Aturan Baru Gunung Kerinci, Pendaki Wajib Gunakan Guide Lokal

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 16 Februari 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jalur pendakian Gunung Kerinci. (Sumber/Google)

Jalur pendakian Gunung Kerinci. (Sumber/Google)

KERINCI,JS– Pengelola Gunung Kerinci kini mewajibkan seluruh pendaki menggunakan jasa pemandu atau guide lokal. Kebijakan ini menjadi bagian dari standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku sejak 2025.

Kepala Bidang Teknis Konservasi Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BBTNKS), Delfi Andra, menegaskan aturan tersebut saat dikonfirmasi pada Minggu (15/2/2026).

“Benar, pendaki wajib menggunakan guide lokal. Aturan ini sudah berjalan sejak 2025 sesuai SOP pendakian Gunung Kerinci,” ujarnya.

Baca Juga :  Pendakian Gunung Kerinci Dibuka Kembali, Waspadai Area Kawah

Kewajiban Guide Lokal Jadi Standar Keamanan

BBTNKS menetapkan penggunaan guide lokal sebagai bagian dari sistem pengawasan dan mitigasi risiko. Setiap rombongan wajib didampingi pemandu resmi.

Guide lokal dinilai memahami karakter medan dan perubahan cuaca. Mereka juga mengetahui potensi bahaya vulkanik di jalur pendakian.

Selain menjaga keselamatan, pemandu membantu memastikan pendaki mematuhi aturan konservasi. Dengan begitu, aktivitas wisata tetap terkendali.

Sementara itu, BBTNKS membuka kembali jalur pendakian pada Kamis (12/2/2026). Keputusan ini diambil setelah evaluasi teknis menyeluruh.

Sebelumnya, Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia merilis laporan status Level II (Waspada) untuk Gunung Kerinci. Tim pengamat kemudian melakukan pemantauan lanjutan di lapangan.

Setelah mempertimbangkan data terbaru, pengelola memastikan jalur pendakian cukup aman untuk dibuka kembali.

Baca Juga :  Dari Danau Kerinci, Semangat Indonesia ASRI Bergema

“Per hari ini jalur pendakian sudah kami buka kembali,” kata Delfi.

Meski demikian, pengelola tetap meminta pendaki mematuhi SOP yang berlaku. BBTNKS juga terus melakukan koordinasi dan evaluasi berkala.

Penutupan berlaku untuk jalur R10 Kersik Tuo di Kabupaten Kerinci dan jalur Camping Ground Bukit Bontak di Kabupaten Solok Selatan.

Penutupan dilakukan karena aktivitas vulkanik meningkat dalam beberapa hari. Data pemantauan mencatat 101 gempa vulkanik dangkal dan 14 gempa vulkanik dalam. Selain itu, terjadi 27 gempa hembusan dan 26 gempa frekuensi rendah.

Petugas juga mencatat 21 gempa hybrid, satu gempa tektonik jauh, 21 gempa tektonik lokal, serta satu gempa terasa dengan intensitas I MMI.

“Kami mengutamakan keselamatan pendaki. Karena itu, jalur sempat kami tutup dan masyarakat kami imbau menjauhi area kawah,” jelas Delfi.

Risiko utama berupa paparan gas vulkanik berkonsentrasi tinggi. Selain itu, lontaran batu pijar bisa terjadi jika muncul erupsi.

Karena itu, pendaki wajib mengikuti arahan petugas. Pengelola juga meminta pendaki tidak mendekati zona terlarang.

Lonjakan Sampah Jadi Perhatian

Selain faktor vulkanik, BBTNKS menyoroti dampak lonjakan pendaki pascalibur Natal dan Tahun Baru 2025. Jumlah pengunjung meningkat tajam pada akhir tahun.

Akibatnya, sampah anorganik, terutama plastik, bertambah di sepanjang jalur pendakian. Kondisi ini mendorong pengelola memperketat pengawasan.

Dengan langkah tersebut, pengelola ingin menjaga keselamatan sekaligus melindungi ekosistem Gunung Kerinci.(AN/*)

Berita Terkait

Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh Mudik Meriah, Gubernur Al Haris, Bupati Monadi dan Wali Kota Alfin Kompak Hadir
Wali Kota Sungai Penuh Alfin Hadiri Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh Mudik
Bersama Gubernur Jambi, Bupati Kerinci Letakkan Batu Pertama Pembangunan RSUD Kerinci
Tari Iyo-Iyo Lagu Pusako Bikin Merinding, Warisan Budaya Kerinci yang Memukau Ribuan Warga Lima Desa Tanjung Pauh Mudik
Pengasungan Sko Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh Mudik, Tradisi Sakral Kerinci yang Memukau Ribuan Warga
Wali Kota Alfin Resmi Sandang Gelar Adat Depati Susun Negroi Tanoh Sunge Pnoh, Simbol Komitmen Melestarikan Budaya Sungai Penuh
Aqila Naomi Siap Berjuang di Final Nasional Bintang Sobat SMP 2026, Ini Pesan Wawako Azhar Hamzah
Metode 30 Menit Bisa Baca Al-Qur’an Diterapkan di Jambi, TP PKK Siapkan Generasi Qurani Sungai Penuh
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:01 WIB

Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh Mudik Meriah, Gubernur Al Haris, Bupati Monadi dan Wali Kota Alfin Kompak Hadir

Minggu, 5 Juli 2026 - 17:30 WIB

Wali Kota Sungai Penuh Alfin Hadiri Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh Mudik

Minggu, 5 Juli 2026 - 12:30 WIB

Tari Iyo-Iyo Lagu Pusako Bikin Merinding, Warisan Budaya Kerinci yang Memukau Ribuan Warga Lima Desa Tanjung Pauh Mudik

Minggu, 5 Juli 2026 - 11:01 WIB

Pengasungan Sko Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh Mudik, Tradisi Sakral Kerinci yang Memukau Ribuan Warga

Sabtu, 4 Juli 2026 - 17:30 WIB

Wali Kota Alfin Resmi Sandang Gelar Adat Depati Susun Negroi Tanoh Sunge Pnoh, Simbol Komitmen Melestarikan Budaya Sungai Penuh

Berita Terbaru