OTOMOTIF,JS- Pasar kendaraan niaga listrik nasional resmi kedatangan model baru. Farizon SV (Supervan), van listrik berbasis baterai dari Geely Group, meluncur di Indonesia pada 2026 melalui Arista Group. Produsen mematok harga Rp698 juta on the road (OTR) Jakarta, menyasar konsumen bisnis dan operator armada.
Desain Tanpa Pilar-B Jadi Daya Tarik
Sebagai pembeda utama, Farizon SV mengusung desain tanpa pilar-B. Berkat konfigurasi ini, pintu geser terbuka hingga sekitar 1,3 meter. Akses keluar-masuk penumpang dan barang pun menjadi jauh lebih mudah. Selain itu, kabin terasa lebih lega dan fleksibel untuk berbagai kebutuhan operasional.
Kapasitas Besar untuk Kebutuhan Fleet
Selanjutnya, Farizon SV menawarkan kapasitas angkut hingga 16 penumpang. Konfigurasi ini cocok untuk layanan antar-jemput karyawan, shuttle bandara, travel antarkota, hingga penggunaan pariwisata. Dengan ruang kabin luas, pelaku usaha dapat menyesuaikan tata letak kursi atau area kargo sesuai kebutuhan.
Jarak Tempuh dan Baterai Andal
Dari sisi elektrifikasi, Farizon SV mengandalkan baterai berkapasitas besar dengan klaim jarak tempuh hingga sekitar 400 kilometer dalam kondisi penuh. Jangkauan tersebut memadai untuk operasional harian di wilayah perkotaan maupun rute menengah tanpa sering mengisi ulang daya.
Pengisian Cepat untuk Efisiensi Operasional
Agar waktu operasional tetap optimal, Farizon SV mendukung fast charging standar CCS2. Melalui teknologi ini, pengisian daya dari 30 hingga 80 persen hanya memerlukan waktu sekitar 36 menit. Operator armada pun dapat mengurangi waktu henti kendaraan secara signifikan.
Performa Motor Listrik
Untuk penggerak, Farizon SV menggunakan motor listrik yang menggerakkan roda depan. Karakter motor listrik memberikan torsi instan dan respons halus, sehingga van tetap nyaman dikendarai meski membawa muatan penuh. Konfigurasi ini juga membantu efisiensi energi dalam penggunaan sehari-hari.
Fitur Keselamatan dan Kenyamanan Modern
Tidak hanya fokus pada fungsi niaga, Farizon SV juga membawa fitur keselamatan lengkap. Van ini menyematkan sistem ADAS dengan hingga 30 fitur keselamatan aktif. Selain itu, kabin dilengkapi head unit yang mendukung Apple CarPlay dan Android Auto, kamera 360 derajat untuk visibilitas menyeluruh, serta jok dengan ventilasi guna meningkatkan kenyamanan penumpang.
Tantang Van Konvensional
Pada akhirnya, Farizon SV hadir sebagai alternatif serius bagi van konvensional bermesin pembakaran internal seperti Toyota Hiace. Dengan efisiensi energi tinggi, biaya operasional lebih rendah, kabin luas, serta emisi nol, Farizon SV menawarkan solusi transportasi berkelanjutan bagi pelaku bisnis di Indonesia.(*)









