ATM Siaga, Bank Mandiri Kucurkan Rp44 Triliun Jelang Lebaran

- Jurnalis

Jumat, 27 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bank Mandiri

Bank Mandiri

BISNIS,JS – Menyambut Ramadan hingga Idulfitri 1447 Hijriah, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menyiapkan uang tunai sebesar Rp44 triliun. Bank Mandiri mengalokasikan dana tersebut untuk pengisian ATM dan Cash Recycling Machine (CRM).

Bank Mandiri menjalankan pengisian uang tunai pada 24 Februari hingga 25 Maret 2026. Nilai alokasi ini naik 5 persen secara tahunan (year on year/YoY). Pada periode yang sama tahun lalu, Bank Mandiri hanya menyiapkan Rp41,9 triliun.

Bank Mandiri Prediksi Lonjakan Transaksi Ramadan

Selama Ramadan dan Lebaran, Bank Mandiri memprediksi lonjakan transaksi masyarakat. Aktivitas belanja dan mobilitas warga mendorong peningkatan tersebut.

Baca Juga :  Catat Lokasi ATM pecahan Rp10 ribu dan Rp20 ribu Bank Mandiri

Corporate Secretary Bank Mandiri, Adhika Vista, menyebut kebutuhan pengisian uang tunai harian mencapai Rp1 triliun hingga Rp1,4 triliun.

Pembayaran gaji dan Tunjangan Hari Raya (THR) aparatur sipil negara (ASN) ikut memicu kenaikan transaksi. Selain itu, konsumsi rumah tangga meningkat tajam menjelang Idulfitri.

Bank Mandiri Perkuat Layanan Jaringan Nasional

Adhika menegaskan Bank Mandiri terus menjaga kesiapan layanan di seluruh jaringan.

“Penyediaan uang tunai ini menunjukkan komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan layanan terintegrasi selama Ramadan dan Idulfitri,” ujar Adhika.

Bank Mandiri Ikut SERAMBI 2026

Selain menyiapkan uang tunai, Bank Mandiri memperkuat distribusi uang layak edar. Perseroan mengikuti program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) 2026.

Program tersebut digelar oleh Bank Indonesia. Melalui program ini, Bank Mandiri menyediakan layanan penukaran uang Rupiah baru lewat aplikasi PINTAR BI, kas keliling, serta titik penukaran bersama perbankan.

Baca Juga :  Jadwal Berubah! Penukaran Uang Lebaran Dibuka Lebih Cepat

Bank Mandiri Siapkan Likuiditas BI-Fast Rp18 Triliun

Untuk mengantisipasi lonjakan transaksi non-tunai, Bank Mandiri menyiapkan likuiditas Rp18 triliun pada Rekening Settlement Dana (RSD) BI-Fast.

Likuiditas tersebut menopang transaksi pada 18–25 Maret 2026. Selama periode ini, kebutuhan harian mencapai sekitar Rp2,5 triliun.

Bank Mandiri Operasikan Ribuan ATM dan Ratusan Ribu EDC

Bank Mandiri mengoperasikan 12.900 unit ATM/CRM di seluruh Indonesia. Selain itu, perseroan juga mengelola 322.000 mesin EDC untuk mendukung transaksi nasabah.

Seluruh jaringan ini menjaga kelancaran transaksi selama libur Lebaran.

Livin’ by Mandiri Perkuat Transaksi Digital

Bank Mandiri terus mendorong transaksi digital melalui Livin’ by Mandiri. Hingga saat ini, 37,9 juta pengguna telah menggunakan aplikasi tersebut.

Nasabah dapat melakukan top up Mandiri e-money langsung dari aplikasi. Fitur ini mempermudah perjalanan mudik, khususnya di jalan tol.

Bank Mandiri Sediakan 1,1 Juta Kartu e-Money

Untuk mendukung mobilitas masyarakat, Bank Mandiri menyiapkan 1,1 juta kartu Mandiri e-money.

Nasabah dapat memperoleh kartu ini di kantor cabang, fitur Sukha di Livin’ by Mandiri, jaringan ritel seperti Indomaret dan Alfamart, platform e-commerce, serta vending machine di titik transportasi dan stasiun.

Baca Juga :  BBCA Tertinggal, Saham Bank BUMN Jadi Rebutan Investor

Tim IT Bank Mandiri Siaga 24 Jam

Bank Mandiri juga memperkuat sistem teknologi informasi. Perseroan membentuk tim monitoring IT yang berjaga 24 jam.

Tim ini mengawasi seluruh kanal pembayaran elektronik. Langkah ini menjaga stabilitas sistem selama lonjakan transaksi Ramadan dan Lebaran.

Melalui strategi tersebut, Bank Mandiri optimistis menjaga kepercayaan nasabah. Perseroan juga memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi nasional.(*)

Berita Terkait

Harga Bitcoin Hari Ini Anjlok atau Bakal Rebound? BTC Masih di Bawah US$65.000, Ini 5 Pemicu Utamanya
Harga Emas Perhiasan Hari Ini Sabtu 8 Agustus 2026: 24 Karat Tembus Rp2,18 Juta per Gram
Tabel KUR Mandiri Agustus 2026 Terbaru: Pinjaman Rp100 Juta Cicilan Mulai Rp1,9 Jutaan, Simak Syarat dan Cara Pengajuannya
BNI Kantongi Dana Rp18,5 Triliun dari Pemerintah, Peluang Kredit Usaha Makin Besar? Simak Dampaknya bagi Nasabah dan Ekonomi
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 6 Agustus 2026: Cek Harga 24 Karat hingga 12 Karat
Freelancer Wajib Tahu! Ini Asuransi Terbaik untuk Lindungi Penghasilan, Kesehatan, dan Masa Depan Finansial 2026
KUR BRI Rp150 Juta 2026: Simulasi Cicilan Mulai Rp3,25 Juta, Syarat Lengkap dan Cara Ajukan Modal Usaha Peternakan, Perikanan hingga Pertanian
Harga Emas Perhiasan Hari Ini Rabu 5 Agustus 2026 Turun, Cek Harga Terbarunya Disini
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:01 WIB

Harga Bitcoin Hari Ini Anjlok atau Bakal Rebound? BTC Masih di Bawah US$65.000, Ini 5 Pemicu Utamanya

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:01 WIB

Harga Emas Perhiasan Hari Ini Sabtu 8 Agustus 2026: 24 Karat Tembus Rp2,18 Juta per Gram

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:01 WIB

Tabel KUR Mandiri Agustus 2026 Terbaru: Pinjaman Rp100 Juta Cicilan Mulai Rp1,9 Jutaan, Simak Syarat dan Cara Pengajuannya

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:01 WIB

BNI Kantongi Dana Rp18,5 Triliun dari Pemerintah, Peluang Kredit Usaha Makin Besar? Simak Dampaknya bagi Nasabah dan Ekonomi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:01 WIB

Harga Emas Perhiasan Hari Ini 6 Agustus 2026: Cek Harga 24 Karat hingga 12 Karat

Berita Terbaru