Kepala BKN Tegaskan Peran ASN dalam Mewujudkan Asta Cita

- Jurnalis

Kamis, 20 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Zudan Arif Fakrullah

Foto : Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Zudan Arif Fakrullah

JAKARTA,JS – Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Zudan Arif Fakrullahfoto, meminta seluruh ASN—PNS maupun PPPK—yang kini berjumlah sekitar 5 juta orang memastikan implementasi Asta Cita memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Dalam forum konsolidasi nasional pengelola manajemen ASN se-Indonesia, Prof. Zudan menekankan perlunya pergeseran reformasi birokrasi. Ia meminta instansi meninggalkan pendekatan administratif dan fokus pada reformasi substantif. Reformasi ini harus melindungi ASN, memudahkan urusan publik, dan menghadirkan layanan yang membahagiakan.

“Indonesia membutuhkan orkestrasi tata kelola kepegawaian yang kuat, adaptif, dan terintegrasi,” ujar Prof. Zudan dalam Rakornas Kepegawaian di Jakarta.

Baca Juga :  Bolehkah PPPK Paruh Waktu Terima Bansos, Simak Penjelasannya

Ia menegaskan reformasi birokrasi harus terus bergerak maju sesuai perkembangan sektor lain. BKN memainkan peran penting dalam mengorkestrasi manajemen ASN. Tujuannya, Asta Cita terwujud melalui penguatan knowledge, attitude, dan competency ASN.

“Kita perlu mengubah cara pandang dari regulasi yang represif menjadi regulasi yang responsif, relevan, dan adaptif terhadap perubahan sosial dan teknologi,” tambahnya.

Prof. Zudan juga menyoroti kebijakan terbaru BKN yang berpihak pada ASN. BKN merilis sembilan kebijakan pro-karier, mulai dari kemudahan pencantuman gelar akademik dan profesi, hingga penyederhanaan proses kenaikan pangkat dan penguatan manajemen talenta.

Baca Juga :  Jeritan Guru PPPK: Digaji di Bawah Honorer, Kontrak Terancam Putus

BKN kini fokus melakukan profiling ASN PNS dan PPPK. Mereka mengumpulkan data kompetensi, latar pendidikan, rekam jejak, dan potensi ASN. Data ini membantu pemerintah menempatkan ASN di posisi yang tepat. Upaya ini juga mendukung penilaian dan pengembangan profesi ASN berbasis data.

Prof. Zudan mengajak seluruh birokrat mendukung transformasi reformasi birokrasi. Ia menekankan kerja sama kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dan DPR RI sebagai kunci sukses.

“Dengan kolaborasi yang kuat, reformasi birokrasi dari administratif ke substantif akan mempercepat pencapaian Asta Cita. ASN akan makin profesional, adaptif, dan relevan dalam melayani publik,” tutupnya.(AN)

Berita Terkait

Gaji ASN 2027 Naik atau Tidak? Ini Besaran Gaji PNS dan PPPK 2026, Cek Golongan I hingga XVII
Pertamina Tebar Diskon BBM Rp450/Liter, Cek Cara Dapat Promo MyPertamina HUT RI ke-81
PPPK Paruh Waktu Kecewa Pidato Prabowo, Tuntut Diangkat Penuh Waktu dan Gaji Beralih ke APBN
BKN Luruskan Data 2.722 ASN Mengundurkan Diri, Mayoritas Ternyata Beralih Status Jadi PPPK Penuh Waktu
Harga Bright Gas Turun Lagi 15 Agustus 2026, Cek Harga 5,5 Kg dan 12 Kg serta Promo Hematnya
Gempa NTT M7,7 Guncang Nagekeo, Tsunami Terdeteksi hingga 94 Cm, BMKG Sempat Keluarkan Peringatan Dini
Pidato Kenegaraan Prabowo 2026: 121 Kebijakan Transformatif, Swasembada Pangan, MBG hingga Koperasi Merah Putih
PPPK Paruh Waktu Bisa Jadi PPPK Penuh Waktu, BKN Ungkap 1.147 ASN Sudah Beralih Status
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 07:01 WIB

Gaji ASN 2027 Naik atau Tidak? Ini Besaran Gaji PNS dan PPPK 2026, Cek Golongan I hingga XVII

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:01 WIB

Pertamina Tebar Diskon BBM Rp450/Liter, Cek Cara Dapat Promo MyPertamina HUT RI ke-81

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:01 WIB

PPPK Paruh Waktu Kecewa Pidato Prabowo, Tuntut Diangkat Penuh Waktu dan Gaji Beralih ke APBN

Minggu, 16 Agustus 2026 - 08:01 WIB

BKN Luruskan Data 2.722 ASN Mengundurkan Diri, Mayoritas Ternyata Beralih Status Jadi PPPK Penuh Waktu

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:03 WIB

Harga Bright Gas Turun Lagi 15 Agustus 2026, Cek Harga 5,5 Kg dan 12 Kg serta Promo Hematnya

Berita Terbaru