Kisruh Kepesertaan, Penyelenggaraan JSFL Kerinci Disorot

PSSI Kerinci : Kami Hanya Membantu

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 16 November 2025 - 20:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terlihat Pengumuman pelaksanaan JSFL Kerinci, yang tidak mengikutsertakan Sekolah dari Kerinci hulu

Terlihat Pengumuman pelaksanaan JSFL Kerinci, yang tidak mengikutsertakan Sekolah dari Kerinci hulu

KERINCI, JS – Junior Soccer Fun League (JSFL) Regional Kerinci kembali mendapat sorotan setelah sejumlah sekolah di wilayah hilir tidak terdaftar sebagai peserta resmi. Padahal, ajang ini bertujuan untuk menjaring bakat sepak bola muda dari seluruh wilayah Kabupaten Kerinci, baik dari kawasan hilir maupun mudik (hulu).

Ketimpangan ini memunculkan pertanyaan dari masyarakat tentang transparansi dalam proses seleksi. Banyak yang menilai seleksi tersebut tidak mencerminkan tujuan utama JSFL, yaitu kompetisi untuk mencari bibit muda secara menyeluruh.

JSFL bertujuan untuk memetakan potensi pemain usia dini di Kabupaten Kerinci. Program ini seharusnya memberikan kesempatan yang sama bagi semua sekolah di setiap wilayah untuk mengirimkan tim. Namun, dalam pelaksanaan kali ini, hanya sekolah-sekolah di daerah mudik yang diikutkan, sementara sekolah-sekolah dari wilayah hilir tidak diakomodasi.

Keputusan ini menimbulkan keprihatinan karena bertentangan dengan misi kompetisi yang seharusnya melibatkan seluruh kecamatan di Kerinci. Warga menilai pentingnya pemerataan kompetisi agar potensi pemain muda dari seluruh wilayah dapat berkembang secara adil.

Baca Juga :  Bernilai Rp 1,3 Milyar, Jambi Ekspor 36 Ton Pinang ke Bangladesh

Masyarakat Minta Penjelasan Mengenai Dasar Seleksi

Beberapa tokoh masyarakat mulai menyuarakan ketidakpuasan mereka. Mereka merasa publik berhak mengetahui alasan mengapa sekolah-sekolah di wilayah hilir tidak dilibatkan. Keputusan ini berpotensi menciptakan kesenjangan dalam kualitas pembinaan antara wilayah hulu dan hilir.

“Kami ingin tahu apakah ada aturan teknis yang membuat sekolah hilir tidak memenuhi syarat, atau apakah mereka memang tidak diakomodasi sejak awal. Keterbukaan informasi sangat penting agar tidak muncul prasangka buruk,” ujar salah seorang tokoh masyarakat.

Selain masyarakat, sejumlah pelatih dari sekolah-sekolah di wilayah hilir juga mengungkapkan kekecewaan mereka. Anak didik mereka sudah menjalani latihan rutin untuk mempersiapkan diri mengikuti kompetisi, namun akhirnya tidak diberi kesempatan untuk tampil. Para pelatih khawatir hilangnya kesempatan ini akan memengaruhi motivasi siswa.

“Mereka sudah berlatih keras dan kehilangan kesempatan yang bisa menjadi batu loncatan bagi perkembangan mereka. Kami berharap JSFL tidak hanya memberi kesempatan kepada wilayah tertentu, tetapi juga kepada seluruh Kerinci,” ungkap salah satu pelatih.

Baca Juga :  Lebih Modern, Ini Sistem Baru Pelaporan SPT Tahun Pajak 2025

Petinggi Pengcab PSSI Kerinci Bantah Keterlibatan dalam Seleksi

Ketika dikonfirmasi, salah seorang petinggi Pengcab PSSI Kerinci membantah bahwa Pengcab terlibat dalam menentukan peserta JSFL. Menurutnya, kepesertaan ditentukan oleh OPD terkait, yaitu Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan Dinas Pendidikan.

“Peserta ditentukan oleh Dispora dan Dinas Pendidikan, kami tidak terlibat dalam hal itu,” kata salah seorang pengurus Pengcab PSSI Kerinci yang meminta untuk tidak disebutkan namanya.

Sementara itu, Ketua Pengcab PSSI Kerinci, Alfikri membantah keterlibatan Pengcab PSSI Kerinci dalam kepesertaan JSFL tersebut. Menurutnya pihaknya hanya ikut mendukung kegiatan tersebut, tanpa terlibat langsung.

“PSSI sifatnya hanya sebatas membantu, tidak ada andil dalam penentuan peserta,”singkatnya via Whatsapp.(AN)

 

Berita Terkait

Cristiano Ronaldo Cetak 2 Gol, Al Nassr Resmi Juara Liga Arab Saudi 2026
DPRD Tanjabtim Siap Fasilitasi Sengketa Lahan, Edi Mubarak: Jangan Diam Jika Hak Tanah Dirugikan
Bupati Batang Hari Evaluasi Pendapatan Daerah 2026, Fadhil Arief Siapkan Strategi Baru Tingkatkan PAD
Resmi Jadi PNS, 24 ASN Baru IAIN Kerinci Ikuti Pelantikan Nasional Kemenag
Pemprov Jambi Rem Rekrutmen CPNS 2026, Ribuan Tenaga Honorer Masih Menunggu Kepastian
Sempat Viral dan Tuai Sorotan, Gaji PPPK Nakes RSUD Abundjani Bangko Dipastikan Segera Cair
Harga Sawit Jambi Naik Hari Ini! TBS Tembus Rp3.818/Kg, Petani Berpotensi Raup Untung Lebih Besar
PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2026, Duel Panas Penentu Raja Baru Eropa
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 03:01 WIB

Cristiano Ronaldo Cetak 2 Gol, Al Nassr Resmi Juara Liga Arab Saudi 2026

Jumat, 22 Mei 2026 - 22:02 WIB

DPRD Tanjabtim Siap Fasilitasi Sengketa Lahan, Edi Mubarak: Jangan Diam Jika Hak Tanah Dirugikan

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:07 WIB

Bupati Batang Hari Evaluasi Pendapatan Daerah 2026, Fadhil Arief Siapkan Strategi Baru Tingkatkan PAD

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:01 WIB

Resmi Jadi PNS, 24 ASN Baru IAIN Kerinci Ikuti Pelantikan Nasional Kemenag

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:30 WIB

Pemprov Jambi Rem Rekrutmen CPNS 2026, Ribuan Tenaga Honorer Masih Menunggu Kepastian

Berita Terbaru