Kisruh Kepesertaan, Penyelenggaraan JSFL Kerinci Disorot

PSSI Kerinci : Kami Hanya Membantu

- Jurnalis

Minggu, 16 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Terlihat Pengumuman pelaksanaan JSFL Kerinci, yang tidak mengikutsertakan Sekolah dari Kerinci hulu

Terlihat Pengumuman pelaksanaan JSFL Kerinci, yang tidak mengikutsertakan Sekolah dari Kerinci hulu

KERINCI, JS – Junior Soccer Fun League (JSFL) Regional Kerinci kembali mendapat sorotan setelah sejumlah sekolah di wilayah hilir tidak terdaftar sebagai peserta resmi. Padahal, ajang ini bertujuan untuk menjaring bakat sepak bola muda dari seluruh wilayah Kabupaten Kerinci, baik dari kawasan hilir maupun mudik (hulu).

Ketimpangan ini memunculkan pertanyaan dari masyarakat tentang transparansi dalam proses seleksi. Banyak yang menilai seleksi tersebut tidak mencerminkan tujuan utama JSFL, yaitu kompetisi untuk mencari bibit muda secara menyeluruh.

JSFL bertujuan untuk memetakan potensi pemain usia dini di Kabupaten Kerinci. Program ini seharusnya memberikan kesempatan yang sama bagi semua sekolah di setiap wilayah untuk mengirimkan tim. Namun, dalam pelaksanaan kali ini, hanya sekolah-sekolah di daerah mudik yang diikutkan, sementara sekolah-sekolah dari wilayah hilir tidak diakomodasi.

Keputusan ini menimbulkan keprihatinan karena bertentangan dengan misi kompetisi yang seharusnya melibatkan seluruh kecamatan di Kerinci. Warga menilai pentingnya pemerataan kompetisi agar potensi pemain muda dari seluruh wilayah dapat berkembang secara adil.

Baca Juga :  Pemuda Muara Semerah Kerinci Galang Donasi untuk Muhammad Farlan yang Berjuang Melawan Tumor Tulang

Masyarakat Minta Penjelasan Mengenai Dasar Seleksi

Beberapa tokoh masyarakat mulai menyuarakan ketidakpuasan mereka. Mereka merasa publik berhak mengetahui alasan mengapa sekolah-sekolah di wilayah hilir tidak dilibatkan. Keputusan ini berpotensi menciptakan kesenjangan dalam kualitas pembinaan antara wilayah hulu dan hilir.

“Kami ingin tahu apakah ada aturan teknis yang membuat sekolah hilir tidak memenuhi syarat, atau apakah mereka memang tidak diakomodasi sejak awal. Keterbukaan informasi sangat penting agar tidak muncul prasangka buruk,” ujar salah seorang tokoh masyarakat.

Selain masyarakat, sejumlah pelatih dari sekolah-sekolah di wilayah hilir juga mengungkapkan kekecewaan mereka. Anak didik mereka sudah menjalani latihan rutin untuk mempersiapkan diri mengikuti kompetisi, namun akhirnya tidak diberi kesempatan untuk tampil. Para pelatih khawatir hilangnya kesempatan ini akan memengaruhi motivasi siswa.

“Mereka sudah berlatih keras dan kehilangan kesempatan yang bisa menjadi batu loncatan bagi perkembangan mereka. Kami berharap JSFL tidak hanya memberi kesempatan kepada wilayah tertentu, tetapi juga kepada seluruh Kerinci,” ungkap salah satu pelatih.

Baca Juga :  Mobil Terjun ke Jurang di Kerinci, Dua Penumpang Hilang

Petinggi Pengcab PSSI Kerinci Bantah Keterlibatan dalam Seleksi

Ketika dikonfirmasi, salah seorang petinggi Pengcab PSSI Kerinci membantah bahwa Pengcab terlibat dalam menentukan peserta JSFL. Menurutnya, kepesertaan ditentukan oleh OPD terkait, yaitu Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan Dinas Pendidikan.

“Peserta ditentukan oleh Dispora dan Dinas Pendidikan, kami tidak terlibat dalam hal itu,” kata salah seorang pengurus Pengcab PSSI Kerinci yang meminta untuk tidak disebutkan namanya.

Sementara itu, Ketua Pengcab PSSI Kerinci, Alfikri membantah keterlibatan Pengcab PSSI Kerinci dalam kepesertaan JSFL tersebut. Menurutnya pihaknya hanya ikut mendukung kegiatan tersebut, tanpa terlibat langsung.

“PSSI sifatnya hanya sebatas membantu, tidak ada andil dalam penentuan peserta,”singkatnya via Whatsapp.(AN)

 

Berita Terkait

Besok Jadi Hari Penentuan, Siapa Tiga Besar Calon 5 Kepala OPD Sungai Penuh?
Bagi Masyarakat Jambi, Pahami ISPA pada Anak: Gejala, Faktor Risiko, dan Kapan Harus ke Dokter
Waspada Dampak Kabut Asap di Kerinci, Dinkes Instruksikan Puskesmas dan RSUD Siaga
Jika Persoalan Asset Belum Selesai, Mungkinkah Alfin dan Monadi Kompak Seperti Sekarang
ISPU Tebo Tembus 576, Kabut Asap Ancam Kesehatan Warga, Ini Langkah yang Perlu Dilakukan
Bunda PAUD Sungai Penuh Ingatkan Orang Tua, Ini Pentingnya Memilih Sekolah Anak
Perluasan Jaringan Menyasar Tiga Desa di Limun, Ini Wilayah yang Terjangkau
Sidak di Beberapa OPD, BKPSDM Sungai Penuh Temukan Sejumlah ASN Jarang Ngantor
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:06 WIB

Besok Jadi Hari Penentuan, Siapa Tiga Besar Calon 5 Kepala OPD Sungai Penuh?

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Waspada Dampak Kabut Asap di Kerinci, Dinkes Instruksikan Puskesmas dan RSUD Siaga

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Jika Persoalan Asset Belum Selesai, Mungkinkah Alfin dan Monadi Kompak Seperti Sekarang

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 22:01 WIB

ISPU Tebo Tembus 576, Kabut Asap Ancam Kesehatan Warga, Ini Langkah yang Perlu Dilakukan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Bunda PAUD Sungai Penuh Ingatkan Orang Tua, Ini Pentingnya Memilih Sekolah Anak

Berita Terbaru

Health benefits of Cassia vera

Internasional

Found only in Indonesia—here are the health benefits of cinnamon

Senin, 12 Okt 2026 - 02:55 WIB

Kode Redeem Free Fire hari ini 12 Oktober 2026

Dunia Game

Update Lebih Awal, Segera Klaim Kode Redeem FF 12 Oktober 2026

Senin, 12 Okt 2026 - 00:01 WIB