TEBO,JS- Warga Desa Jalan 6 Unit 1, Kabupaten Tebo, mengeluhkan kerusakan jalan di wilayah mereka. Jalan desa itu kini dipenuhi lubang, berlumpur, dan licin setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut selama beberapa hari terakhir.
Jalan Berlumpur dan Membahayakan Pengendara
Kerusakan jalan tampak jelas di sepanjang akses utama desa. Genangan air menutup lubang-lubang besar sehingga pengendara kesulitan mengenali kondisi jalan. Akibat kondisi itu, sepeda motor sering tergelincir saat melintas.
Martono, warga setempat, membenarkan situasi tersebut. Ia menilai hujan memperburuk kondisi jalan dan meningkatkan risiko kecelakaan.
“Kalau hujan turun, jalan jadi licin dan sangat sulit dilewati,” ujar Martono.
Warga Hadapi Gangguan Aktivitas Sehari-hari
Kerusakan jalan langsung menghambat aktivitas warga. Pelajar, petani, dan pedagang harus melintasi jalan dengan ekstra hati-hati. Sebagian warga bahkan memilih jalur alternatif yang lebih jauh untuk menghindari jalan rusak.
Kondisi jalan juga memperlambat distribusi hasil pertanian. Warga kesulitan menjangkau sekolah, fasilitas kesehatan, dan pusat layanan publik.
Hujan Terus Memperparah Kerusakan Jalan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan masih akan mengguyur Kabupaten Tebo dalam beberapa hari ke depan. Curah hujan tinggi berpotensi mempercepat kerusakan jalan desa yang belum beraspal.
Warga menilai kerusakan akan terus meluas jika hujan turun tanpa disertai perbaikan jalan.
Warga Desak Pemkab Tebo Segera Bertindak
Atas kondisi tersebut, warga Desa Jalan 6 Unit 1 mendesak Pemerintah Kabupaten Tebo segera turun ke lapangan. Mereka meminta dinas terkait meninjau lokasi dan memperbaiki jalan agar mobilitas warga kembali lancar dan aman.
“Pemerintah harus cepat bergerak. Jangan tunggu korban kecelakaan,” tegas Martono.
Hingga berita ini terbit, Pemerintah Kabupaten Tebo belum menyampaikan pernyataan resmi terkait rencana perbaikan jalan di Desa Jalan 6 Unit 1.(*)









