanyaan keamanan opsional untuk memastikan penguncian hanya dilakukan oleh pemilik sah.

Baca Juga :  Wagub Jambi Serahkan 503 Paket Beasiswa Dumisake

Strategi Agresif di Pasar Brasil

Di Brasil, Google mengaktifkan fitur keamanan secara default pada perangkat baru. Theft Detection Lock menggunakan AI on-device untuk mendeteksi gerakan mendadak, seperti kasus jambret dan lari, dan segera mengunci layar. Sementara itu, Remote Lock otomatis aktif sejak hari pertama, sehingga pengguna dapat langsung mengamankan perangkat melalui android.com/lock.

Dengan pembaruan ini, Google tidak hanya meningkatkan keamanan perangkat premium, tetapi juga memberi pengguna kontrol penuh atas perlindungan data pribadi dan aset digital mereka.(*)

Berita Terkait

Universitas Indonesia Buka Prodi S1 Kecerdasan Buatan, Siap Cetak Talenta AI Masa Depan
Teknologi AI Masuk Logistik: Ini Strategi Pos dan Indosat
Nokia N8 Revival: Ponsel Legendaris Kembali dengan Wajah Modern
Realme 16 Series Siap Tahan Seharian, Tapi Tetap Ramping
Internet Aman Selama Ramadan, IM3 Kasih SATSPAM+ ke Pelanggan
Giliran Whatsapp yang Diblokir di Rusia
WhatsApp Web Kini Bisa Panggilan Suara dan Video, Begini Caranya
ROG Kithara, Headset Gaming dengan Fokus Audio Premium
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 18:00 WIB

Universitas Indonesia Buka Prodi S1 Kecerdasan Buatan, Siap Cetak Talenta AI Masa Depan

Sabtu, 14 Februari 2026 - 12:00 WIB

Nokia N8 Revival: Ponsel Legendaris Kembali dengan Wajah Modern

Sabtu, 14 Februari 2026 - 09:00 WIB

Realme 16 Series Siap Tahan Seharian, Tapi Tetap Ramping

Sabtu, 14 Februari 2026 - 06:30 WIB

Internet Aman Selama Ramadan, IM3 Kasih SATSPAM+ ke Pelanggan

Sabtu, 14 Februari 2026 - 02:00 WIB

Giliran Whatsapp yang Diblokir di Rusia

Berita Terbaru