FGD Hukum Adat Digelar, Ini Pesan Wawako Sungai Penuh

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 25 Februari 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Walikota Sungai Penuh, Azhar Hamzah saat menghadiri Focus Group Discussion (FGD) implementasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 55 Tahun 2025

Wakil Walikota Sungai Penuh, Azhar Hamzah saat menghadiri Focus Group Discussion (FGD) implementasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 55 Tahun 2025

SUNGAIPENUH,JS– Wakil Wali Kota Azhar Hamzah menegaskan komitmen Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam memperkuat pengakuan terhadap hukum adat dan norma sosial yang hidup di masyarakat.

Penegasan tersebut ia sampaikan saat menghadiri Focus Group Discussion (FGD) implementasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 55 Tahun 2025 tentang Tata Cara dan Kriteria Penetapan Hukum yang Hidup dalam Masyarakat, Rabu (25/2).

Baca Juga :  Wali Kota Sungai Penuh Terima Kunjungan BPMP Jambi

FGD Libatkan Unsur Strategis

FGD berlangsung di Ruang Rapat Rektorat, Gedung SBSN Lantai 2 IAIN Kerinci. Dalam forum ini, panitia menghadirkan unsur FORKOPIMDA, organisasi kemasyarakatan, kalangan akademisi, serta sejumlah tamu undangan.

Melalui kehadiran lintas sektor tersebut, penyelenggara mendorong dialog terbuka untuk menyelaraskan kebijakan nasional dengan kebutuhan daerah.

Pemkot Tegaskan Dukungan Penuh

Pada kesempatan itu, Azhar Hamzah menyambut baik pelaksanaan FGD. Menurutnya, PP Nomor 55 Tahun 2025 membuka ruang strategis bagi daerah untuk mengakui dan menguatkan hukum adat yang telah lama tumbuh di tengah masyarakat.

Selain itu, ia menilai regulasi tersebut mampu menjembatani hukum formal negara dengan nilai-nilai sosial yang hidup dan dipraktikkan sehari-hari.

“Pemerintah daerah siap mendukung implementasi PP ini. Namun, penerapannya harus tetap selaras dengan peraturan perundang-undangan,” tegas Azhar.

Baca Juga :  Bertemu Menteri PKP, Azhar Hamzah Sampaikan Usulan Strategis

Kolaborasi Jadi Kunci Utama

Lebih lanjut, Azhar menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi. Menurutnya, akademisi memiliki peran penting dalam memberikan kajian ilmiah agar kebijakan berjalan efektif dan terukur.

Dengan dukungan akademik, pemerintah dapat menerapkan regulasi secara tepat tanpa mengabaikan aspek sosial dan budaya masyarakat setempat.

“Pendekatan ilmiah membantu pemerintah merumuskan kebijakan yang adil, kontekstual, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Dorong Rekomendasi yang Aplikatif

Melalui FGD ini, para peserta diharapkan mampu merumuskan rekomendasi yang aplikatif dan relevan dengan kondisi sosial Kota Sungai Penuh. Rekomendasi tersebut nantinya dapat menjadi dasar dalam menerapkan PP Nomor 55 Tahun 2025 secara lebih responsif.

Akhirnya, pemerintah daerah optimistis hasil diskusi ini dapat memperkuat harmonisasi antara hukum negara dan kearifan lokal, sekaligus menjaga stabilitas sosial di tengah masyarakat.(*)

Berita Terkait

Bupati Batang Hari Lantik Puluhan Pejabat Strategis, Ini Pesan Penting Fadhil Arief
Damkar Sungai Penuh Ikut Bantu Pemadaman Kebakaran Di Sebukar, Sejumlah Desa Alami Pemadaman Listrik
Breaking News Kerinci: Rumah Warga Sebukar Dilalap Sijago Merah, Upaya Pemadaman Masih Berlangsung
Pemkot Jambi Ubah Jam Kerja ASN, Kini Aktivitas Bersama Anak dan Keluarga Masuk Penilaian E-Kinerja
Motor dan HP Ditemukan di Tepi Sungai, Seorang Pemancing Dikabarkan Hilang di Sungai Batanghari
Pimpin Pemusnahan KTP Rusak, Walikota Sungai Penuh juga Serahkan KTP Elektronik ke Pelajar dan Korban Kebakaran
Harga Sawit Juni 2026 Menguat, Simak Daftar Lengkap TBS Jambi Hari Ini
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026: Wali Kota Alfin Ajak ASN Pilah Sampah
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 07:01 WIB

Bupati Batang Hari Lantik Puluhan Pejabat Strategis, Ini Pesan Penting Fadhil Arief

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:31 WIB

Damkar Sungai Penuh Ikut Bantu Pemadaman Kebakaran Di Sebukar, Sejumlah Desa Alami Pemadaman Listrik

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:31 WIB

Breaking News Kerinci: Rumah Warga Sebukar Dilalap Sijago Merah, Upaya Pemadaman Masih Berlangsung

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:01 WIB

Pemkot Jambi Ubah Jam Kerja ASN, Kini Aktivitas Bersama Anak dan Keluarga Masuk Penilaian E-Kinerja

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:31 WIB

Motor dan HP Ditemukan di Tepi Sungai, Seorang Pemancing Dikabarkan Hilang di Sungai Batanghari

Berita Terbaru