Kemenhan Bakal Rekrut 30 Ribu SPPI, Berikut Jadwalnya

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 15 Maret 2026 - 08:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi rekruitmen SPPI Kemenhan untuk koperasi merah putih. (Sumber/Google)

Ilustrasi rekruitmen SPPI Kemenhan untuk koperasi merah putih. (Sumber/Google)

JAKARTA,JS- Kementerian Pertahanan membuka perekrutan 30 ribu sarjana untuk mengelola Koperasi Desa Merah Putih (KDPM), program pemerintah yang menargetkan 80 ribu koperasi beroperasi pada Agustus 2026. Program ini bertujuan memperkuat ekonomi desa sekaligus mencetak tenaga penggerak pembangunan yang profesional.

Target Program: 80 Ribu Koperasi Siap Beroperasi

Wakil Menteri Pertahanan, Donny Ermawan Taufanto, menekankan pentingnya kolaborasi antara Kementerian Pertahanan, TNI, dan Polri. “Kami menargetkan 30 ribu tenaga penggerak melalui dukungan lintas institusi. Mereka akan menjadi tulang punggung pengelolaan koperasi di seluruh Indonesia,” ujar Donny dalam rapat percepatan program Koperasi Desa Merah Putih, Kamis (12/3/2026).

Baca Juga :  Zulhas Dorong Koperasi Desa Jadi Motor Ekonomi MBG

Perekrutan Terbuka untuk Semua Sarjana dan Magister

Brigjen Rico Ricardo Sirait, Kepala Biro Informasi dan Hubungan Masyarakat Kemenhan, menegaskan perekrutan terbuka untuk umum. Seluruh sarjana maupun magister dari semua jurusan dapat mendaftar untuk posisi manajerial.

Proses Seleksi dan Pelatihan Intensif

Calon SPPI akan mengikuti proses seleksi ketat. Setelah lolos, mereka akan mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh Kemenhan. Para SPPI akan menempati posisi manajer di koperasi yang tersebar di berbagai wilayah.

Baca Juga :  Koperasi Ambil Alih Desa, Ekspansi Alfamart dan Indomaret Terancam

Rico menambahkan, pemerintah akan memulai perekrutan pada Juni 2026.Pihak Kemenhan fokus melakukan koordinasi lintas kementerian dan lembaga serta menyiapkan sarana pelatihan.

Dengan adanya SPPI, pemerintah berharap Koperasi Desa Merah Putih menjadi motor penggerak ekonomi desa, menciptakan lapangan kerja, sekaligus mempersiapkan generasi muda yang siap memimpin koperasi dengan profesionalisme tinggi.(*)

Berita Terkait

Pasar Modal Geger: OJK Bekukan Izin penjamin emisi NH Korindo
Honor Guru Non-ASN Bisa Dibayar dari Dana BOSP, Simak Aturannya
Kaget SPT Lebih Bayar Saat Lapor Pajak? Ini Penyebabnya
Merangkak Naik, Berikut Harga BBM Pertamina Terbaru Hari ini
Mudik Aman? Gunakan Platform Ini Sebelum Berangkat!
Presiden Prabowo Minta Pemerintah Siapkan Strategi Efisiensi BBM Antisipasi Krisis
1.512 SPPG di Jawa Ditutup, BGN Pastikan Standar Terpenuhi
27 Ribu Produk Ilegal Masuk Pasar, Konsumen Diminta Waspada
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 13:00 WIB

Pasar Modal Geger: OJK Bekukan Izin penjamin emisi NH Korindo

Minggu, 15 Maret 2026 - 10:00 WIB

Honor Guru Non-ASN Bisa Dibayar dari Dana BOSP, Simak Aturannya

Minggu, 15 Maret 2026 - 08:30 WIB

Kemenhan Bakal Rekrut 30 Ribu SPPI, Berikut Jadwalnya

Sabtu, 14 Maret 2026 - 23:00 WIB

Kaget SPT Lebih Bayar Saat Lapor Pajak? Ini Penyebabnya

Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:30 WIB

Merangkak Naik, Berikut Harga BBM Pertamina Terbaru Hari ini

Berita Terbaru

Dapat saldo dana gratis Rp 339 ribu

Lifestyle

Hore, Dapat Saldo DANA Gratis Rp339 Ribu! Ini Cara Klaimnya

Minggu, 15 Mar 2026 - 12:30 WIB

Ilustrasi Pemerintah Batasi Penggunaan Chatbot AI bagi Siswa.

Pendidikan

ChatGPT dan Media Sosial Dibatasi untuk Siswa, Simak Aturannya

Minggu, 15 Mar 2026 - 12:00 WIB

Foto ; Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti. (Sumber/Google)

Nasional

Honor Guru Non-ASN Bisa Dibayar dari Dana BOSP, Simak Aturannya

Minggu, 15 Mar 2026 - 10:00 WIB