ASN Kerinci dan Sungai Penuh Tertekan Gelombang Rotasi Jabatan

- Jurnalis

Rabu, 4 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi gelombang rotasi jabatan di Kerinci dan Sungai Penuh

Ilustrasi gelombang rotasi jabatan di Kerinci dan Sungai Penuh

KERINCI,JS– Gelombang pelantikan pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kerinci dan Pemerintah Kota (Pemkot) Sungai Penuh kembali menjadi sorotan masyarakat. Bagi publik, informasi ini terdengar mengejutkan dan memicu rasa penasaran. Namun, bagi para pejabat, proses pelantikan beruntun ini menjadi momok yang menakutkan.

Pejabat Terpaksa Pasrah

Sejumlah pejabat mengaku harus pasrah karena jabatan mereka bisa berubah atau hilang dalam sekejap. “Sekarang kita pasrah, terserah atasan saja. Mau dipakai iya, tidak juga tidak apa-apa,” ungkap salah seorang pejabat Pemkab Kerinci.

Baca Juga :  Jadwal Hingga Pejabat yang Dilantik, Ini Kata BKPSDM Kerinci

Meski telah bekerja maksimal, para pejabat merasa masih ada hal lain yang lebih menjadi perhatian pimpinan. Mereka menilai gelombang pelantikan berdampak langsung pada fokus kerja dan stabilitas OPD.

Dampak Gelombang Pelantikan terhadap Kinerja OPD

“Kita berharap gelombang pelantikan pejabat segera berakhir, karena secara langsung mengganggu kinerja OPD di Pemkab Kerinci,” kata pejabat tersebut.

Hal yang sama juga dirasakan pejabat Pemkot Sungai Penuh. Selain ketidakjelasan jabatan, mereka harus menyesuaikan diri dengan perubahan struktur organisasi (SOTK) baru. “Kita harus beradaptasi cepat. Untuk itu, butuh kerja tim yang baik agar kinerja OPD tetap berjalan,” ujarnya.

Baca Juga :  Pasca Perubahan SOTK, Sekda Sungai Penuh Sidak ke SKPD

Tekanan Birokrasi Masih Terasa

Fenomena pelantikan bertubi-tubi ini menunjukkan bahwa dinamika birokrasi menimbulkan tekanan bagi pejabat. Masyarakat Kerinci dan Sungai Penuh menanti pemerintah menstabilkan struktur pemerintahan supaya pelayanan publik tetap berjalan lancar.(AN)

Berita Terkait

Tingkat Perceraian di Merangin Meningkat, Perselisihan Rumah Tangga Jadi Penyebab Utama
Sri Kartini Alfin Pimpin Persiapan Penilaian PKK Provinsi, Sungai Penuh Targetkan Prestasi
Pemkot Sungai Penuh Pacu Realisasi Anggaran dan PAD Kota Sungai Penuh, OPD Diminta Percepat Program 2026
Pertalite Langka? Antrean Panjang di SPBU Kota Jambi Bikin Pengendara Menunggu hingga 30 Menit
Anggota DPR RI H A Bakri Meninggal Dunia, Perjuangan Wakil Rakyat Jambi Berakhir di Usia 58 Tahun
Komplotan Perampok Emas Rp75 Juta di Kerinci Dibekuk, Polisi Temukan Jimat Misterius
Bupati Monadi Pastikan RSUD Bukit Kerman Siap Layani Pasien BPJS
Open Donasi untuk Ananda Oki, Korban Kecelakaan Asal Desa Pinggir Air Sungai Penuh Berjuang Jalani Perawatan Intensif
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:01 WIB

Tingkat Perceraian di Merangin Meningkat, Perselisihan Rumah Tangga Jadi Penyebab Utama

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:59 WIB

Sri Kartini Alfin Pimpin Persiapan Penilaian PKK Provinsi, Sungai Penuh Targetkan Prestasi

Rabu, 29 Juli 2026 - 16:03 WIB

Pemkot Sungai Penuh Pacu Realisasi Anggaran dan PAD Kota Sungai Penuh, OPD Diminta Percepat Program 2026

Rabu, 29 Juli 2026 - 06:01 WIB

Anggota DPR RI H A Bakri Meninggal Dunia, Perjuangan Wakil Rakyat Jambi Berakhir di Usia 58 Tahun

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:01 WIB

Komplotan Perampok Emas Rp75 Juta di Kerinci Dibekuk, Polisi Temukan Jimat Misterius

Berita Terbaru