Normalisasi Sungai Berlanjut, Alfin Temui BWS Jambi

- Jurnalis

Kamis, 5 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Walikota Sungai Penuh, Alfin saat temui BWSS VI bahas kelanjutan Normalisasi Sungai

Walikota Sungai Penuh, Alfin saat temui BWSS VI bahas kelanjutan Normalisasi Sungai

SUNGAIPENUH,JS– Pemerintah Kota Sungai Penuh terus mempercepat pembangunan infrastruktur strategis. Sebagai wujud komitmen tersebut, Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, SH, bersama jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mengunjungi Balai Wilayah Sungai (BWS) VI Jambi dan Balai Wilayah Bina Marga Jambi, Kamis (5/1/2026).

Melalui kunjungan ini, Pemerintah Kota Sungai Penuh memperkuat koordinasi sekaligus menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat dalam pembangunan daerah.

Baca Juga :  Pemkot Sungai Penuh Dorong ASN Profesional, Gandeng UIN STS

Perkuat Koordinasi Infrastruktur Daerah

Pada kesempatan itu, Wali Kota Alfin menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Menurut Alfin, kolaborasi yang kuat mampu mempercepat pembangunan dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

Oleh karena itu, pertemuan tersebut memusatkan pembahasan pada kelanjutan program normalisasi sungai dan pembangunan jalan. Kedua program ini menjadi kebutuhan utama warga Kota Sungai Penuh.

Baca Juga :  Alfin–Azhar Hadiri Rakornas, Perkuat Sinergi Pusat-Daerah

Normalisasi Sungai Tembus 19 Kilometer

Sementara itu, dalam pertemuan dengan BWS VI Jambi, Wali Kota Alfin menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan normalisasi sungai utama di Kota Sungai Penuh. Program ini mencakup Sungai Batang Merao, Sungai Batang Bungkal, dan Sungai Air Sempit.

Hingga kini, program normalisasi telah menjangkau lebih dari 19 kilometer alur sungai. Capaian ini mampu menekan risiko banjir yang selama bertahun-tahun mengganggu masyarakat.

Banjir Menurun, Sawah Kembali Digarap

Dampak program tersebut mulai dirasakan masyarakat. Saat musim hujan, air sungai tidak lagi meluap seperti sebelumnya. Warga kini jarang menghadapi genangan di permukiman.

Selain itu, masyarakat kembali mengolah lahan persawahan yang puluhan tahun terbengkalai. Aktivitas pertanian pun kembali tumbuh di sejumlah wilayah.

“Manfaatnya benar-benar terasa. Banjir berkurang dan warga kembali menggarap sawah yang lama tidak digunakan,” kata Wali Kota Alfin.

Target Normalisasi Tambahan Tahun 2026

Ke depan, Pemerintah Kota Sungai Penuh memastikan kelanjutan program normalisasi sungai. Pada tahun 2026, pemerintah menargetkan penanganan tambahan sepanjang sekitar 11 kilometer.

Dengan langkah ini, pemerintah menjaga kondisi sungai tetap aman, melindungi kawasan permukiman, serta mendukung aktivitas masyarakat di sepanjang daerah aliran sungai.

Pembangunan Jalan Dorong Mobilitas Warga

Selain fokus pada sungai, Wali Kota Alfin juga menyampaikan apresiasi kepada Balai Wilayah Bina Marga Jambi. Apresiasi tersebut berkaitan dengan pembangunan sejumlah ruas jalan strategis.

Balai Wilayah Bina Marga Jambi membangun Jalan Tanjung Rawang dan Jalan Muara Jaya. Melalui peningkatan jalan ini, masyarakat menikmati akses antarwilayah yang lebih lancar. Distribusi hasil pertanian pun berjalan lebih cepat dan efisien.

Sinergi Pusat dan Daerah Terus Diperkuat

Sebagai penutup, Wali Kota Alfin berharap kerja sama antara Pemerintah Kota Sungai Penuh, BWS VI Jambi, dan Balai Wilayah Bina Marga Jambi terus berlanjut.

Ia optimistis, sinergi yang kuat akan mempercepat pembangunan infrastruktur dan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Sungai Penuh.(AN)

Berita Terkait

Sekolah TK dan PAUD di Kota Jambi Diliburkan, 794 Hotspot Karhutla Terpantau: Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat
Clean Water Service Terganggu di Sungai Penuh, Ini Wilayah Terdampak dan Jadwal Perbaikannya
Kabut Asap Jambi Makin Tebal, 2 Pesawat dari Jakarta Gagal Mendarat dan Dialihkan
Kabut Asap Sungai Penuh Makin Mengkhawatirkan, Wali Kota Alfin Imbau Warga Pakai Masker
Kebakaran Lahan Pinang 2,5 Hektare di Muntialo Makin Sulit Dipadamkan, Petugas Hadapi Krisis Sumber Air
Harga Cabai Keriting di Kerinci dan Sungai Penuh Hari Ini: Cabai Hijau Justru Lebih Mahal, Tembus Rp35 Ribu per Kg
Sekda Alpian Hadir di Jambi Elok Nian Bungo, Ada Pesan Penting soal Budaya Melayu
Wali Kota Jambi Siapkan Jam Malam, Patroli Geng Motor Diperketat di Titik Rawan
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:01 WIB

Sekolah TK dan PAUD di Kota Jambi Diliburkan, 794 Hotspot Karhutla Terpantau: Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:56 WIB

Clean Water Service Terganggu di Sungai Penuh, Ini Wilayah Terdampak dan Jadwal Perbaikannya

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:01 WIB

Kabut Asap Sungai Penuh Makin Mengkhawatirkan, Wali Kota Alfin Imbau Warga Pakai Masker

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Kebakaran Lahan Pinang 2,5 Hektare di Muntialo Makin Sulit Dipadamkan, Petugas Hadapi Krisis Sumber Air

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:01 WIB

Harga Cabai Keriting di Kerinci dan Sungai Penuh Hari Ini: Cabai Hijau Justru Lebih Mahal, Tembus Rp35 Ribu per Kg

Berita Terbaru