Macet Parah Jambi–Palembang, Polisi Tutup Akses Tol: Ini Jalur Alternatif yang Bisa Dilewati

- Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v80), quality = 80?

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v80), quality = 80?

JAMBI,JS-  Arus lalu lintas di jalur penghubung Jambi–Palembang lumpuh total akibat kemacetan panjang yang terjadi selama beberapa hari terakhir. Kondisi ini memaksa pihak kepolisian mengambil langkah tegas dengan menutup sementara sejumlah akses tol demi mengurai kepadatan kendaraan.

Langkah tersebut langsung berdampak pada pengendara yang hendak menuju Sumatra Selatan. Banyak kendaraan terpaksa berhenti atau mencari jalur lain untuk melanjutkan perjalanan.

Baca Juga :  Arus Mudik Mulai Ramai, Lalu Lintas Tol Trans Sumatera Naik

Penutupan Tol untuk Cegah Kemacetan Meluas

Kepolisian menutup akses tol sejak Senin malam (16/3/2026). Keputusan ini diambil setelah antrean kendaraan semakin panjang dan berpotensi meluas hingga ke wilayah Jambi.

Petugas di lapangan segera melakukan penyekatan di beberapa pintu masuk tol. Tujuannya jelas, yaitu mencegah penumpukan kendaraan masuk ke titik kemacetan yang sudah kritis di wilayah Sumatra Selatan.

Selain itu, koordinasi dengan berbagai pihak terus dilakukan agar situasi tetap terkendali dan tidak menimbulkan kepanikan di kalangan pengendara.

Ini Titik Akses Tol yang Ditutup

Penutupan tidak dilakukan secara menyeluruh, melainkan difokuskan pada sejumlah titik strategis. Beberapa akses tol yang ditutup sementara antara lain:

Tol Muaro Sebapo, Kecamatan Mestong

Akses Tol Pijoan

Simpang Tiga Tempino

Ketiga titik tersebut menjadi jalur utama kendaraan dari Jambi menuju Palembang. Penutupan ini membuat arus kendaraan harus dialihkan ke jalur lain.

Jalur Alternatif Jadi Solusi Sementara

Sebagai langkah antisipasi, polisi mengarahkan pengendara untuk menggunakan jalur alternatif. Rute yang disarankan melewati Jalan Lintas Tengah Sumatra.

Baca Juga :  Macet Parah! Jalintim Jambi-Arah Palembang Ditutup Sementara

Pengendara dapat melintasi Muara Bulian, Sarolangun, Lubuk Linggau, Musi Rawas, hingga Sekayu sebelum kembali menuju Palembang. Meskipun jaraknya lebih jauh, jalur ini dinilai lebih lancar dibandingkan jalur utama yang saat ini macet total.

Pengalihan arus ini juga bertujuan menjaga distribusi logistik tetap berjalan, terutama bagi kendaraan angkutan barang.

Penyebab Kemacetan Mulai Terungkap

Kemacetan panjang ini tidak terjadi secara tiba-tiba. Sejumlah faktor menjadi pemicu utama, mulai dari kendaraan berat yang mengalami kerusakan hingga kecelakaan di jalur lintas.

Selain itu, tingginya volume kendaraan menjelang periode mudik turut memperparah kondisi di lapangan. Akibatnya, antrean kendaraan mengular hingga puluhan kilometer.

Polisi Turun Langsung ke Lapangan

Untuk memastikan situasi tetap terkendali, petugas kepolisian terus berjaga di titik-titik rawan. Mereka juga aktif memberikan informasi kepada pengendara, termasuk sopir bus dan kendaraan logistik.

Sosialisasi dilakukan secara langsung agar pengendara memahami kondisi terkini dan dapat memilih jalur terbaik. Dengan langkah ini, diharapkan kemacetan dapat segera terurai dan arus lalu lintas kembali normal.

Imbauan untuk Pengendara

Pengendara diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Selain itu, penting untuk memantau informasi lalu lintas terbaru sebelum memulai perjalanan.

Jika memungkinkan, pengendara juga disarankan menunda perjalanan hingga kondisi kembali normal guna menghindari terjebak kemacetan panjang.

Situasi di jalur Jambi–Palembang saat ini masih terus dipantau. Kepolisian memastikan akan membuka kembali akses tol setelah arus lalu lintas dinilai aman dan terkendali.(*)

Berita Terkait

Wali Kota Alfin Ingatkan Bahaya DBD di Sungai Penuh, Masyarakat Diminta Waspada dan Jaga Kebersihan Lingkungan
Bupati M Syukur Dorong Petani Merangin Perkuat Produksi Cabai, Desa Rasau Jadi Percontohan
Ekonomi Tumbuh, Kemiskinan Turun! Berikut Capaian Pemerintahan Alfin-Azhar di Sungai Penuh
Kasus ISPA Jambi Turun 973 Kasus, Ancaman Gangguan Pernapasan Masih Mengintai
Terlalu Lama ‘Parkir’, Sejumlah Pejabat Eselon III dan IV di Kerinci Mulai Menggerutu Menunggu Reshufle
BKPSDM Buka Sinyal Seleksi 4 Kepala OPD Sungai Penuh, Asesmen Ditargetkan Akhir Bulan
Tegas! Pembuang Sampah Sembarangan di Sungai Penuh Terancam Ditindak dan Diviralkan
Satgas PKH Sisir TNKS Kerinci-Merangin, Alat Berat dan Jejak Tambang Emas Ilegal Ditemukan
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 06:01 WIB

Wali Kota Alfin Ingatkan Bahaya DBD di Sungai Penuh, Masyarakat Diminta Waspada dan Jaga Kebersihan Lingkungan

Sabtu, 7 November 2026 - 22:01 WIB

Bupati M Syukur Dorong Petani Merangin Perkuat Produksi Cabai, Desa Rasau Jadi Percontohan

Sabtu, 7 November 2026 - 19:01 WIB

Ekonomi Tumbuh, Kemiskinan Turun! Berikut Capaian Pemerintahan Alfin-Azhar di Sungai Penuh

Sabtu, 7 November 2026 - 16:05 WIB

Kasus ISPA Jambi Turun 973 Kasus, Ancaman Gangguan Pernapasan Masih Mengintai

Sabtu, 7 November 2026 - 13:15 WIB

Terlalu Lama ‘Parkir’, Sejumlah Pejabat Eselon III dan IV di Kerinci Mulai Menggerutu Menunggu Reshufle

Berita Terbaru