1.512 SPPG di Jawa Ditutup, BGN Pastikan Standar Terpenuhi

- Jurnalis

Kamis, 12 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA,JS- Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan operasional sementara 1.512 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Pulau Jawa setelah melakukan evaluasi menyeluruh dan menemukan banyak unit belum memenuhi persyaratan operasional. Langkah ini memastikan setiap SPPG hanya beroperasi saat standar keamanan, sanitasi, dan fasilitas terpenuhi.

Penutupan Akibat Persyaratan Operasional Belum Lengkap

Menurut Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah II, Albertus Dony Dewantoro, BGN menutup sementara unit-unit yang belum melengkapi dokumen penting dan fasilitas wajib. Beberapa masalah utama mencakup:

Baca Juga :  BGN; Mitra SPPG Wajib Terlibat Langsung Awasi Dapur MBG

Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) belum lengkap, sehingga unit tidak dapat menjamin kebersihan dan keamanan pangan.

Fasilitas Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) tidak memenuhi standar, yang berpotensi menimbulkan risiko kesehatan dan lingkungan.

Tempat tinggal bagi staf kunci, termasuk kepala unit, ahli gizi, dan akuntan, belum tersedia di beberapa lokasi, sehingga staf tidak dapat bekerja optimal.

Albertus menekankan, “Kami akan membuka kembali SPPG secara bertahap setelah setiap unit memenuhi semua persyaratan yang ditetapkan. Pendampingan dan verifikasi akan terus dilakukan agar standar layanan tercapai.”

Penutupan 1.512 SPPG tidak merata dan sebagian besar berada di Jawa Timur. Berikut sebaran lengkapnya:

  • Jawa Timur: 788 unit
  • Jawa Barat: 350 unit
  • DI Yogyakarta: 208 unit
  • Jawa Tengah: 54 unit
  • Banten: 62 unit
  • DKI Jakarta: 50 unit

Dengan distribusi seperti ini, BGN menekankan perlunya perhatian khusus di Jawa Timur dan Jawa Barat untuk mempercepat perbaikan fasilitas dan administrasi.

Baca Juga :  BGN Tegur 8 Dapur Program MBG di Jambi, Ini Penyebabnya

Langkah BGN untuk Membuka Kembali Unit

BGN akan mendampingi setiap SPPG agar memenuhi seluruh persyaratan, mulai dari sertifikasi, fasilitas sanitasi, hingga tempat tinggal staf. Tim verifikasi akan meninjau unit-unit yang ditutup dan memastikan standar higienis, sanitasi, serta fasilitas operasional terpenuhi sebelum unit dibuka kembali.

Melalui langkah ini, BGN menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) harus berjalan aman, higienis, dan efektif untuk mendukung kesehatan masyarakat.(*)

Berita Terkait

Gaji ASN 2027 Naik atau Tidak? Ini Besaran Gaji PNS dan PPPK 2026, Cek Golongan I hingga XVII
Pertamina Tebar Diskon BBM Rp450/Liter, Cek Cara Dapat Promo MyPertamina HUT RI ke-81
PPPK Paruh Waktu Kecewa Pidato Prabowo, Tuntut Diangkat Penuh Waktu dan Gaji Beralih ke APBN
BKN Luruskan Data 2.722 ASN Mengundurkan Diri, Mayoritas Ternyata Beralih Status Jadi PPPK Penuh Waktu
Harga Bright Gas Turun Lagi 15 Agustus 2026, Cek Harga 5,5 Kg dan 12 Kg serta Promo Hematnya
Gempa NTT M7,7 Guncang Nagekeo, Tsunami Terdeteksi hingga 94 Cm, BMKG Sempat Keluarkan Peringatan Dini
Pidato Kenegaraan Prabowo 2026: 121 Kebijakan Transformatif, Swasembada Pangan, MBG hingga Koperasi Merah Putih
PPPK Paruh Waktu Bisa Jadi PPPK Penuh Waktu, BKN Ungkap 1.147 ASN Sudah Beralih Status
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 07:01 WIB

Gaji ASN 2027 Naik atau Tidak? Ini Besaran Gaji PNS dan PPPK 2026, Cek Golongan I hingga XVII

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:01 WIB

Pertamina Tebar Diskon BBM Rp450/Liter, Cek Cara Dapat Promo MyPertamina HUT RI ke-81

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:01 WIB

PPPK Paruh Waktu Kecewa Pidato Prabowo, Tuntut Diangkat Penuh Waktu dan Gaji Beralih ke APBN

Minggu, 16 Agustus 2026 - 08:01 WIB

BKN Luruskan Data 2.722 ASN Mengundurkan Diri, Mayoritas Ternyata Beralih Status Jadi PPPK Penuh Waktu

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:03 WIB

Harga Bright Gas Turun Lagi 15 Agustus 2026, Cek Harga 5,5 Kg dan 12 Kg serta Promo Hematnya

Berita Terbaru