IHSG Masih Kuat? Simak Level Kunci dan Saham Rekomendasi

- Jurnalis

Jumat, 27 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Peluang Sahan IHSG. (Sumber/Google)

Ilustrasi Peluang Sahan IHSG. (Sumber/Google)

BISNIS,JS- BNI Sekuritas memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan Kamis (26/2/2026). Meski demikian, investor tetap perlu mencermati risiko koreksi jangka pendek, terutama jika indeks belum mampu menembus level kunci.

Seiring dengan proyeksi tersebut, sejumlah saham seperti PANI, JPFA, hingga EMAS masuk radar pelaku pasar untuk perdagangan hari ini.

Baca Juga :  Tekanan IHSG Meningkat, Investor Beralih ke Saham Dividen Tinggi

Asing Borong Saham Big Caps

Pada perdagangan Rabu (25/2/2026), IHSG berhasil ditutup menguat 0,5% ke level 8.322. Penguatan ini terjadi sejalan dengan kembalinya minat beli investor asing.

Berdasarkan catatan BNI Sekuritas, investor asing mencatatkan net buy sekitar Rp1,18 triliun. Adapun saham-saham yang paling banyak diborong antara lain BBRI, BBCA, UNTR, ADRO, dan ASII.

Kondisi tersebut mencerminkan kepercayaan pasar terhadap prospek jangka pendek IHSG, terutama pada saham-saham berkapitalisasi besar.

Sentimen Global Jadi Katalis Positif

Selain faktor domestik, sentimen global turut memberikan dorongan. Bursa saham Amerika Serikat yang berpusat di Wall Street kembali ditutup menguat dan mencetak level tertinggi.

Pada perdagangan Rabu malam waktu setempat, Dow Jones Industrial Average naik 0,63%, S&P 500 menguat 0,81%, sementara Nasdaq Composite melesat 1,26%, didorong penguatan saham-saham teknologi.

Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, menilai penguatan pasar global tersebut membuka peluang lanjutan bagi IHSG.

“Namun investor tetap perlu berhati-hati. Selama IHSG belum mampu menembus level 8.450, peluang koreksi masih terbuka,” jelasnya dalam riset harian.

Baca Juga :  BBCA Tertinggal, Saham Bank BUMN Jadi Rebutan Investor

Untuk perdagangan kemarin, BNI Sekuritas memperkirakan IHSG bergerak di kisaran support 8.250–8.270 dan resistance 8.380–8.450.

Dengan rentang tersebut, strategi trading jangka pendek dinilai lebih relevan dibandingkan pembelian agresif.

Saham Pilihan untuk Trading Hari Ini

Selanjutnya, BNI Sekuritas merekomendasikan beberapa saham sebagai trading idea yang dinilai memiliki peluang teknikal menarik:

  • PANI: Buy if Break950, target 10.075–10.200, cut loss di bawah 9.850.
  • JPFA: Spec Buy area 2.390–2.410, cut loss di bawah 2.380, target 2.470–2.530.
  • BULL: Spec Buy area 520–535, cut loss di bawah 520, target 550–570.
  • EMAS: Buy on Weakness area 8.225–8.300, cut loss di bawah 8.150, target 8.400–8.550.
  • ENRG: Spec Buy area 1.530–1.545, cut loss di bawah 1.510, target 1.570–1.620.
  • RAJA: Spec Buy area 4.640–4.720, cut loss di bawah 4.630, target 4.800–4.850.

Investor Diminta Tetap Disiplin

Sebagai penutup, meski peluang penguatan IHSG masih terbuka, investor disarankan tetap disiplin dalam menerapkan manajemen risiko. Selain itu, pergerakan indeks di area resistance utama perlu menjadi perhatian utama sebelum mengambil keputusan lanjutan.

Catatan ; Artikel ini hanya memuat tentang informasi semata, bukan untuk mengajak masyarakat dan mengikuti investasi, pasar saham, trending dan sebagainya. segala resiko seperti kegagalan di luar tanggung jawab jambisun.id. (*)

Berita Terkait

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 4 November 2026: Antam, UBS, Galeri 24 dan Retro Kompak Naik
Emas atau Deposito, Mana Lebih Menguntungkan? Kenali Risiko dan Keuntungannya Sebelum Investasi
Tabel Angsuran KUR BCA 2026 Rp500 Juta: Cicilan Mulai Rp9,6 Juta, Cek Bunga dan Tenor 1–5 Tahun
IHSG Anjlok 3,78% ke Level 4.904, Saham ANTM, EMTK dan HRTA Tertekan, Investor Wajib Waspada
Rupiah Bergerak di Rp18.145 per Dolar AS, Investor Waspadai Tekanan Global dan Arah Ekonomi AS
Harga Emas Dunia Rebound 2 Persen, Bangkit dari Level Terendah Setahun, Investor Pantau Level US$4.000
Rekomendasi Saham HRTA, MAPI, dan DEWA untuk Selasa 3 November 2026, Investor Perlu Cermati Peluang dan Risiko
Harga Emas Antam Hari Ini 2 November 2026 Naik, Simak Daftar Harga 0,5 Gram hingga 1 Kg dan Buyback
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 12:31 WIB

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 4 November 2026: Antam, UBS, Galeri 24 dan Retro Kompak Naik

Rabu, 4 November 2026 - 09:31 WIB

Emas atau Deposito, Mana Lebih Menguntungkan? Kenali Risiko dan Keuntungannya Sebelum Investasi

Rabu, 4 November 2026 - 06:01 WIB

Tabel Angsuran KUR BCA 2026 Rp500 Juta: Cicilan Mulai Rp9,6 Juta, Cek Bunga dan Tenor 1–5 Tahun

Selasa, 3 November 2026 - 22:01 WIB

IHSG Anjlok 3,78% ke Level 4.904, Saham ANTM, EMTK dan HRTA Tertekan, Investor Wajib Waspada

Selasa, 3 November 2026 - 17:01 WIB

Rupiah Bergerak di Rp18.145 per Dolar AS, Investor Waspadai Tekanan Global dan Arah Ekonomi AS

Berita Terbaru