Rebutan Bank Asing! Bisnis Ritel HSBC Indonesia Dibidik 5 Raksasa Asia

- Jurnalis

Sabtu, 28 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

HSBC. (Sumber/Google)

HSBC. (Sumber/Google)

BISNIS,JS- Perebutan bisnis ritel milik HSBC Holdings plc di Indonesia kian memanas. Sedikitnya lima bank jumbo Asia dikabarkan bersaing untuk mengambil alih aset bernilai lebih dari US$200 juta atau sekitar Rp3,1 triliun. Nilai ini mencerminkan besarnya daya tarik pasar perbankan ritel nasional.

Lima Bank Besar Masuk Arena

Pertama, minat kuat datang dari Singapura. Tiga raksasa keuangan negara tersebut—DBS Group Holdings Ltd, Oversea-Chinese Banking Corp (OCBC), dan United Overseas Bank Ltd (UOB)—disebut aktif mempelajari peluang akuisisi.

Baca Juga :  Panin Dai-ichi Life Bayar Klaim Miliaran, Kepercayaan Nasabah Terbukti

Selanjutnya, persaingan meluas ke kawasan lain. Dari Malaysia, CIMB Group Holdings Bhd ikut membidik aset tersebut. Sementara dari Jepang, Sumitomo Mitsui Financial Group Inc (SMFG) juga masuk daftar peminat.

Sumber Bloomberg menyebutkan, para calon pembeli kini bersiap mengajukan penawaran mengikat (binding bids) yang ditargetkan terkumpul pada pertengahan Maret 2026.

Arah Baru Strategi Global HSBC

Di sisi lain, langkah ini menegaskan perubahan strategi HSBC secara global. Bank asal Inggris itu tengah meninjau ulang bisnis ritel di Australia, Indonesia, dan Mesir, serta unit HSBC Life di Singapura.

Perubahan tersebut berjalan seiring dengan agenda transformasi yang digerakkan CEO Georges Elhedery sejak 2024. Ia mendorong penyederhanaan organisasi, memangkas ribuan posisi kerja, dan membagi operasional HSBC ke dalam empat divisi utama.

Hingga kini, pihak DBS, UOB, OCBC, CIMB, SMFG, maupun HSBC sama-sama memilih tidak memberikan komentar resmi.

Indonesia Jadi Magnet Ekspansi

Sementara itu, Indonesia terus memikat bank asing. Pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai level tertinggi dalam tiga tahun pada kuartal terakhir memperkuat daya tarik pasar domestik, terutama di segmen ritel dan konsumer.

Tren konsolidasi pun makin terlihat. Sebelumnya, Citigroup Inc telah melepas sejumlah aset non-inti di Indonesia.

Baca Juga :  IHSG Masih Kuat? Simak Level Kunci dan Saham Rekomendasi

Jejak Panjang HSBC di Tanah Air

Sebagai catatan, HSBC bukan pemain baru di Indonesia. Bank ini membuka cabang pertamanya sejak 1884. Sekitar dua dekade lalu, HSBC mengakuisisi PT Bank Ekonomi Raharja dan kemudian mengubah namanya menjadi PT Bank HSBC Indonesia pada 2016.

Baca Juga :  Ekonom Ingatkan Risiko di Balik Debt Switch Rp173,4 T

Kini, HSBC Indonesia mengoperasikan 28 cabang dan mempekerjakan sekitar 2.300 karyawan untuk melayani nasabah korporasi dan ritel. Pada 2022, manajemen sempat mengkaji rencana IPO unit Indonesia. Namun, arah tersebut bergeser. Opsi penjualan bisnis ritel kini muncul sebagai langkah paling realistis dalam peta transformasi global HSBC.

Jika kesepakatan tercapai, transaksi ini berpotensi mengubah lanskap perbankan ritel nasional dan menandai babak baru persaingan bank-bank besar Asia di Indonesia.(*)

Berita Terkait

KPR Subsidi Bisa 40 Tahun, Industri Asuransi Jiwa Kredit Berpeluang Raup Premi Lebih Besar
Investor Pasar Modal Indonesia Tembus 30,3 Juta, Aplikasi Investasi Tuntun Catat Lonjakan Pengguna 10 Kali Lipat
Harga Emas Perhiasan Sabtu 5 September 2026: 24 Karat Rp2,3 Juta, Ini Rincian Lengkapnya
Hari Pelanggan Nasional 2026, Cek Daftar Promo BRI untuk Kuliner hingga Traveling
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 4 September 2026: Cek Harga Terbaru Sebelum Beli atau Jual
Transaksi Rp28 di Livin’ by Mandiri Bisa Dapat Paket Makanan, Ini Cara dan Jadwal Program Berbagi Jelang HUT ke-28
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 3 September 2026 Naik atau Turun? Cek Daftar 24K hingga 12K
SR025 BNI 2026: Investasi Mulai Rp1 Juta, Kupon 6,9%, Ada Cashback Rp15 Juta
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 11:01 WIB

KPR Subsidi Bisa 40 Tahun, Industri Asuransi Jiwa Kredit Berpeluang Raup Premi Lebih Besar

Sabtu, 5 September 2026 - 23:01 WIB

Investor Pasar Modal Indonesia Tembus 30,3 Juta, Aplikasi Investasi Tuntun Catat Lonjakan Pengguna 10 Kali Lipat

Sabtu, 5 September 2026 - 09:35 WIB

Harga Emas Perhiasan Sabtu 5 September 2026: 24 Karat Rp2,3 Juta, Ini Rincian Lengkapnya

Jumat, 4 September 2026 - 14:01 WIB

Hari Pelanggan Nasional 2026, Cek Daftar Promo BRI untuk Kuliner hingga Traveling

Jumat, 4 September 2026 - 10:01 WIB

Harga Emas Perhiasan Hari Ini 4 September 2026: Cek Harga Terbaru Sebelum Beli atau Jual

Berita Terbaru