KESEHATAN,JS – Beberapa makanan yang sering dikonsumsi sehari-hari dapat meningkatkan risiko kanker jika dikonsumsi berlebihan. Banyak orang menganggap makanan ini aman, bahkan menjadi favorit. Berdasarkan informasi dari World Health Organization (WHO) dan Cancer Research UK, berikut daftar makanan yang sebaiknya dikurangi.
1. Sosis dan Nugget: Daging Olahan yang Berisiko
Sosis dan nugget mengandung bahan pengawet yang memicu kanker. WHO menempatkan daging olahan dalam karsinogen Grup 1, yang terbukti meningkatkan risiko kanker, terutama kanker usus besar dan lambung. Karena itu, batasi konsumsi sosis dan nugget dalam menu harian.
2. Bakso Instan dan Kornet: Konsumsi Secara Bijak
Bakso instan dan kornet termasuk daging olahan. Proses pengolahan menambahkan bahan kimia yang berpotensi memicu kanker kolorektal. Konsumsi makanan ini hanya sesekali agar tetap aman.
3. Daging Merah: Pilih Porsi dan Cara Memasak yang Tepat
Daging sapi dan kambing aman dimakan sesekali. Terlalu sering makan daging merah, terutama yang dibakar hingga gosong, meningkatkan risiko kanker usus. Pilih cara memasak sehat seperti merebus atau mengukus untuk mengurangi risiko.
4. Sate dan Daging yang Gosong: Hindari Bagian Hangus
Membakar daging hingga hangus menghasilkan heterocyclic amines (HCA), senyawa yang memicu kanker. Hindari bagian yang terlalu gosong pada sate, ayam bakar, atau ikan bakar agar tetap aman.
5. Ikan Asin: Batasi Pengawetan Berlebihan
Ikan asin, seperti peda atau jambal roti, mengandung zat karsinogenik dari proses pengawetan. Mengonsumsi ikan asin terlalu sering meningkatkan risiko kanker.
6. Minuman Bersoda: Gula Tinggi dan Risiko Obesitas
Minuman bersoda mengandung gula tinggi yang mendorong kenaikan berat badan. Karena obesitas menjadi faktor risiko utama berbagai jenis kanker, pilih air putih atau infused water sebagai alternatif.
7. Teh Manis dan Minuman Kemasan: Kurangi Konsumsi Rutin
Minuman manis dalam kemasan atau teh manis meningkatkan asupan gula harian. Akibatnya, risiko obesitas dan gangguan kesehatan jangka panjang ikut meningkat.
8. Makanan Cepat Saji: Lemak dan Kalori Tinggi
Burger, ayam goreng tepung, dan kentang goreng mengandung lemak dan kalori tinggi. World Cancer Research Fund menyarankan membatasi makanan cepat saji karena lemak tubuh berlebih memicu berbagai jenis kanker.
9. Camilan Kemasan: Perhatikan Kandungan Gula dan Garam
Keripik, biskuit manis, dan camilan kemasan tinggi gula, garam, dan lemak. Mengonsumsi camilan ini terlalu sering merusak kesehatan tubuh secara keseluruhan.
10. Alkohol: Risiko Kanker Meningkat Seiring Konsumsi
Alkohol termasuk karsinogen Grup 1 menurut WHO. Mengonsumsi alkohol meningkatkan risiko kanker mulut, tenggorokan, kerongkongan, payudara, hati, lambung, dan usus. Semakin banyak diminum, risiko semakin tinggi.
Tips Pola Makan Lebih Sehat
Perbanyak konsumsi sayur, buah, ikan segar, tahu, tempe, dan kacang-kacangan untuk melindungi tubuh dari kanker. Gunakan cara memasak sehat seperti merebus, mengukus, atau menumis dengan sedikit minyak.
Mulai dari mengurangi makanan berisiko dan menggantinya dengan menu alami. Langkah kecil ini membantu tubuh tetap sehat dan terlindungi dari berbagai penyakit, termasuk kanker.(*)









