Pasca Jadi BUMN, BSI Berambisi Naik Kelas Jadi Bank KBMI 4

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 3 Februari 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BSI Usai gabung jadi BUMN.

BSI Usai gabung jadi BUMN.

BISNIS,JS – Pasca Jadi BUMN, 

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menetapkan target jangka menengah untuk naik kelas menjadi bank kelompok modal inti (KBMI) 4. Ambisi ini muncul setelah BSI resmi menjadi badan usaha milik negara (BUMN) dengan status perusahaan Persero.

Ambisi KBMI 4, Didukung Pemegang Saham

Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, menegaskan bahwa dorongan untuk naik kelas datang dari manajemen sekaligus pemegang saham. “Setelah resmi menjadi persero, fokus kami adalah memperkuat jejak dan daya saing agar sejajar dengan bank-bank besar di Indonesia. Kami ingin BSI memiliki footprint dan kapasitas yang setara dengan bank-bank lain,” ujarnya.

Baca Juga :  BSI Resmi Jadi BUMN, Targetkan Masuk Top 5 Global Islamic Bank

Anggoro menambahkan, target KBMI 4 bukanlah agenda jangka pendek. Perseroan menempatkannya sebagai rencana jangka menengah, dengan persiapan yang dimulai sejak tahun ini dan akan berlanjut tahun depan. “Kami tidak membidik hasil instan. Namun, kami sudah menetapkan goal dari sekarang agar langkah berikutnya lebih terukur,” katanya.

Pengendalian BSI Kini di Tangan Danantara

Seiring status BSI sebagai BUMN, kendali bank beralih ke PT Danantara Asset Management (Persero) atau DAM, setelah menerima kuasa khusus dari BP BUMN. Dengan pengalihan ini, kebijakan dividen BSI ke depan akan menyesuaikan arahan pengendali baru.

Baca Juga :  Pemerintah Percepat Transformasi BEI, Danantara Siap Masuk

“Terkait dividen, kami menunggu arahan dari Danantara. Saat ini, pengendalian baru saja berpindah, sehingga kami menyesuaikan kebijakan mereka,” jelas Anggoro.

Penguatan Modal dan Kinerja

Untuk mewujudkan target KBMI 4, BSI menyiapkan langkah-langkah penguatan permodalan dan peningkatan kinerja secara bertahap. Langkah ini juga bertujuan menjaga pertumbuhan bisnis syariah yang berkelanjutan.

Status Persero Resmi Sejak Januari 2026

BSI resmi menjadi persero pada 23 Januari 2026, setelah Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 22 Desember 2025 menyetujui perubahan anggaran dasar perusahaan. Meski berstatus BUMN, komposisi pemegang saham tetap sama, yaitu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk., PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.(*)

Berita Terkait

Harga Emas Perhiasan Hari Ini Selasa 30 Juni 2026 Stabil, Simak Daftar Lengkap Semua Kadar Karat
Harga BBM Pertamina Terbaru Senin 29 Juni 2026 Resmi Berlaku, Cek Daftar Lengkapnya Disini
Resmi Berubah, Berikut Harga BBM Pertamina Hari Ini 28 Juni 2026
Tabungan Emas vs Beli Emas Langsung, Mana Lebih Untung di 2026?
Cara Gadai Sertifikat Rumah di Pegadaian 2026, Pinjaman Hingga Rp200 Juta
Aturan Baru OJK 2026: Finfluencer Wajib Punya Sertifikasi atau Terancam Diblokir
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 25 Juni 2026 Turun, Cek Daftar Lengkap Emas 24 Karat hingga 5 Karat Sebelum Beli
Dolar AS Dekati Rp18.000, Berikut Kurs Terbaru di Bank BCA, BRI, Mandiri dan BNI
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:02 WIB

Harga Emas Perhiasan Hari Ini Selasa 30 Juni 2026 Stabil, Simak Daftar Lengkap Semua Kadar Karat

Senin, 29 Juni 2026 - 11:01 WIB

Harga BBM Pertamina Terbaru Senin 29 Juni 2026 Resmi Berlaku, Cek Daftar Lengkapnya Disini

Minggu, 28 Juni 2026 - 11:01 WIB

Resmi Berubah, Berikut Harga BBM Pertamina Hari Ini 28 Juni 2026

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:01 WIB

Tabungan Emas vs Beli Emas Langsung, Mana Lebih Untung di 2026?

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:31 WIB

Cara Gadai Sertifikat Rumah di Pegadaian 2026, Pinjaman Hingga Rp200 Juta

Berita Terbaru

Teknologi

Google Gemini Ubah Mobil Menjadi Asisten Pintar Masa Depan

Selasa, 30 Jun 2026 - 12:01 WIB