Gaza, Warga Bertahan dengan Cahaya Lilin dan Senter Ponsel

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 12 November 2025 - 05:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi terkini Gaza, Rakyat Gaza mengalami krisis listrik.

Kondisi terkini Gaza, Rakyat Gaza mengalami krisis listrik.

GAZA, JS – Di bawah terik matahari yang menyengat, Shorouq Abu Naji (22) mencuci pakaian anak-anaknya dengan tangan di luar tenda darurat, dekat reruntuhan Rumah Sakit Al-Shifa di Gaza City. Jari-jemarinya tampak merah dan bengkak karena harus mengucek pakaian secara manual setelah listrik padam berkepanjangan.

“Selama lebih dari dua tahun, kami tidak lagi memiliki listrik di sini,” ujar Shorouq, mengekspresikan keputusasaannya.

Setiap malam, suaminya menyalakan api kecil di luar tenda agar keluarga tidak terjebak dalam kegelapan total.

Krisis listrik semakin memburuk setelah Israel melancarkan operasi militer besar-besaran pada 7 Oktober 2023, sebagai balasan atas serangan Hamas yang menewaskan sekitar 1.200 orang di Israel selatan, dan kemudian memberlakukan “pengepungan total” yang memutus pasokan air, listrik, dan bahan bakar, sehingga hampir seluruh aktivitas sehari-hari warga terhenti.

Baca Juga :  273 Huntara Siap Dihuni, Pemulihan Pascabencana Sumbar

Menurut data Gaza Electricity Distribution Company, wilayah Gaza kehilangan sekitar 1,2 miliar kilowatt-jam listrik sejak perang dimulai, dengan kerusakan jaringan listrik yang diperkirakan mencapai lebih dari 728 juta dolar AS, sehingga sebagian besar dari dua juta warga kini hidup tanpa akses listrik yang memadai.

Shaker Murtaja (42), seorang ayah dari empat anak di Khan Younis, mengungkapkan ketakutan dan keputusasaan keluarganya. “Sekarang, mereka takut gelap,” katanya. “Kami harus memanaskan air dengan api, dan setiap malam terasa seperti perjuangan.”

Baca Juga :  Dua Pemain Diaspora Timnas Indonesia Terkena Sanksi

Kelangkaan listrik juga memperparah perekonomian Gaza yang sudah hancur. Di Deir al-Balah, Samer Afana (53), pemilik pabrik permen, terpaksa kembali mengoperasikan pabriknya dengan generator berbahan bakar plastik cair. “Pengeluaran kami melonjak tiga kali lipat,” ujarnya. “Hancurnya jaringan listrik menggandakan kerugian kami dan menghancurkan ribuan pekerjaan.”

Mohammed Thabet, juru bicara Gaza Electricity Company, menyatakan pembangkit listrik di Gaza hampir seluruhnya berhenti beroperasi dan belum ada jadwal pasti untuk pemulihan. Mayoritas warga kini bertahan dengan lilin, lampu tenaga surya, dan bahan bakar darurat yang semakin langka, menghadapi malam yang panjang dalam kegelapan.(AN)

Berita Terkait

AI Bikin Otak “Hang”? Studi Harvard Ungkap Bahaya Tersembunyi yang Picu AI Brain Fry di Tempat Kerja
Global Real Estate Investment 2026: 10 Negara Ini Tawarkan Residency & Second Passport dari Properti
Harga BBM ASEAN Meledak! Global Oil Price Tembus $100, Indonesia Masih Termurah
Fakta Mengejutkan: Mobil Listrik Ternyata Bisa Bebani Listrik Nasional, Ini yang Terjadi di Sri Lanka
Harga BBM Singapura Tembus Rp55 Ribu per Liter, Ini Dampaknya Bagi Indonesia?
Migrasi Pekerja Meledak, Sindikat Scam Asia Tenggara Incar WNI
Iran Pastikan Jalur Minyak Strategis Tetap Terbuka, India Lega!
Investor Malaysia Tinjau Sabang, Rencana Bangun Hub Bunkering Internasional
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 15:00 WIB

AI Bikin Otak “Hang”? Studi Harvard Ungkap Bahaya Tersembunyi yang Picu AI Brain Fry di Tempat Kerja

Rabu, 1 April 2026 - 06:00 WIB

Global Real Estate Investment 2026: 10 Negara Ini Tawarkan Residency & Second Passport dari Properti

Senin, 30 Maret 2026 - 13:00 WIB

Harga BBM ASEAN Meledak! Global Oil Price Tembus $100, Indonesia Masih Termurah

Jumat, 27 Maret 2026 - 17:00 WIB

Fakta Mengejutkan: Mobil Listrik Ternyata Bisa Bebani Listrik Nasional, Ini yang Terjadi di Sri Lanka

Jumat, 20 Maret 2026 - 06:00 WIB

Harga BBM Singapura Tembus Rp55 Ribu per Liter, Ini Dampaknya Bagi Indonesia?

Berita Terbaru

Fakta Guru PPPK Paruh waktu

Nasional

Terbaru, 3 Fakta Penting tentang Guru PPPK Paruh Waktu

Jumat, 3 Apr 2026 - 13:00 WIB