Anjing Liar Meresahkan, Pemkot Sungai Penuh Terkendala Alat

- Jurnalis

Selasa, 10 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anjing liar yang terus berkeliaran di Kota Sungai Penuh

Anjing liar yang terus berkeliaran di Kota Sungai Penuh

SUNGAIPENUH,JS– Anjing liar yang berkeliaran di sejumlah titik Kota Sungai Penuh terus memicu keresahan masyarakat. Warga kerap menjumpai hewan tersebut di kawasan perkantoran, fasilitas umum, hingga ruang publik, sehingga aktivitas sehari-hari pun terganggu. Selain itu, keberadaan anjing liar juga menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan pengguna jalan dan masyarakat umum.

Pemkot Siapkan Langkah Penangkapan

Untuk merespons kondisi tersebut, Dinas Peternakan dan Perikanan Kota Sungai Penuh melalui Bidang Kesehatan Hewan menyiapkan rencana penangkapan anjing liar. Setelah ditangkap, petugas akan mengarantina hewan-hewan tersebut agar tidak kembali berkeliaran dan meresahkan warga.

Baca Juga :  Pasokan Melimpah, Harga Kelapa di Sungai Penuh Turun

Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Aries Armen, menjelaskan bahwa langkah ini bertujuan menciptakan lingkungan yang lebih aman dan tertib, terutama di area publik yang ramai aktivitas.

Keterbatasan Alat dan Anggaran Jadi Kendala

Namun demikian, rencana penanganan tersebut belum berjalan maksimal. Aries mengungkapkan bahwa pihaknya menghadapi keterbatasan alat tangkap serta sarana pendukung lainnya. Kondisi tersebut muncul akibat minimnya anggaran yang tersedia.

“Kami sudah menyusun rencana penangkapan anjing liar, tetapi keterbatasan alat dan fasilitas masih menjadi kendala utama,” ujar Aries Armen.

Baca Juga :  Tak Sekadar Seremonial, Walikota Sungai Penuh Gotong Royong Bersama Warga

Oleh karena itu, ia berharap pemerintah daerah dapat memberikan dukungan nyata, khususnya dalam pengadaan perlengkapan penangkapan dan fasilitas penunjang. Menurutnya, tanpa dukungan tersebut, upaya penanganan sulit dilakukan secara berkelanjutan.

Peran Masyarakat Jadi Kunci

Selain mengandalkan peran pemerintah, Aries juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat. Ia mengimbau para pemilik hewan peliharaan agar tidak membiarkan hewan mereka berkeliaran bebas.

Menurutnya, sikap tidak bertanggung jawab pemilik hewan dapat memicu gangguan ketertiban, membahayakan pengguna jalan, dan meningkatkan risiko insiden di lingkungan sekitar.

“Kesadaran pemilik hewan sangat menentukan. Jika hewan dipelihara dengan baik, potensi masalah bisa ditekan,” jelasnya.

Kasus Gigitan Masih Terjadi

Lebih lanjut, Aries mencatat bahwa sepanjang tahun 2026 telah terjadi delapan kasus gigitan hewan peliharaan di Kota Sungai Penuh. Meskipun sebagian besar tergolong ringan, ia menilai angka tersebut tetap perlu menjadi perhatian serius.

Jika tidak ditangani sejak dini, lanjutnya, kasus serupa berpotensi meningkat dan menimbulkan dampak yang lebih serius di masa mendatang.

Harapan Penanganan Berkelanjutan

Dengan dukungan pemerintah daerah serta kesadaran masyarakat, Aries optimistis persoalan anjing liar di Kota Sungai Penuh dapat segera teratasi. Ia berharap sinergi semua pihak mampu menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan tertib bagi seluruh warga.

 

Berita Terkait

Kabut Asap Jambi Belum Teratasi, Water Bombing Terkendala Jarak Pandang
Besok Jadi Hari Penentuan, Siapa Tiga Besar Calon 5 Kepala OPD Sungai Penuh?
Bagi Masyarakat Jambi, Pahami ISPA pada Anak: Gejala, Faktor Risiko, dan Kapan Harus ke Dokter
Waspada Dampak Kabut Asap di Kerinci, Dinkes Instruksikan Puskesmas dan RSUD Siaga
Jika Persoalan Asset Belum Selesai, Mungkinkah Alfin dan Monadi Kompak Seperti Sekarang
ISPU Tebo Tembus 576, Kabut Asap Ancam Kesehatan Warga, Ini Langkah yang Perlu Dilakukan
Bunda PAUD Sungai Penuh Ingatkan Orang Tua, Ini Pentingnya Memilih Sekolah Anak
Perluasan Jaringan Menyasar Tiga Desa di Limun, Ini Wilayah yang Terjangkau
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 08:05 WIB

Kabut Asap Jambi Belum Teratasi, Water Bombing Terkendala Jarak Pandang

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:06 WIB

Besok Jadi Hari Penentuan, Siapa Tiga Besar Calon 5 Kepala OPD Sungai Penuh?

Minggu, 11 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Bagi Masyarakat Jambi, Pahami ISPA pada Anak: Gejala, Faktor Risiko, dan Kapan Harus ke Dokter

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Waspada Dampak Kabut Asap di Kerinci, Dinkes Instruksikan Puskesmas dan RSUD Siaga

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Jika Persoalan Asset Belum Selesai, Mungkinkah Alfin dan Monadi Kompak Seperti Sekarang

Berita Terbaru

Health benefits of Cassia vera

Internasional

Found only in Indonesia—here are the health benefits of cinnamon

Senin, 12 Okt 2026 - 02:55 WIB

Kode Redeem Free Fire hari ini 12 Oktober 2026

Dunia Game

Update Lebih Awal, Segera Klaim Kode Redeem FF 12 Oktober 2026

Senin, 12 Okt 2026 - 00:01 WIB