JAMBI,JS- Tidak hanya Sungai Penuh, Kabupaten Kerinci kembali mencatat pencapaian penting dalam tata kelola pemerintahan daerah. Pemerintah Kabupaten Kerinci sukses mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk yang ke-11 kalinya secara berturut-turut setelah menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.
Prestasi tersebut semakin memperkuat posisi Kabupaten Kerinci sebagai salah satu daerah dengan kualitas pengelolaan keuangan daerah terbaik di Provinsi Jambi. Selain itu, capaian ini menunjukkan konsistensi pemerintah daerah dalam menerapkan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta pengelolaan anggaran yang berorientasi pada pelayanan publik.
Bupati Kerinci, Monadi, S.Sos., M.Si., menerima langsung dokumen LHP dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Jambi di Auditorium Sultan Thaha pada Selasa, 2 Juni 2026.
Keberhasilan mempertahankan opini tertinggi dari BPK ini menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Kerinci untuk terus memperkuat reformasi birokrasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, dan mempercepat pembangunan daerah.
WTP Ke-11 Menjadi Bukti Pengelolaan Keuangan Daerah yang Semakin Baik
Opini Wajar Tanpa Pengecualian bukan sekadar simbol penghargaan administratif. Penilaian tersebut menunjukkan bahwa laporan keuangan pemerintah daerah telah memenuhi standar akuntansi pemerintahan, memiliki sistem pengendalian internal yang memadai, serta mematuhi berbagai regulasi pengelolaan keuangan negara.
Selama sebelas kali berturut-turut mempertahankan opini WTP, Pemerintah Kabupaten Kerinci terus melakukan berbagai perbaikan, mulai dari peningkatan kualitas perencanaan anggaran, optimalisasi pengawasan internal, hingga digitalisasi sistem administrasi keuangan.
Bupati Monadi menegaskan bahwa keberhasilan ini lahir dari kolaborasi seluruh perangkat daerah yang bekerja secara konsisten menjaga tata kelola pemerintahan yang profesional.
Menurutnya, pencapaian tersebut bukan garis akhir, melainkan pijakan untuk terus menghadirkan pemerintahan yang efektif, responsif, dan dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Sinergi Perangkat Daerah dan DPRD Jadi Faktor Utama
Keberhasilan meraih opini WTP ke-11 tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak. Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), DPRD Kabupaten Kerinci, serta aparatur sipil negara di lingkungan pemerintah daerah memainkan peran penting dalam menjaga kualitas pengelolaan anggaran.
Koordinasi lintas sektor memungkinkan proses perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan keuangan berjalan lebih terukur dan sesuai aturan.
Pemerintah Kabupaten Kerinci juga terus mendorong budaya kerja berbasis kinerja, transparansi, dan pelayanan publik agar setiap penggunaan anggaran benar-benar memberikan dampak nyata kepada masyarakat.
Sinergi tersebut akhirnya menghasilkan tata kelola keuangan yang lebih sehat sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.
Mengapa Opini WTP Penting untuk Daerah?
Banyak masyarakat bertanya mengapa opini WTP menjadi indikator penting bagi pemerintah daerah.
Secara umum, opini WTP memberikan beberapa dampak strategis, antara lain:
- Meningkatkan Kepercayaan Publik
Masyarakat cenderung lebih percaya kepada pemerintah daerah yang mampu mengelola anggaran secara transparan dan bertanggung jawab.
- Mendorong Investasi Daerah
Daerah dengan tata kelola keuangan yang baik sering kali lebih menarik bagi investor karena dianggap memiliki stabilitas administrasi dan regulasi yang jelas.
- Mempercepat Pembangunan
Pengelolaan anggaran yang efektif memungkinkan program pembangunan berjalan lebih tepat sasaran.
- Memperkuat Reputasi Pemerintah Daerah
Opini WTP berulang kali menunjukkan konsistensi kualitas tata kelola pemerintahan.
Tantangan Setelah Meraih WTP Ke-11
Meski berhasil mempertahankan opini tertinggi dari BPK, Pemerintah Kabupaten Kerinci tetap menghadapi tantangan besar.
Beberapa tantangan yang perlu diantisipasi antara lain:
- Meningkatkan efisiensi belanja daerah
- Mempercepat transformasi digital pemerintahan
- Memastikan seluruh program tepat sasaran
- Mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD)
- Memperkuat pengawasan penggunaan anggaran
Karena itu, opini WTP harus menjadi dasar untuk melakukan perbaikan berkelanjutan, bukan hanya pencapaian administratif tahunan.
Menuju Kerinci Berdaya Saing, Maju dan Sejahtera
Pemerintah Kabupaten Kerinci terus mengusung visi pembangunan daerah yang berdaya saing, maju, dan sejahtera.
Komitmen tersebut tidak hanya diwujudkan melalui pengelolaan keuangan yang baik, tetapi juga lewat pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan, penguatan sektor pertanian, hingga pengembangan ekonomi lokal.
Dengan fondasi tata kelola keuangan yang semakin kuat, pemerintah daerah memiliki ruang lebih besar untuk menjalankan berbagai program strategis yang berdampak langsung pada masyarakat.
Sebelas kali meraih opini WTP menjadi bukti bahwa Kabupaten Kerinci terus bergerak menuju pemerintahan modern yang profesional dan akuntabel.
FAQ
Apa itu opini WTP?
WTP atau Wajar Tanpa Pengecualian merupakan opini tertinggi dari BPK yang menunjukkan laporan keuangan pemerintah dinilai wajar sesuai standar akuntansi pemerintahan.
Berapa kali Kabupaten Kerinci meraih WTP?
Kabupaten Kerinci berhasil meraih opini WTP sebanyak 11 kali berturut-turut hingga tahun 2026.
Siapa yang menerima LHP BPK Tahun 2025?
Bupati Kerinci, Monadi, S.Sos., M.Si., menerima langsung LHP LKPD Tahun Anggaran 2025.
Apa manfaat opini WTP bagi masyarakat?
Opini WTP mendorong transparansi anggaran, meningkatkan pelayanan publik, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.
Kesimpulan
Keberhasilan Kabupaten Kerinci mempertahankan opini WTP ke-11 kali berturut-turut menjadi bukti nyata bahwa tata kelola keuangan daerah terus bergerak ke arah yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel.
Prestasi ini juga menunjukkan kuatnya sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, serta seluruh perangkat daerah dalam menjaga kualitas pengelolaan anggaran.
Ke depan, tantangan terbesar bukan hanya mempertahankan penghargaan, tetapi memastikan setiap rupiah anggaran mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mempercepat terwujudnya Kerinci yang berdaya saing, maju, serta sejahtera.(TIM)









