BSI Resmi Jadi BUMN, Targetkan Masuk Top 5 Global Islamic Bank

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 2 Februari 2026 - 19:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : BSI.(Sumber/Google)

Foto : BSI.(Sumber/Google)

JAKARTA,JS – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk. (BSI) resmi naik kelas menjadi badan usaha milik negara (BUMN). Dengan begitu, BSI kini sejajar dengan bank-bank anggota Himbara dan tidak lagi hanya menggabungkan entitas usaha syariah milik Mandiri, BNI, dan BRI.

Milad ke-5 Jadi Momentum Inspiratif

Dalam pidato Milad BSI ke-5 di BSI Tower, Senin (2/2/2026), Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, menegaskan bahwa BSI kini setara dengan bank Himbara lainnya. Selain itu, ia meminta seluruh pegawai BSI bersaing secara profesional.

Baca Juga :  Terjebak Zona Nyaman? Risiko Setia Terlalu Lama pada Satu Bank

“Memantaskan Diri” Menjadi Kunci Sukses

“Mari kita memantaskan diri. Institusi kita sudah sejajar dengan Himbara lainnya. Namun, pertanyaannya, apakah para driver dan mekanik kita siap bersaing?” ujar Anggoro.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa status baru menuntut peningkatan kemampuan, kapasitas, dan integritas pegawai. “Kita bersaing dengan guru-guru dari Mandiri, BRI, dan BNI. Pastikan kemampuan kita cukup untuk bersaing secara sehat,” tambahnya.

Ekspektasi Pemegang Saham Semakin Tinggi

Anggoro menyatakan bahwa masyarakat dan pemegang saham menaruh ekspektasi besar pada BSI. Oleh karena itu, bank ini harus meningkatkan kinerja.

Baca Juga :  Simak Angsuran dan Syarat Pengajuan KUR BRI 2026

Target Global: Top 5 Islamic Bank 2030

Anggoro menargetkan BSI masuk top 5 global Islamic Bank pada 2030. Dengan target ini, seluruh pegawai terdorong meningkatkan profesionalisme.

Perjalanan BSI Menjadi BUMN

Para pemegang saham menyetujui perubahan anggaran dasar BSI pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), Senin 22 Desember 2025. Dengan keputusan itu, BSI menyesuaikan diri dengan UU BUMN.

Hak Istimewa Negara Jadi Penentu Status

Negara memegang hak istimewa melalui kepemilikan Saham Seri A Dwiwarna di BSI. Dengan demikian, BSI resmi menjadi anggota Himbara kelima, setelah Mandiri, BNI, BRI, dan BTN.

Tantangan dan Peluang BSI ke Depan

Status BUMN menuntut BSI menjaga pencapaian dan meningkatkan daya saing. Di sisi lain, pegawai harus memperkuat kapabilitas dan integritas agar mampu bersaing dengan bank Himbara lain, baik secara nasional maupun global.

Pesan Optimis dari Pimpinan

Anggoro menutup pidatonya dengan optimisme: “Ini bukan sekadar gelar, ini tanggung jawab. Dengan demikian, mari buktikan bahwa BSI mampu sejajar bahkan unggul di perbankan syariah global.”(*)

Berita Terkait

Resmi! 8 Kebijakan Baru Pemerintah 2026: WFH ASN, BBM Dibatasi, Potensi Hemat Rp130 Triliun
Guru Madrasah Gagal Jadi ASN? DPR Desak Kemenag Siapkan Insentif
Kredit Murah 6% dari Koperasi Merah Putih Jadi Solusi!, Tekan Pinjol
Laba Bank Mega Melejit 28% ke Rp 3,36 Triliun di 2025, Strategi 2026 Jadi Sorotan Investor
Hoaks PPPK 2026, 3 Fakta Penting soal Status ASN yang Wajib Kamu Tahu!
Aturan Baru BBM Subsidi Berlaku 1 April 2026: Batas Pertalite & Solar Diperketat, Ini Dampaknya ke Pengguna!
Rahasia Pensiunan Tetap Kaya di 2026: Ini 10 Ide Bisnis Santai yang Terbukti Cuan
Tarif Listrik April 2026 Resmi Diumumkan: Tidak Naik, Tapi Tagihan Bisa Membengkak! Ini Penyebabnya
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 19:00 WIB

Resmi! 8 Kebijakan Baru Pemerintah 2026: WFH ASN, BBM Dibatasi, Potensi Hemat Rp130 Triliun

Rabu, 1 April 2026 - 16:30 WIB

Guru Madrasah Gagal Jadi ASN? DPR Desak Kemenag Siapkan Insentif

Rabu, 1 April 2026 - 16:00 WIB

Kredit Murah 6% dari Koperasi Merah Putih Jadi Solusi!, Tekan Pinjol

Rabu, 1 April 2026 - 14:00 WIB

Hoaks PPPK 2026, 3 Fakta Penting soal Status ASN yang Wajib Kamu Tahu!

Rabu, 1 April 2026 - 13:00 WIB

Aturan Baru BBM Subsidi Berlaku 1 April 2026: Batas Pertalite & Solar Diperketat, Ini Dampaknya ke Pengguna!

Berita Terbaru