Mengenal Free Float: Ukuran Risiko dan Peluang Saham

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 5 Februari 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi free float saham

Ilustrasi free float saham

BISNIS,JS– Mengenal Free Float: Ukuran Risiko dan Peluang Saham

Saham tetap menjadi salah satu instrumen investasi favorit di Indonesia karena menawarkan potensi keuntungan menarik dalam jangka menengah hingga panjang. Namun, seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap pasar modal, investor perlu memahami istilah teknis agar keputusan investasi tidak hanya berdasarkan tren atau spekulasi. Salah satu istilah yang sering muncul adalah free float saham.

Free float berkaitan langsung dengan jumlah saham yang tersedia di publik dan bisa diperdagangkan secara bebas. Memahami konsep ini membantu investor menilai likuiditas, stabilitas harga, dan risiko saham.

Pengertian Free Float Saham

Secara sederhana, free float merupakan saham yang dapat diperjualbelikan di pasar reguler oleh investor publik, baik ritel maupun institusi. Saham ini berbeda dari saham milik pendiri, manajemen, atau pemegang pengendali, yang biasanya jarang dijual untuk menjaga kendali perusahaan.

Baca Juga :  Pasca Jadi BUMN, BSI Berambisi Naik Kelas Jadi Bank KBMI 4

Karena free float mencerminkan saham yang benar-benar bergerak di pasar, angka ini menjadi indikator penting untuk menilai potensi fluktuasi harga dan likuiditas suatu saham.

Pentingnya Free Float bagi Investor

Memahami free float membantu investor menilai karakter dan kualitas saham. Berikut beberapa alasan utama:

  1. Menentukan Likuiditas Saham
    Saham dengan free float tinggi lebih mudah diperdagangkan. Investor dapat membeli atau menjual saham tanpa kesulitan mencari lawan transaksi.
  2. Menstabilkan Harga Saham
    Kepemilikan saham yang tersebar luas membuat harga lebih stabil. Sebaliknya, saham dengan free float rendah bisa mengalami lonjakan atau penurunan harga yang tajam.
  3. Mengurangi Risiko Manipulasi
    Free float besar menyulitkan satu pihak mengendalikan harga saham. Hal ini mengurangi risiko manipulasi di pasar.
  4. Menarik Investor Institusional
    Investor besar, seperti dana pensiun atau manajer investasi, lebih tertarik pada saham likuid dan transparan. Free float besar menjadi nilai tambah.
  5. Mempermudah Strategi Investasi
    Investor dapat menyesuaikan strategi jangka pendek atau panjang berdasarkan free float. Dengan begitu, keputusan investasi menjadi lebih terarah.

Dampak Free Float pada Pasar Saham

Baca Juga :  Pemerintah Percepat Transformasi BEI, Danantara Siap Masuk

Free float juga memengaruhi dinamika pasar secara keseluruhan. Beberapa dampak utama meliputi:

  1. Meningkatkan Likuiditas Pasar
    Semakin banyak saham tersedia, semakin lancar perdagangan harian berlangsung.
  2. Menekan Volatilitas Pasar
    Kepemilikan saham yang tersebar luas mengurangi fluktuasi harga ekstrem, menciptakan pasar lebih stabil.
  3. Menentukan Bobot Saham dalam Indeks
    Saham dengan free float besar memengaruhi pergerakan indeks seperti LQ45 dan IDX30.
  4. Membantu Transparansi Harga
    Harga saham mencerminkan interaksi banyak pelaku pasar, sehingga lebih akurat.
  5. Mendorong Partisipasi Investor Publik
    Investor ritel memiliki ruang lebih luas untuk bertransaksi, membuat pasar lebih inklusif.

Secara keseluruhan, free float menjadi fondasi penting untuk kesehatan pasar saham Indonesia.

Aturan Free Float di Bursa Efek Indonesia

Bursa Efek Indonesia (BEI) menetapkan aturan free float untuk menjaga likuiditas dan kualitas perdagangan:

  • Minimal 7,5% dari total saham untuk perusahaan umum
  • Minimal 10% untuk perusahaan dengan ekuitas di atas Rp200 miliar

Selain itu, emiten harus memiliki minimal 300 pemegang saham publik. Jika emiten gagal memenuhi syarat dalam 24 bulan, BEI dapat mengenakan sanksi berupa denda atau pembatasan perdagangan.

Cara Menghitung Free Float Saham

Investor dapat menghitung free float untuk menilai likuiditas saham:

Rumus Free Float:

Free Float=Saham Beredar−Saham Terbatas−Saham Pemegang Pengendali\text{Free Float} = \text{Saham Beredar} – \text{Saham Terbatas} – \text{Saham Pemegang Pengendali}Free Float=Saham Beredar−Saham Terbatas−Saham Pemegang Pengendali

Rasio Free Float:

Rasio Free Float=Free FloatSaham Beredar\text{Rasio Free Float} = \frac{\text{Free Float}}{\text{Saham Beredar}}Rasio Free Float=Saham BeredarFree Float​

Keterangan:

  • Saham beredar: seluruh saham yang diterbitkan perusahaan
  • Saham terbatas: saham yang sementara tidak diperdagangkan
  • Saham pemegang pengendali: saham milik pihak yang mengontrol perusahaan

Dengan memahami free float, investor bisa menilai risiko, likuiditas, dan potensi keuntungan sebelum membeli saham.(*)

Berita Terkait

Emas atau Perak? Ini Jawaban Soal Investasi Paling Cuan di 2026!
Dari Jajanan Biasa Jadi Raksasa Camilan, Ini Rahasia Pisang Madu Pasti
Dividen Jumbo Emiten Blue Chip Belum Mampu Tahan Outflow Asing
Bank Mandiri Perkuat Struktur Keuangan, Dukung Ekspansi Bisnis
Akhir Pekan! Ini Rincian Harga Emas Perhiasan 14 Februari 2026
Hilirisasi Kelapa & Gambir, Indonesia Target Rp5.000 T dari China
Presiden Prabowo Tetapkan Target ROA 7% untuk Danantara
BINA Lebaran 2026 Bidik Transaksi Rp52,38 Triliun, Genjot Konsumsi Domestik
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 20:35 WIB

Emas atau Perak? Ini Jawaban Soal Investasi Paling Cuan di 2026!

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Dari Jajanan Biasa Jadi Raksasa Camilan, Ini Rahasia Pisang Madu Pasti

Sabtu, 14 Februari 2026 - 14:00 WIB

Dividen Jumbo Emiten Blue Chip Belum Mampu Tahan Outflow Asing

Sabtu, 14 Februari 2026 - 11:00 WIB

Bank Mandiri Perkuat Struktur Keuangan, Dukung Ekspansi Bisnis

Sabtu, 14 Februari 2026 - 09:30 WIB

Akhir Pekan! Ini Rincian Harga Emas Perhiasan 14 Februari 2026

Berita Terbaru

Wakil walikota Sungai Penuh, Azhar Hamzah cek harga dan stok sembako jelang Bulan Ramadhan

Daerah

Jelang Ramadhan, Wawako Sungai Penuh Sidak Pasar!

Sabtu, 14 Feb 2026 - 20:00 WIB