BEI Umumkan Struktur Kepemilikan Saham BMRI di Atas 1%

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BMRI beberkan Struktur kepemilikan saham di atas 1%.

BMRI beberkan Struktur kepemilikan saham di atas 1%.

BISNIS,JS- PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) secara resmi memublikasikan struktur kepemilikan saham perusahaan tercatat di atas 1 persen. Salah satu saham yang terungkap adalah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk atau BMRI.

Langkah ini mengikuti Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 1/KDK.04/2026. Keputusan tersebut menunjuk BEI dan KSEI sebagai penyedia data kepemilikan saham perusahaan terbuka. Kini, setiap bulan, publik dapat mengakses data ini melalui situs resmi BEI. Kebijakan ini bertujuan meningkatkan transparansi dan kualitas informasi kepemilikan saham di pasar modal.

Baca Juga :  ATM Siaga, Bank Mandiri Kucurkan Rp44 Triliun Jelang Lebaran

Mengenal Saham BMRI

Ticker “BMRI” menjadi simbol resmi saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk di Bursa Efek Indonesia. Dengan membeli saham BMRI, investor memiliki sebagian kecil dari bisnis perbankan terbesar di Indonesia.

Sejak dibentuk pada 2 Oktober 1998, Bank Mandiri hasil peleburan empat bank pemerintah—Bank Bumi Daya, Bank Dagang Negara, Bank Ekspor Impor Indonesia, dan Bank Pembangunan Indonesia—telah berkembang menjadi bank BUMN terbesar dan salah satu yang paling berpengaruh dalam perekonomian nasional.

Struktur Kepemilikan Saham BMRI di Atas 1%

Berdasarkan data resmi BEI, beberapa pemegang saham BMRI yang memiliki lebih dari 1% saham adalah:

Kode Saham Nama Emiten Nama Investor Domisili Persentase
BMRI Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Danantara Asset Management (Persero) 51,48%
BMRI Bank Mandiri (Persero) Tbk Indonesia Investment Authority Indonesia 8%
BMRI Bank Mandiri (Persero) Tbk DJS Ketenagakerjaan Program Jaminan Hari Tua Indonesia 1,33%
BMRI Bank Mandiri (Persero) Tbk Employees Provident Fund Board Malaysia 1,26%

Publikasi ini memberi investor informasi lengkap mengenai pemilik saham utama BMRI dan proporsinya.

Alasan Saham BMRI Selalu Menarik Investor

1. Kinerja Keuangan yang Solid dan Konsisten

Bank Mandiri rutin mencatat laba bersih yang tinggi. Pertumbuhan aset dan dana pihak ketiga terus meningkat. Kondisi ini membuat investor yakin bahwa perusahaan dikelola dengan baik dan berpotensi memberikan return yang stabil.

Baca Juga :  Dividen Bank Mandiri 2025 Diproyeksi Naik, Investor Wajib Tahu!

2. Dividen Rutin yang Menggiurkan

BMRI dikenal sebagai salah satu saham blue-chip yang membagikan dividen secara konsisten. Investor pemula maupun profesional dapat menikmati “hasil sewa” dari investasi secara periodik. Kebijakan dividen ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk berbagi keuntungan dengan pemegang saham.

3. Status Saham Blue-Chip dan BUMN

Sebagai saham blue-chip dan bank BUMN, BMRI dianggap lebih stabil dan terpercaya. Dampak sistemik perusahaan terhadap ekonomi nasional membuat investor menilai saham ini sebagai aset yang aman dengan dukungan pemerintah.

4. Transformasi Digital yang Masif

Bank Mandiri terus berinovasi dengan platform digital seperti Livin’ by Mandiri dan Kopra by Mandiri. Inisiatif ini menarik nasabah muda sekaligus meningkatkan efisiensi operasional. Investor menilai langkah digitalisasi ini sebagai fondasi untuk pertumbuhan jangka panjang.

5. Keterkaitan dengan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Memiliki saham BMRI seolah memiliki “kepentingan” dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Saat ekonomi berkembang, permintaan kredit dan layanan perbankan meningkat, yang mendukung kinerja bank secara keseluruhan.(*)

Berita Terkait

Empat Emiten Siapkan Rights Issue di 2026, Ini Saran Investor
Jadwal Libur Bank Selama Lebaran 2026: Transaksi Tetap Lancar Lewat Digital
BTN Siapkan Kenaikan Dividen 2025, Target ROE Naik 2%
Fenomane Jelang Lebaran, Ramai Warga Gadaikan Emas
Sempat Rugi, Industri Asuransi Umum Kini Balik Untung Rp15,8 Triliun
IHSG Ditutup Melemah Hari Ini, Saham Komoditas Jadi Pemicu
Asuransi Perjalanan Diprediksi Laris Menjelang Lebaran
Konflik Timur Tengah Seret Ekspor Kelapa Sawit Indonesia
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 16:30 WIB

Empat Emiten Siapkan Rights Issue di 2026, Ini Saran Investor

Sabtu, 14 Maret 2026 - 16:00 WIB

Jadwal Libur Bank Selama Lebaran 2026: Transaksi Tetap Lancar Lewat Digital

Sabtu, 14 Maret 2026 - 15:30 WIB

BTN Siapkan Kenaikan Dividen 2025, Target ROE Naik 2%

Sabtu, 14 Maret 2026 - 14:30 WIB

Fenomane Jelang Lebaran, Ramai Warga Gadaikan Emas

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:00 WIB

BEI Umumkan Struktur Kepemilikan Saham BMRI di Atas 1%

Berita Terbaru

Roblox pakai AI untuk ganti kata kasar dalam chat pengguna

Teknologi

Roblox Luncurkan AI untuk Ganti Bahasa Kasar di Chat

Sabtu, 14 Mar 2026 - 18:00 WIB

modifikasi MITSUBISHI L300.

Lifestyle

Rahasia Modifikasi L300 Agar Tampil Modern Tanpa Hilang Tenaga

Sabtu, 14 Mar 2026 - 17:00 WIB

BTN berencana bagi dividen lebih besar pada 2025

Bisnis

BTN Siapkan Kenaikan Dividen 2025, Target ROE Naik 2%

Sabtu, 14 Mar 2026 - 15:30 WIB