Modus Jual Beli Motor di Facebook, Warga Kerinci Jadi Korban Penipuan

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi jual beli kendaraan di medsos, warga Kerinci jadi korban penipuan

Ilustrasi jual beli kendaraan di medsos, warga Kerinci jadi korban penipuan

KERINCI,JS– Modus Jual Beli Motor di Facebook, Warga Kerinci Jadi Korban Penipuan

Kasus penipuan kembali marak dan menyasar masyarakat luas. Kali ini, seorang warga Desa Talang Kemulun, Kecamatan Danau Kerinci, menjadi korban penipuan dengan modus jual beli sepeda motor melalui media sosial Facebook.

Berawal dari Perkenalan di Media Sosial

Kejadian tersebut bermula saat korban berkenalan dengan seseorang melalui Facebook. Dalam perkenalan itu, pelaku langsung menawarkan satu unit sepeda motor Honda Beat dengan harga yang tergolong murah.

Karena tertarik, korban pun melanjutkan komunikasi. Pelaku kemudian meyakinkan korban dengan menyebutkan bahwa sepeda motor tersebut dalam kondisi baik serta dilengkapi surat-surat kendaraan. Selanjutnya, pelaku menetapkan harga sebesar Rp6.500.000.

Baca Juga :  Kemarau Tekan Pasokan Beras, Pedagang di Kerinci Kewalahan

Pelaku Meminta Transfer dengan Alasan Pengiriman

Setelah mencapai kesepakatan, pelaku meminta korban mentransfer uang sebesar Rp3.500.000. Pelaku beralasan dana tersebut akan digunakan untuk biaya pengiriman sepeda motor dari Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, menuju Kabupaten Kerinci.

Namun demikian, setelah korban melakukan transfer pertama, pelaku kembali menghubungi korban. Kali ini, pelaku meminta tambahan uang sebesar Rp1.000.000 dengan berbagai alasan.

Korban Menyadari Kejanggalan

Permintaan uang tambahan tersebut membuat korban mulai merasa curiga. Oleh karena itu, korban meminta saran kepada seorang anggota kepolisian.

Setelah mendengar kronologi kejadian, anggota polisi tersebut menyampaikan bahwa tindakan pelaku mengarah pada modus penipuan online.

Baca Juga :  Enam Pejabat Eselon II Pemkab Kerinci Dilantik, Ini Namanya

Adu Argumen dengan Anggota Polisi

Selanjutnya, anggota polisi mencoba menghubungi pelaku melalui sambungan telepon. Percakapan tersebut justru berujung pada adu argumen antara polisi dan pelaku.

Merasa terdesak, pelaku akhirnya mengaku sebagai anggota TNI. Meski demikian, hingga saat ini pelaku belum mengungkapkan identitas maupun keberadaannya.

Atas peristiwa ini, masyarakat diimbau agar lebih waspada dalam melakukan transaksi jual beli secara online, khususnya melalui media sosial.(*)

Berita Terkait

Akhirnya Jalan Renah Pemetik di Perbaiki Pemprov Jambi
Heboh! 9 ASN Kota Jambi Dipecat, Ternyata Ini Masalahnya
Mutasi ASN Tebo Terbaru 2026: Ini Daftar Pejabat dan Perubahan Jabatan Strategis
Heboh! ASN Jambi WFH Setiap Jumat, Pemerintah Klaim Hemat Listrik, BBM hingga Miliaran
Proyek Air Bersih & TPST Modern di Sungai Penuh Dikebut, Wali Kota Alfin Temui BPBPK
Viral! Nasabah Bank Jambi Antre Hingga Ratusan Orang untuk Ganti PIN ATM, Layanan Kembali Disorot
Bukan Bali atau Lombok, Ini Alasan Jambi Jadi Destinasi Favorit Baru 2026
APBD Jambi Tertekan! Belanja Pegawai Lewati Batas, Ini Strategi Pemprov Hadapi Krisis Anggaran
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 21:30 WIB

Akhirnya Jalan Renah Pemetik di Perbaiki Pemprov Jambi

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:30 WIB

Heboh! 9 ASN Kota Jambi Dipecat, Ternyata Ini Masalahnya

Selasa, 31 Maret 2026 - 12:00 WIB

Mutasi ASN Tebo Terbaru 2026: Ini Daftar Pejabat dan Perubahan Jabatan Strategis

Selasa, 31 Maret 2026 - 10:00 WIB

Heboh! ASN Jambi WFH Setiap Jumat, Pemerintah Klaim Hemat Listrik, BBM hingga Miliaran

Selasa, 31 Maret 2026 - 08:00 WIB

Proyek Air Bersih & TPST Modern di Sungai Penuh Dikebut, Wali Kota Alfin Temui BPBPK

Berita Terbaru