Jaga Peforma Mobil, Hindari Cara Pengereman yang Salah

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 7 Februari 2026 - 08:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hindari kesalahan dalam pengereman

Hindari kesalahan dalam pengereman

OTOMOTIF,JS- Mengemudi dengan lancar tidak hanya soal kecepatan dan kelincahan di jalan. Menguasai teknik pengereman yang benar justru memegang peran penting, baik untuk keselamatan maupun efisiensi kendaraan. Dengan cara yang tepat, pengemudi bisa menghemat bahan bakar, memperpanjang usia kampas rem dan ban, serta menjaga performa mobil tetap optimal.

Apriyanto Yuwono, National Sales Manager Passenger Car Radial (PCR) PT Hankook Tire Sales Indonesia, menjelaskan bahwa banyak pengemudi masih memiliki kebiasaan pengereman yang salah tanpa disadari. Hal ini berpotensi menimbulkan efek negatif berjenjang bagi kendaraan dan keselamatan di jalan.

Baca Juga :  Rem Tangan Semakin Tinggi? Begini Cara Stel Ulang

“Pengereman bukan sekadar menghentikan mobil. Ini juga cara mengontrol kendaraan secara aman dan efisien,” kata Apriyanto.

Terlalu Lama Menggunakan Rem Tangan Saat Parkir

Rem tangan menahan mobil agar tidak bergerak dengan menekan kampas ke tromol atau cakram belakang. Namun, membiarkannya aktif terlalu lama bisa membuat kampas menempel dan bahkan rusak.

Sebagai solusi, untuk parkir dalam waktu lama, gunakan balok atau tire stopper agar ban tetap stabil tanpa menekan rem tangan terus-menerus.

Mengandalkan Rem Berlebihan di Turunan

Banyak pengemudi menurunkan kecepatan hanya dengan menekan pedal rem di jalan menurun. Kebiasaan ini sering memicu overheating pada sistem rem, yang berisiko membuat rem blong.

Untuk menghindari hal itu, pengemudi sebaiknya memanfaatkan engine brake dengan menurunkan gigi transmisi. Selain itu, lakukan intermittent braking, yaitu menginjak rem secara bertahap dengan jeda agar rem sempat mendingin. Gunakan gigi rendah sejak awal turunan dan selalu jaga jarak aman dengan kendaraan di depan.

Baca Juga :  Perlu Dihindari, Ini Kesalahan dalam Memanaskan Mesin Mobil

Jangan Tekan Rem dan Kopling Bersamaan di Mobil Manual

Beberapa pengemudi mobil manual menekan rem bersamaan dengan kopling untuk memperlambat kendaraan. Padahal, saat kopling ditekan, tenaga mesin ke roda terputus sehingga kendaraan kehilangan bantuan pengereman dari mesin. Akibatnya, kontrol mobil menurun, terutama saat melaju kencang.

Untuk pengereman yang optimal, injak rem terlebih dahulu. Tekan kopling hanya saat ingin menyesuaikan kecepatan atau hampir berhenti. Kombinasi keduanya sebaiknya hanya digunakan dalam keadaan darurat agar mesin tetap menyala.

Hindari Pengereman Mendadak Terlalu Sering

Menginjak rem secara tiba-tiba memang menghentikan mobil dengan cepat, tapi jika terlalu sering, hal ini memberi tekanan berlebih pada rem dan ban. Permukaan ban bisa aus tidak merata atau bahkan membentuk flat spot, yang mengurangi daya cengkeram, terutama di jalan licin.

Sebaiknya lakukan pengereman secara bertahap dan halus. Untuk mobil dengan sistem ABS, tekan pedal rem secara konstan agar sistem bekerja maksimal menjaga traksi ban.

Perawatan Rutin Wajib Dilakukan

Teknik pengereman yang benar perlu dibarengi perawatan kendaraan. Pengemudi harus mengganti kampas rem begitu muncul tanda aus, misalnya suara berdecit atau daya cengkeram berkurang. Kondisi ban juga harus selalu prima, karena ban memegang peran penting dalam menjaga traksi dan stabilitas kendaraan di berbagai kondisi jalan.

Dengan menguasai teknik pengereman dan rutin melakukan perawatan, pengemudi tidak hanya meningkatkan keselamatan, tetapi juga menghemat biaya operasional dan menjaga performa mobil tetap optimal.(*)

Berita Terkait

Terungkap! Selisih Pajak Mobil Hybrid vs Bensin 2026 Bisa Hemat Jutaan per Tahun
Pajak Mobil Hybrid 2026: Lebih Murah atau Justru Bikin Kaget?
Ban Mobil Masih Tebal Tapi Bisa Bikin Celaka! Ini Tanda Tire Aging yang Sering Diabaikan
Mobil Listrik Geely EX2: 25 Menit Full Charge, 395 KM Range – Worth It untuk Daily Use?
Mitsubishi Destinator Laris Manis! Penjualan Tembus 12.550 Unit, Segini Harga dan Speknya di 2026
Mobil Hybrid Jarang Dipakai? Ini Risiko Baterai yang Bisa Bikin Kantong Bolong
Jangan Sepele! Kebiasaan Tahan Gas Motor Matic Ini Bisa Bikin CVT Hancur
7 Mobil Listrik Mungil 2026 Harga Mulai Rp180 Jutaan, Hemat Banget untuk Harian!
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 21:00 WIB

Terungkap! Selisih Pajak Mobil Hybrid vs Bensin 2026 Bisa Hemat Jutaan per Tahun

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:00 WIB

Pajak Mobil Hybrid 2026: Lebih Murah atau Justru Bikin Kaget?

Senin, 30 Maret 2026 - 21:00 WIB

Ban Mobil Masih Tebal Tapi Bisa Bikin Celaka! Ini Tanda Tire Aging yang Sering Diabaikan

Senin, 30 Maret 2026 - 17:00 WIB

Mobil Listrik Geely EX2: 25 Menit Full Charge, 395 KM Range – Worth It untuk Daily Use?

Senin, 30 Maret 2026 - 08:00 WIB

Mitsubishi Destinator Laris Manis! Penjualan Tembus 12.550 Unit, Segini Harga dan Speknya di 2026

Berita Terbaru