Waspada! 10 Makanan Ini Bisa Tingkatkan Risiko Kanker

- Jurnalis

Kamis, 5 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Beberapa makanan yang sering dikonsumsi sehari-hari dapat meningkatkan risiko kanker jika dikonsumsi berlebihan.

Beberapa makanan yang sering dikonsumsi sehari-hari dapat meningkatkan risiko kanker jika dikonsumsi berlebihan.

KESEHATAN,JS – Beberapa makanan yang sering dikonsumsi sehari-hari dapat meningkatkan risiko kanker jika dikonsumsi berlebihan. Banyak orang menganggap makanan ini aman, bahkan menjadi favorit. Berdasarkan informasi dari World Health Organization (WHO) dan Cancer Research UK, berikut daftar makanan yang sebaiknya dikurangi.

1. Sosis dan Nugget: Daging Olahan yang Berisiko

Sosis dan nugget mengandung bahan pengawet yang memicu kanker. WHO menempatkan daging olahan dalam karsinogen Grup 1, yang terbukti meningkatkan risiko kanker, terutama kanker usus besar dan lambung. Karena itu, batasi konsumsi sosis dan nugget dalam menu harian.

2. Bakso Instan dan Kornet: Konsumsi Secara Bijak

Bakso instan dan kornet termasuk daging olahan. Proses pengolahan menambahkan bahan kimia yang berpotensi memicu kanker kolorektal. Konsumsi makanan ini hanya sesekali agar tetap aman.

Baca Juga :  Nyeri Dada GERD, Apakah Bisa Memicu Serangan Jantung?

3. Daging Merah: Pilih Porsi dan Cara Memasak yang Tepat

Daging sapi dan kambing aman dimakan sesekali. Terlalu sering makan daging merah, terutama yang dibakar hingga gosong, meningkatkan risiko kanker usus. Pilih cara memasak sehat seperti merebus atau mengukus untuk mengurangi risiko.

4. Sate dan Daging yang Gosong: Hindari Bagian Hangus

Membakar daging hingga hangus menghasilkan heterocyclic amines (HCA), senyawa yang memicu kanker. Hindari bagian yang terlalu gosong pada sate, ayam bakar, atau ikan bakar agar tetap aman.

Baca Juga :  TB Ginjal: Penyakit Langka yang Sering Terabaikan

5. Ikan Asin: Batasi Pengawetan Berlebihan

Ikan asin, seperti peda atau jambal roti, mengandung zat karsinogenik dari proses pengawetan. Mengonsumsi ikan asin terlalu sering meningkatkan risiko kanker.

6. Minuman Bersoda: Gula Tinggi dan Risiko Obesitas

Minuman bersoda mengandung gula tinggi yang mendorong kenaikan berat badan. Karena obesitas menjadi faktor risiko utama berbagai jenis kanker, pilih air putih atau infused water sebagai alternatif.

7. Teh Manis dan Minuman Kemasan: Kurangi Konsumsi Rutin

Minuman manis dalam kemasan atau teh manis meningkatkan asupan gula harian. Akibatnya, risiko obesitas dan gangguan kesehatan jangka panjang ikut meningkat.

Baca Juga :  Waspada Gigi Berlubang, Bisa Picu Masalah Kesehatan

8. Makanan Cepat Saji: Lemak dan Kalori Tinggi

Burger, ayam goreng tepung, dan kentang goreng mengandung lemak dan kalori tinggi. World Cancer Research Fund menyarankan membatasi makanan cepat saji karena lemak tubuh berlebih memicu berbagai jenis kanker.

9. Camilan Kemasan: Perhatikan Kandungan Gula dan Garam

Keripik, biskuit manis, dan camilan kemasan tinggi gula, garam, dan lemak. Mengonsumsi camilan ini terlalu sering merusak kesehatan tubuh secara keseluruhan.

10. Alkohol: Risiko Kanker Meningkat Seiring Konsumsi

Alkohol termasuk karsinogen Grup 1 menurut WHO. Mengonsumsi alkohol meningkatkan risiko kanker mulut, tenggorokan, kerongkongan, payudara, hati, lambung, dan usus. Semakin banyak diminum, risiko semakin tinggi.

Tips Pola Makan Lebih Sehat

Perbanyak konsumsi sayur, buah, ikan segar, tahu, tempe, dan kacang-kacangan untuk melindungi tubuh dari kanker. Gunakan cara memasak sehat seperti merebus, mengukus, atau menumis dengan sedikit minyak.

Mulai dari mengurangi makanan berisiko dan menggantinya dengan menu alami. Langkah kecil ini membantu tubuh tetap sehat dan terlindungi dari berbagai penyakit, termasuk kanker.(*)

Berita Terkait

Cara Daftar BPJS Kesehatan Gratis 2026, Ini Syarat, Dokumen dan Tahapan Pengajuannya
Kasus Stroke Usia Produktif Melonjak, BPJS Kesehatan Dorong Skrining Dini dan Pola Hidup Sehat
10 Makanan Penambah Darah untuk Membantu Mengatasi Anemia, Ini Tips agar Zat Besi Terserap Maksimal
Manfaat Edamame untuk Kesehatan, dari Menjaga Gula Darah hingga Meredakan Gejala Menopause
7 Tips Tetap Bugar Setelah Begadang, Nomor 4 Bisa Bantu Pulihkan Fokus
Sering Haus saat Bangun Tidur? Bisa Jadi Tanda Gula Darah Tinggi
Found only in Indonesia—here are the health benefits of cinnamon
Asuransi Kesehatan Kantor vs Pribadi: Mana Lebih Menguntungkan?
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 22:31 WIB

Cara Daftar BPJS Kesehatan Gratis 2026, Ini Syarat, Dokumen dan Tahapan Pengajuannya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:01 WIB

Kasus Stroke Usia Produktif Melonjak, BPJS Kesehatan Dorong Skrining Dini dan Pola Hidup Sehat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:30 WIB

10 Makanan Penambah Darah untuk Membantu Mengatasi Anemia, Ini Tips agar Zat Besi Terserap Maksimal

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:31 WIB

Manfaat Edamame untuk Kesehatan, dari Menjaga Gula Darah hingga Meredakan Gejala Menopause

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:31 WIB

7 Tips Tetap Bugar Setelah Begadang, Nomor 4 Bisa Bantu Pulihkan Fokus

Berita Terbaru