Tak Perlu Pusing, Begini Cara Memulai Investasi Dolar untuk Pemula

- Jurnalis

Sabtu, 7 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi cara investasi Dolar.

Ilustrasi cara investasi Dolar.

BISNIS,JS- Di tengah fluktuasi ekonomi global, dolar Amerika Serikat (US$) tetap menjadi favorit bagi investor Indonesia. Dolar kini dianggap strategi cerdas untuk melindungi nilai kekayaan dari pelemahan Rupiah.

Keuntungan Menabung dan Berinvestasi Dolar

Menurut AXA Mandiri, salah satu keunggulan menabung dolar adalah fungsinya sebagai instrumen lindung nilai (hedging). Investor yang merencanakan kebutuhan masa depan, seperti biaya pendidikan di luar negeri atau perjalanan ibadah, bisa mengurangi risiko lonjakan kurs dengan menabung sejak dini.

Baca Juga :  Investasi Murah dan Praktis, ETF Emas Jadi Primadona 2026

Menabung dolar membantu melindungi daya beli saat terjadi inflasi atau pelemahan Rupiah. OCBC mencatat, faktor geopolitik, kebijakan suku bunga The Fed, dan kondisi ekonomi global sangat memengaruhi harga valas.

Cara Memulai Investasi Dolar untuk Pemula

Bagi pemula, ada beberapa cara aman dan legal untuk mulai menabung dolar:

  1. Buka Rekening Valas di Bank
    Banyak bank menyediakan tabungan mata uang asing dengan saldo awal terjangkau. Dana tersimpan aman dan bisa dipantau melalui aplikasi mobile banking.
  2. Beli Dolar di Money Changer Resmi
    Cara ini cocok bagi yang ingin menyimpan uang fisik. Pilih gerai berizin resmi dari Bank Indonesia (BI) untuk menghindari risiko.
  3. Investasi di Instrumen Berbasis Dolar
    Pilihan lain termasuk reksadana denominasi dolar atau polis asuransi jiwa dengan unsur investasi dolar.
  4. Gunakan Aplikasi Investasi Digital
    Beberapa platform fintech memungkinkan pembelian dolar secara cepat dan praktis secara digital.

Strategi ini membantu mendapatkan rata-rata harga kurs lebih stabil, mengurangi risiko kerugian akibat fluktuasi harian.

Baca Juga :  Modal Kecil tapi Menjanjikan, Investasi Perak Kini Jadi Incaran

Dolar vs Emas: Mana Lebih Menguntungkan?

Banyak investor bertanya-tanya, mana yang lebih baik: menabung dolar atau emas? Menurut Sahabat Pegadaian, keduanya memiliki keunggulan berbeda.

  • Emas cenderung stabil terhadap inflasi jangka panjang, tapi proses pencairannya memerlukan pengecekan fisik, sehingga likuiditas lebih rendah.
  • Dolar lebih praktis untuk transaksi sehari-hari, biaya penyimpanan lebih rendah, dan nilainya dipengaruhi kebijakan moneter AS.

Idealnya, investor mengombinasikan keduanya dalam satu portofolio untuk meminimalkan risiko sektoral.

Strategi Mengoptimalkan Imbal Hasil Kurs

  • Beli dolar saat Rupiah menguat, karena harga kurs lebih rendah.
  • Ambil untung (profit taking) ketika permintaan global terhadap dolar meningkat dan kurs naik.

Pastikan selalu menggunakan dana menganggur, bukan untuk kebutuhan pokok sehari-hari. Tentukan tujuan keuangan yang jelas: pendidikan, dana darurat, atau diversifikasi jangka panjang. Strategi ini membantu investasi tetap aman dan terencana.

Catatan ; Artikel ini hanya memuat tentang informasi semata, bukan untuk mengajak masyarakat dan mengikuti investasi, pasar saham, trending dan sebagainya. segala resiko seperti kegagalan di luar tanggung jawab jambisun.id. (*)

Berita Terkait

Harga Bitcoin Hari Ini Tembus Rp1,5 Miliar, BTC Kembali Menguat, Cek BTC ke Rupiah dan Pergerakannya
BEI Ubah Batas Harga Saham Jadi Rp1 Mulai 28 September 2026, Ini 46 Saham Gocap yang Terimbas
Bunga Deposito BRI, BNI, dan Mandiri 21 September 2026: Cek Suku Bunga Terbaru dan Simulasi Rp100 Juta
AXA Sharia Life Insurance Resmi Berdiri, Bidik Pasar Asuransi Syariah dan Perkuat Perlindungan Finansial Indonesia
BNI Sekuritas Perbarui Kantor Cabang, Investor Kini Bisa Dapat Edukasi Investasi Secara Langsung
Promo BRI Kartu Kredit September 2026: Diskon 25% di Boost, Transaksi Minimum Rp100 Ribu
Rupiah Tertekan 6,11% Sepanjang 2026, Kurs USD/IDR Capai Rp17.755
Bunga Mekaar Turun Jadi 8%, OJK Bicara Nasib Pinjaman Produktif Pinjol
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 04:01 WIB

Harga Bitcoin Hari Ini Tembus Rp1,5 Miliar, BTC Kembali Menguat, Cek BTC ke Rupiah dan Pergerakannya

Selasa, 22 September 2026 - 11:31 WIB

BEI Ubah Batas Harga Saham Jadi Rp1 Mulai 28 September 2026, Ini 46 Saham Gocap yang Terimbas

Senin, 21 September 2026 - 19:01 WIB

Bunga Deposito BRI, BNI, dan Mandiri 21 September 2026: Cek Suku Bunga Terbaru dan Simulasi Rp100 Juta

Sabtu, 19 September 2026 - 16:01 WIB

AXA Sharia Life Insurance Resmi Berdiri, Bidik Pasar Asuransi Syariah dan Perkuat Perlindungan Finansial Indonesia

Sabtu, 19 September 2026 - 08:30 WIB

BNI Sekuritas Perbarui Kantor Cabang, Investor Kini Bisa Dapat Edukasi Investasi Secara Langsung

Berita Terbaru