Banjir Bandang Kerinci 2026: Rumah Warga Terendam, Akses Jalan Depati Parbo Lumpuh Total

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir di Kecamatan Danau Kerinci Barat Kerinci

Banjir di Kecamatan Danau Kerinci Barat Kerinci

KERINCI,JS- Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, pada Rabu sore (20/5/2026), memicu banjir bandang yang menerjang sejumlah desa di Kecamatan Danau Kerinci Barat. Debit air yang turun dari kawasan perbukitan meningkat sangat cepat hingga meluap ke permukiman warga dan badan jalan utama.

Peristiwa banjir bandang Kerinci hari ini langsung membuat aktivitas masyarakat terganggu. Genangan air merendam rumah warga, memutus akses transportasi, serta memicu kekhawatiran munculnya banjir susulan dan longsor di beberapa titik rawan.

Lima desa yang terdampak banjir bandang meliputi Desa Tanjung Pauh Mudik, Punai Merindu, Pancuran Tiga, Sumur Jauh, dan sejumlah wilayah sekitar Kecamatan Danau Kerinci Barat.

Warga menyebut hujan turun dengan intensitas tinggi sejak sore hari. Dalam waktu singkat, aliran air dari perbukitan berubah menjadi arus deras yang langsung masuk ke kawasan permukiman.

Jalan Depati Parbo Lumpuh Akibat Genangan dan Arus Deras

Banjir tidak hanya merendam rumah masyarakat. Arus air juga menggenangi Jalan Depati Parbo yang menjadi jalur penting penghubung aktivitas warga di wilayah tersebut.

Sejumlah kendaraan roda dua maupun roda empat gagal melintas karena tingginya debit air. Beberapa pengendara memilih memutar arah demi menghindari risiko terseret arus banjir.

Kondisi ini membuat lalu lintas sempat lumpuh total. Warga yang hendak pulang maupun melanjutkan perjalanan terpaksa berhenti di lokasi aman sambil menunggu debit air menurun.

Masyarakat sekitar langsung mengabadikan kondisi banjir dan mengunggahnya ke media sosial. Video arus deras yang melintasi jalan raya hingga mendekati rumah warga dengan cepat menyebar dan menarik perhatian publik.

Situasi tersebut membuat kata kunci “banjir Kerinci hari ini” dan “banjir bandang Kerinci” ramai dicari pengguna internet.

Curah Hujan Tinggi Jadi Pemicu Utama

Camat Danau Kerinci Barat, Noverman Nurdin, M.Si, menjelaskan bahwa curah hujan tinggi menjadi faktor utama yang memicu banjir bandang di wilayah tersebut.

Menurutnya, kawasan perbukitan di sekitar Danau Kerinci Barat menerima hujan dengan intensitas cukup ekstrem sehingga debit air meningkat drastis dalam waktu singkat.

“Curah hujan meningkat sangat tinggi sore ini sehingga aliran air meluap ke permukiman warga dan badan jalan,” ujarnya.

Ia juga meminta masyarakat tetap siaga karena cuaca di wilayah Kerinci masih berpotensi hujan hingga malam hari.

Baca Juga :  Bupati Kerinci Tunjuk Maya Novefri Jadi Plt Direktur Perumda Tirta Sakti, Ini Tugas dan Target Besarnya

Selain ancaman banjir susulan, pemerintah kecamatan juga mengingatkan warga terkait potensi longsor di daerah lereng dan kawasan perbukitan.

Warga Mulai Evakuasi Barang Berharga

Saat banjir mulai masuk ke rumah-rumah, warga langsung bergerak cepat menyelamatkan barang elektronik, dokumen penting, hingga kendaraan.

Beberapa keluarga memilih mengungsi sementara ke rumah kerabat yang berada di lokasi lebih tinggi dan aman dari genangan air.

Anak-anak dan lansia menjadi prioritas utama dalam proses evakuasi mandiri tersebut. Warga juga saling membantu memindahkan perabot rumah tangga agar tidak rusak akibat terendam banjir.

Di beberapa titik, masyarakat tampak berjaga sambil memantau kondisi debit air yang terus berubah.

Kondisi cuaca yang belum stabil membuat warga memilih tetap siaga hingga malam hari.

Pemerintah Kecamatan Lakukan Pemantauan Intensif

Pemerintah Kecamatan Danau Kerinci Barat langsung bergerak cepat setelah menerima laporan banjir dari masyarakat.

Petugas kecamatan bersama pemerintah desa turun ke sejumlah lokasi terdampak untuk memantau kondisi warga sekaligus mendata kerusakan awal.

Mereka juga berkoordinasi dengan instansi terkait guna mempercepat penanganan darurat di lapangan.

Fokus utama saat ini mencakup keselamatan warga, kelancaran akses jalan, serta antisipasi munculnya banjir susulan.

Selain itu, aparat setempat juga meminta masyarakat mengurangi aktivitas di dekat aliran sungai maupun daerah rawan longsor selama hujan masih berlangsung.

Bupati Kerinci Menuju Lokasi Banjir

Di tengah situasi darurat tersebut, rombongan Bupati Kerinci dikabarkan langsung menuju lokasi banjir bandang untuk meninjau kondisi warga terdampak.

Kehadiran pemerintah daerah diharapkan dapat mempercepat distribusi bantuan dan penanganan bencana di lapangan.

Warga berharap pemerintah segera menyalurkan bantuan logistik, membersihkan akses jalan, dan membantu proses pemulihan rumah yang terdampak banjir.

Selain itu, masyarakat juga meminta solusi jangka panjang untuk mengurangi risiko banjir bandang yang kerap muncul saat hujan deras mengguyur wilayah Kerinci.

Baca Juga :  Curhat ASN PPPK Paruh Waktu Kerinci: Status Naik, Tapi Penghasilan Malah Bikin Pusing

Potensi Longsor Masih Mengintai

Selain banjir bandang, ancaman longsor juga mulai menjadi perhatian serius masyarakat maupun pemerintah setempat.

Wilayah Danau Kerinci Barat memiliki sejumlah kawasan perbukitan yang cukup rawan mengalami pergerakan tanah saat hujan dengan intensitas tinggi terus terjadi.

Karena itu, warga yang tinggal di dekat lereng bukit diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama saat malam hari ketika curah hujan sulit diprediksi.

Petugas juga mengimbau masyarakat segera melapor jika menemukan retakan tanah, pohon miring, atau aliran air yang tidak normal di sekitar permukiman.

Langkah cepat sangat penting untuk menghindari korban jiwa apabila terjadi longsor mendadak.

Pendataan Kerugian Masih Berlangsung

Hingga Rabu malam, petugas masih melakukan inventarisasi terhadap jumlah rumah terdampak, kerugian material, serta kemungkinan adanya korban akibat banjir bandang tersebut.

Belum ada laporan resmi terkait korban jiwa. Namun, pemerintah meminta masyarakat tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca dan arahan petugas di lapangan.

Tim gabungan juga terus memantau perkembangan debit air di sejumlah titik rawan.

Jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi, pemerintah kemungkinan akan menyiapkan langkah evakuasi tambahan demi menjaga keselamatan warga.

Banjir Bandang Kerinci Jadi Sorotan Warga Net

Peristiwa banjir bandang di Kerinci langsung menjadi perhatian luas di media sosial. Banyak pengguna internet membagikan video kondisi jalan yang berubah menjadi aliran sungai serta rumah warga yang mulai terendam.

Sebagian netizen meminta pemerintah mempercepat normalisasi drainase dan penguatan sistem mitigasi bencana di kawasan rawan banjir.

Tidak sedikit pula warga yang mengingatkan pentingnya menjaga kawasan hutan dan daerah resapan air agar bencana serupa tidak terus berulang setiap musim hujan datang.

Cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah Indonesia dalam beberapa pekan terakhir juga membuat masyarakat semakin waspada terhadap ancaman banjir dan longsor.

Imbauan Penting untuk Warga Kerinci

Pemerintah mengimbau masyarakat agar:

  • Menghindari daerah aliran sungai saat hujan deras
  • Tidak memaksakan melintas di jalan yang terendam banjir
  • Menyiapkan dokumen penting dan kebutuhan darurat
  • Memantau informasi cuaca terbaru
  • Segera mengungsi jika debit air terus meningkat

Keselamatan warga menjadi prioritas utama di tengah kondisi cuaca ekstrem yang masih berlangsung di wilayah Kabupaten Kerinci dan sekitarnya.(*)

Berita Terkait

Jelang Iduladha 2026, Pemkot Jambi Turunkan Harga Sembako Lewat Operasi Pasar Murah
Sri Kartini Alfin Gaspol Perangi Stunting, TP PKK Sungai Penuh Perkuat Posyandu 2026
RSUD Abundjani Bangko Kini Punya CT Scan dan Mamografi Modern, Warga Merangin Tak Perlu Lagi Berobat ke Jambi atau Padang
PT Tren Gen Horizon Kantongi HAKI Resmi dari DJKI, Bisnis Iklan Digital Berbasis Website Kian Dipercaya
Wako Alfin Turun Langsung ke Kantor Camat, Disiplin ASN Sungai Penuh Jadi Perhatian Serius
70 Desa di Kerinci Resmi Go Digital, Urus Surat Kini Tak Perlu Antre Lama
Hewan Kurban di Jambi Dipastikan Sehat, Stok Sapi Surplus Jelang Iduladha 2026, PMK Terkendali
Ketua TP PKK Sungai Penuh Hadiri HUT IBI ke-75, Perkuat Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:05 WIB

Jelang Iduladha 2026, Pemkot Jambi Turunkan Harga Sembako Lewat Operasi Pasar Murah

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:31 WIB

Banjir Bandang Kerinci 2026: Rumah Warga Terendam, Akses Jalan Depati Parbo Lumpuh Total

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:13 WIB

Sri Kartini Alfin Gaspol Perangi Stunting, TP PKK Sungai Penuh Perkuat Posyandu 2026

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:08 WIB

RSUD Abundjani Bangko Kini Punya CT Scan dan Mamografi Modern, Warga Merangin Tak Perlu Lagi Berobat ke Jambi atau Padang

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:35 WIB

PT Tren Gen Horizon Kantongi HAKI Resmi dari DJKI, Bisnis Iklan Digital Berbasis Website Kian Dipercaya

Berita Terbaru