JAMBI,JS- Kabar gembira datang bagi para santri, pelajar pesantren, dan generasi muda penghafal Al Quran di Provinsi Jambi. Pemerintah Provinsi Jambi resmi membuka pendaftaran Program Beasiswa Tahfiz Al Quran Tahun 2026 yang menjadi salah satu program unggulan dalam mendukung pendidikan berbasis keagamaan.
Program ini menjadi peluang besar bagi anak-anak daerah yang memiliki hafalan Al Quran untuk mendapatkan bantuan pendidikan sekaligus penghargaan atas dedikasi mereka dalam menjaga kalamullah.
Melalui program unggulan Jambi Agamis, pemerintah menargetkan sebanyak 300 santri dari setiap kabupaten dan kota untuk mengikuti seleksi. Program ini juga menjadi bagian dari visi besar menghadirkan satu desa satu penghafal Al Quran.
Program Beasiswa Tahfiz Jadi Prioritas Pemprov Jambi
Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Jambi, Amrulsyah, menjelaskan bahwa proses penjaringan peserta saat ini sedang berlangsung dan mendapat perhatian besar dari masyarakat.
Menurutnya, program ini bukan sekadar bantuan pendidikan biasa, melainkan bentuk apresiasi pemerintah kepada putra-putri daerah yang telah menunjukkan kesungguhan dalam menghafal Al Quran.
Program tahfiz ini juga menjadi salah satu pilar penting dalam pembangunan karakter generasi muda Jambi.
“Penjaringan tengah berproses, ini merupakan program Jambi Agamis yang diluncurkan Gubernur Jambi,” ujarnya, Senin (11/5/2026).
Ia menegaskan bahwa kehadiran program ini diharapkan mampu meningkatkan semangat anak-anak muda untuk semakin dekat dengan Al Quran dan menjadikan nilai-nilai Islam sebagai fondasi kehidupan.
Selain itu, pemerintah ingin memastikan bahwa pendidikan agama berjalan beriringan dengan pendidikan formal.
Bagi masyarakat yang ingin mengikuti program ini, pendaftaran telah dibuka sejak 1 Mei 2026 dan akan berlangsung hingga 20 Mei 2026.
Karena waktu pendaftaran cukup singkat, calon peserta perlu segera menyiapkan seluruh dokumen persyaratan agar tidak kehilangan kesempatan emas ini.
Informasi lengkap mengenai mekanisme pendaftaran dapat dipantau melalui media sosial resmi Biro Kesra Setda Provinsi Jambi.
Selain jalur online, masyarakat juga dapat mengajukan permohonan secara langsung melalui kantor Biro Kesra yang berada di lingkungan Kantor Gubernur Jambi.
Alamat Pengajuan Berkas
Kantor Gubernur Jambi
Jalan Jenderal Ahmad Yani
Telanaipura, Kota Jambi
Calon peserta disarankan datang lebih awal agar proses verifikasi dokumen berjalan lancar.
Syarat Umum Penerima Beasiswa Tahfiz Al Quran 2026
Persyaratan ini bertujuan agar bantuan tepat sasaran dan benar-benar diberikan kepada peserta yang memiliki komitmen kuat terhadap pendidikan agama.
Berikut syarat umumnya:
- Usia minimal 8 tahun dan maksimal 18 tahun
- Maksimal duduk di kelas 5 SD atau sederajat
- Maksimal kelas 8 SMP atau sederajat
- Maksimal kelas 11 SMA atau sederajat
Khusus bagi siswa kelas 6 SD dan kelas 9 SMP, pemerintah tetap memberikan kesempatan untuk mendaftar.
Ketentuan ini bertujuan agar program benar-benar berkelanjutan dan memberikan manfaat jangka panjang.
Minimal Hafal 5 Juz Jadi Syarat Utama
Selain persyaratan usia dan pendidikan, kemampuan hafalan Al Quran menjadi syarat paling penting dalam seleksi Beasiswa Tahfiz ini.
Calon penerima wajib memiliki hafalan minimal 5 juz.
Namun, pemerintah juga membuka kategori hafalan yang lebih tinggi, yaitu:
- 5 juz
- 10 juz
- 15 juz
- 20 juz
- 30 juz
Semakin tinggi jumlah hafalan yang dimiliki peserta, semakin besar peluang untuk lolos seleksi.
Hal ini karena pemerintah ingin memberikan penghargaan lebih besar kepada santri yang telah menunjukkan konsistensi tinggi dalam menghafal Al Quran.
Program ini sekaligus menjadi motivasi besar bagi para pelajar untuk terus meningkatkan hafalan mereka.
Dokumen Tambahan yang Wajib Disiapkan
Selain syarat utama di atas, peserta juga wajib melampirkan dokumen pendukung agar proses seleksi berjalan lebih akurat.
Dokumen tersebut meliputi:
- Surat rekomendasi domisili dari desa atau kelurahan setempat
- Surat keterangan resmi dari rumah tahfiz, pesantren, atau lembaga pendidikan
- Surat yang menerangkan jumlah hafalan Al Quran peserta
Dokumen ini menjadi bukti administratif sekaligus validasi bahwa peserta benar-benar aktif dalam pendidikan tahfiz.
Tanpa kelengkapan berkas tersebut, peluang lolos seleksi tentu menjadi lebih kecil.
Karena itu, calon peserta perlu memastikan semua dokumen tersusun rapi sebelum batas akhir pendaftaran.
Program Tahfiz Ini Sudah Masuk Tahun Kelima
Amrulsyah menjelaskan bahwa Beasiswa Tahfiz Al Quran kini telah memasuki tahun kelima pelaksanaan.
Artinya, program ini bukan program musiman, melainkan agenda berkelanjutan yang menjadi prioritas Pemerintah Provinsi Jambi.
Selama lima tahun terakhir, program ini telah membantu banyak santri dalam melanjutkan pendidikan sekaligus memperkuat posisi Jambi sebagai daerah yang konsisten membangun SDM berbasis nilai keislaman.
Program ini juga menjadi simbol komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara spiritual.
Visi Besar: Satu Desa Satu Penghafal Al Quran
Salah satu tujuan utama program ini adalah menghadirkan satu desa satu penghafal Al Quran.
Menurut Amrulsyah, kehadiran hafiz Al Quran di setiap wilayah akan membawa dampak besar bagi kehidupan sosial dan spiritual masyarakat.
“Harapan kita, dengan adanya penghafal Al Quran di setiap wilayah, InsyaAllah Jambi senantiasa diberikan perlindungan oleh Allah SWT. Selain itu, ini adalah bekal benteng agama bagi anak-anak kita di era globalisasi yang tantangannya semakin berat,” jelasnya.
Pernyataan ini menegaskan bahwa program beasiswa bukan hanya soal bantuan dana, tetapi investasi besar bagi masa depan daerah.
Kesempatan Emas Jangan Sampai Terlewat
Program Beasiswa Tahfiz Al Quran Jambi 2026 menjadi kesempatan langka yang sangat berharga bagi para santri dan keluarga.
Di tengah tingginya biaya pendidikan, bantuan seperti ini tentu sangat membantu sekaligus menjadi motivasi besar untuk terus menjaga hafalan Al Quran.
Karena itu, masyarakat yang memiliki anak dengan kemampuan tahfiz perlu segera memanfaatkan kesempatan ini sebelum pendaftaran ditutup pada 20 Mei 2026.
Semakin cepat mendaftar dan semakin lengkap dokumen yang disiapkan, semakin besar peluang untuk menjadi salah satu dari 300 santri terbaik yang lolos seleksi.
Program ini bukan hanya tentang beasiswa, tetapi tentang masa depan, keberkahan, dan investasi akhirat.(*)









