Rp 11,4 Miliar Disiapkan BWSS VI, Atasi Banjir Batang Tebo

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 1 Februari 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ; Kantor BWSS VI Jambi. (Sumber/Google)

Foto ; Kantor BWSS VI Jambi. (Sumber/Google)

JAMBI,JS– Balai Wilayah Sungai (BWSS) VI Jambi mengambil langkah nyata untuk mengatasi banjir di Provinsi Jambi dengan membuka tender proyek pengendalian banjir di Sungai Batang Tebo, Kabupaten Bungo. Proyek ini menelan anggaran Rp 11,44 miliar dan diharapkan menjadi solusi jangka panjang bagi wilayah yang sering terendam air.

BWSS VI membuka tender proyek pada 21 Januari 2026 melalui Sistem Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kementerian Pekerjaan Umum. BWSS VI menyalurkan dana APBN dan menunjuk SNVT Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA) Sumatera VI Provinsi Jambi sebagai pelaksana proyek.

“Proyek ini harus berjalan transparan dan tepat sasaran, karena menyangkut kepentingan masyarakat luas,” kata seorang pejabat BWSS VI.

Skema Tender Harga Terendah Jadi Sorotan

Baca Juga :  Update terbaru, Prakiraan Cuaca BMKG di Jambi Hari Ini

BWSS VI menggunakan metode Tender Pascakualifikasi Satu File – Harga Terendah Sistem Gugur. Publik memperhatikan skema ini karena kompetisi harga terendah berpotensi memengaruhi kualitas konstruksi.

“Jangan sampai proyek belasan miliar ini hanya menjadi ajang memperkaya pihak tertentu. Kami butuh kontraktor yang punya pengalaman dan rekam jejak baik, bukan yang menawar murah lalu bekerja asal-asalan,” ungkap tokoh pemuda Bungo.

Proyek ini khusus dibuka untuk usaha kecil, sesuai aturan terbaru yang memungkinkan usaha kecil mengerjakan proyek hingga Rp 15 miliar. Namun, BWSS VI tetap memberlakukan persyaratan ketat. Perusahaan baru yang berdiri kurang dari tiga tahun harus memiliki minimal satu pengalaman proyek sejenis, karena nilai paket berada di atas Rp 2,5 miliar.

Baca Juga :  Masyarakat Kerinci Kritisi BWSS: Pilih Pelaksana yang Profesional

Harapan Publik pada Proyek Ini

Masyarakat kini mengawasi proses lelang dengan ketat. Mereka berharap BWSS VI benar-benar memanfaatkan dana APBN sebesar Rp 11,4 miliar untuk membangun pengendali banjir yang kokoh, bukan sekadar proyek seremonial.(*)

Berita Terkait

Koperasi Sawit Danau Bangko Resmi Berdiri, Bupati Fadhil Arief Bidik Pendapatan Petani Tembus Rp4,5 Juta per Bulan
APBD 2025 Kota Sungai Penuh Tuai Banyak Masukan, Ini Respons Wakil Wali Kota
Bupati Sarolangun Tegaskan Penutupan Hiburan Malam, Warga Kompak Dukung: “Sudah Banyak Mudaratnya”
Balek Kalahek Tempurung Jadi Simbol Pelestarian Budaya Sungai Penuh, Warisan Leluhur Luhah Rio Mendiho di Tengah Modernisasi
Hati-Hati! Penipu Catut Nama Kepala BKPSDM Kota Sungai Penuh, Ini Modusnya
Resmi Didorong Kemenkum, Kopi Arabika Sungai Penuh Siap Bersaing di Pasar Global
BKN Fasilitasi Penataan Kepala Sekolah di Sungai Penuh, BKPSDM Dorong Sistem Merit dan Profesionalisme ASN
Pengusaha di Merangin Garut Kepala!, Pemkab Naikkan Tarif Listrik Perusahaan dari Rp200 Jadi Rp1.035 per kWh
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 19:03 WIB

Koperasi Sawit Danau Bangko Resmi Berdiri, Bupati Fadhil Arief Bidik Pendapatan Petani Tembus Rp4,5 Juta per Bulan

Senin, 29 Juni 2026 - 17:30 WIB

APBD 2025 Kota Sungai Penuh Tuai Banyak Masukan, Ini Respons Wakil Wali Kota

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:35 WIB

Bupati Sarolangun Tegaskan Penutupan Hiburan Malam, Warga Kompak Dukung: “Sudah Banyak Mudaratnya”

Minggu, 28 Juni 2026 - 10:44 WIB

Balek Kalahek Tempurung Jadi Simbol Pelestarian Budaya Sungai Penuh, Warisan Leluhur Luhah Rio Mendiho di Tengah Modernisasi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 11:13 WIB

Hati-Hati! Penipu Catut Nama Kepala BKPSDM Kota Sungai Penuh, Ini Modusnya

Berita Terbaru