Waspada Modus Silent Call! Panggilan Telepon Tanpa Suara Bisa Jadi Awal Rekening Bank dan Dompet Digital Dibobol

- Jurnalis

Rabu, 5 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Waspada modus Silent call yang berujung penipuan

Waspada modus Silent call yang berujung penipuan

TEKNOLOGI,JS- Kejahatan siber terus berkembang dengan pola yang semakin sulit dikenali. Jika dulu pelaku lebih sering menyebarkan tautan phishing, file APK berbahaya, atau menawarkan hadiah palsu melalui pesan singkat, kini mereka memanfaatkan teknik yang jauh lebih halus melalui silent call atau panggilan telepon tanpa suara.

Banyak orang menganggap panggilan hening sebagai gangguan jaringan atau salah sambung. Padahal, di balik panggilan yang hanya berlangsung beberapa detik itu, pelaku bisa saja sedang mengumpulkan informasi penting yang menjadi langkah awal untuk menjalankan aksi penipuan lebih besar.

Modus ini termasuk bagian dari Social Engineering atau rekayasa sosial, yaitu teknik manipulasi psikologis yang bertujuan memperoleh informasi pribadi korban. Setelah nomor telepon berhasil teridentifikasi aktif, pelaku dapat mengombinasikan data tersebut dengan kebocoran data digital lainnya untuk menyusun berbagai skenario penipuan yang tampak meyakinkan.

Karena itu, masyarakat perlu memahami bagaimana modus ini bekerja agar tidak menjadi korban berikutnya.

Apa Itu Silent Call?

Silent call merupakan panggilan telepon dari nomor yang tidak dikenal. Ketika penerima mengangkat telepon, tidak terdengar suara apa pun dari lawan bicara.

Biasanya panggilan berlangsung sekitar dua hingga lima detik sebelum sambungan terputus secara otomatis.

Walaupun terlihat sederhana, tujuan pelaku bukan untuk berbicara dengan korban. Mereka memanfaatkan sistem robocall atau panggilan otomatis guna mengidentifikasi nomor telepon yang aktif.

Mengapa Pelaku Menggunakan Silent Call?

Pelaku memiliki beberapa tujuan ketika melakukan panggilan tanpa suara.

1. Memastikan Nomor Masih Aktif

Saat seseorang mengangkat telepon, sistem langsung mencatat bahwa nomor tersebut benar-benar digunakan.

Informasi ini memiliki nilai tinggi bagi pelaku karena mereka hanya ingin mengincar nomor yang aktif.

2. Menganalisis Kebiasaan Korban

Pelaku dapat mengetahui kapan seseorang biasanya mengangkat telepon.

Data sederhana ini membantu mereka menentukan waktu terbaik untuk melakukan penipuan melalui telepon maupun WhatsApp.

3. Memancing Korban Menelepon Balik

Sebagian orang merasa penasaran setelah menerima panggilan misterius.

Rasa penasaran itu sering membuat korban menghubungi nomor tersebut.

Dalam beberapa kasus, nomor itu merupakan layanan premium internasional yang mengenakan tarif sangat mahal. Modus ini dikenal sebagai Wangiri Fraud, salah satu bentuk Banking Fraud yang masih banyak ditemukan di berbagai negara.

Baca Juga :  Biar Tak Diteror Telepon Spam, Ini Cara Blokir Nomor Tak Dikenal

4. Mengumpulkan Sampel Suara

Ketika korban menjawab,

“Halo?”

atau

“Siapa ini?”

pelaku dapat merekam suara tersebut.

Kini perkembangan Artificial Intelligence (AI Voice Cloning) memungkinkan pelaku membuat tiruan suara seseorang dengan sampel yang sangat singkat.

Suara tiruan kemudian digunakan untuk menghubungi keluarga korban, rekan kerja, atau bahkan pihak perusahaan dengan tujuan meminta transfer uang.

Mengapa Silent Call Berbahaya?

Ancaman silent call bukan terletak pada panggilan itu sendiri.

Bahaya sebenarnya muncul setelah nomor korban berhasil masuk ke dalam database pelaku.

Nomor aktif memiliki harga jual tinggi di pasar gelap digital karena lebih mudah dijadikan sasaran berbagai jenis penipuan, mulai dari investasi bodong, pinjaman online ilegal, hingga pembobolan akun perbankan.

Pelaku juga dapat menggabungkan nomor telepon dengan data yang bocor dari berbagai platform digital.

Ciri-Ciri Silent Call yang Patut Diwaspadai

Masyarakat perlu mengenali beberapa tanda berikut.

Nomor Tidak Dikenal

Panggilan berasal dari nomor yang belum pernah tersimpan di kontak.

Kadang nomor menggunakan kode luar negeri atau kombinasi angka yang tidak biasa.

Tidak Ada Suara Sama Sekali

Saat telepon diangkat, tidak terdengar suara manusia maupun operator.

Keheningan berlangsung beberapa detik.

Sambungan Cepat Terputus

Telepon berhenti secara otomatis dalam waktu singkat.

Pelaku memang tidak membutuhkan percakapan panjang.

Panggilan Berulang

Nomor serupa dapat menghubungi korban berkali-kali dalam satu hari.

Bahkan digit nomor sering hanya berbeda satu atau dua angka.

Muncul Spam Setelahnya

Beberapa hari kemudian korban mulai menerima:

  • SMS phishing
  • WhatsApp penipuan
  • Tawaran investasi palsu
  • Pinjaman online ilegal
  • Promo yang mencurigakan

Risiko yang Mengintai Korban

Silent call dapat memicu berbagai ancaman serius.

Rekening Bank Berisiko Menjadi Target

Nomor aktif sering menjadi sasaran penipuan yang mengatasnamakan bank.

Pelaku kemudian meminta kode OTP, PIN, atau password mobile banking.

Dompet Digital Lebih Mudah Diserang

Pengguna e-wallet juga tidak luput dari incaran.

Pelaku dapat berpura-pura menjadi petugas layanan pelanggan.

Mereka kemudian mengarahkan korban untuk memberikan kode verifikasi.

Identitas Digital Dicuri

Data yang terkumpul dapat digunakan untuk membuat identitas palsu.

Kasus seperti ini sering berujung pada pembukaan akun ilegal maupun pengajuan pinjaman online atas nama korban.

AI Voice Cloning

Perkembangan Cybersecurity menunjukkan bahwa AI kini mampu meniru suara manusia secara realistis.

Pelaku cukup memperoleh sampel suara singkat.

Karena itu, masyarakat sebaiknya menghindari berbicara terlalu banyak ketika menerima telepon dari nomor asing.

Baca Juga :  BRImo Rentan Dibobol? Ini 10 Cara Ampuh Melindungi Saldo Rekening dari Hacker dan Penipuan Online 2026

Cara Melindungi Diri dari Modus Silent Call

Agar keamanan Digital Banking Security tetap terjaga, lakukan beberapa langkah berikut.

Jangan Menelepon Balik

Jika panggilan terputus tanpa suara, abaikan saja.

Jangan menghubungi nomor tersebut meskipun rasa penasaran muncul.

Tunggu Lawan Bicara Berbicara Terlebih Dahulu

Apabila terpaksa mengangkat telepon dari nomor asing, tunggu beberapa detik.

Biarkan pihak lain memulai percakapan.

Jika tetap hening, segera akhiri panggilan.

Aktifkan Filter Spam

Gunakan fitur bawaan ponsel atau aplikasi penyaring panggilan.

Teknologi tersebut membantu mengidentifikasi nomor yang sering dilaporkan sebagai spam.

Aktifkan Two Factor Authentication (2FA)

Semua akun penting sebaiknya menggunakan Two Factor Authentication (2FA).

Lapisan keamanan tambahan ini membuat pelaku lebih sulit mengambil alih akun.

Jangan Pernah Memberikan OTP

Petugas bank, dompet digital, maupun lembaga resmi tidak pernah meminta:

  • PIN
  • Password
  • OTP
  • Kode verifikasi

Siapa pun yang meminta data tersebut patut dicurigai.

Verifikasi Melalui Call Center Resmi

Jika seseorang mengaku berasal dari bank atau perusahaan keuangan, hentikan percakapan.

Hubungi langsung call center resmi untuk memastikan kebenarannya.

Apa yang Harus Dilakukan Jika Terlanjur Menjawab?

Apabila sudah terlanjur merespons panggilan mencurigakan, segera lakukan langkah berikut.

  1. Ganti password seluruh akun penting.
  2. Ubah PIN mobile banking dan dompet digital.
  3. Aktifkan autentikasi dua faktor.
  4. Blokir nomor tersebut.
  5. Laporkan melalui aplikasi penyaring spam.
  6. Hubungi bank jika merasa data sudah bocor.
  7. Laporkan ke Patroli Siber atau OJK apabila muncul indikasi penipuan.

Semakin cepat tindakan dilakukan, semakin kecil peluang pelaku menyalahgunakan data pribadi.

Mengapa Kesadaran Digital Sangat Penting?

Perkembangan teknologi memang menghadirkan kemudahan dalam bertransaksi. Namun, teknologi yang sama juga dimanfaatkan pelaku kejahatan siber untuk menjalankan berbagai modus baru.

Saat ini, keamanan digital tidak lagi bergantung pada kekuatan password semata. Pengguna juga harus memahami pola penipuan yang terus berubah.

Kesadaran terhadap Financial Security, Digital Privacy, dan Online Scam menjadi benteng pertama sebelum teknologi keamanan bekerja.

Kesimpulan

Silent call mungkin hanya berlangsung beberapa detik, tetapi dampaknya dapat berujung pada pencurian identitas, pembobolan rekening bank, hingga penyalahgunaan data pribadi.

Karena itu, jangan pernah menganggap remeh panggilan tanpa suara dari nomor yang tidak dikenal. Hindari menelepon balik, aktifkan fitur keamanan tambahan seperti 2FA, serta selalu lakukan verifikasi melalui saluran resmi sebelum memberikan informasi apa pun.

Semakin tinggi kewaspadaan terhadap berbagai bentuk Social Engineering, semakin kecil peluang pelaku memanfaatkan data pribadi untuk melakukan aksi kejahatan siber. Di era transaksi digital yang semakin maju, menjaga keamanan informasi pribadi menjadi langkah penting agar rekening bank, dompet digital, dan aset keuangan tetap terlindungi.(*)

Berita Terkait

Akun Instagram Dibatasi? Ini Cara Mengatasi Restriksi Instagram agar Cepat Pulih, Penyebab, dan Tips Mencegah Akun Kena Limit Lagi
Biaya Admin OVO Terbaru Agustus 2026, Transfer ke Bank Berapa? Simak Tarif Lengkap Top Up, Transfer, dan Tarik Tunai
YouTube vs Facebook Pro 2026, Mana Lebih Menghasilkan Uang? Ini Perbandingan CPM, RPM, Monetisasi, dan Potensi Penghasilan Terbesar
Upgrade DANA Premium Selalu Gagal? Ini Penyebab Utama, Cara Mengatasinya, dan Solusi Agar Verifikasi Berhasil 100%
Jangan Asal Upload! Ini Rahasia Video TikTok yang Berpotensi Mendapat RPM Lebih Baik pada Agustus 2026
CPM YouTube Indonesia 2026 Terbaru! Begini Cara Kreator Raih Penghasilan Lebih Besar dari AdSense
Suno AI Ubah Cara Orang Membuat Lagu! Cuma Modal Teks, Musik Profesional Bisa Jadi dalam Hitungan Menit
Registrasi Kartu SIM Biometrik Tembus 10 Juta Pengguna, Aturan Baru Komdigi Bikin Nomor Anonim Makin Sulit Beroperasi
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:01 WIB

Waspada Modus Silent Call! Panggilan Telepon Tanpa Suara Bisa Jadi Awal Rekening Bank dan Dompet Digital Dibobol

Selasa, 4 Agustus 2026 - 18:01 WIB

Akun Instagram Dibatasi? Ini Cara Mengatasi Restriksi Instagram agar Cepat Pulih, Penyebab, dan Tips Mencegah Akun Kena Limit Lagi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 15:01 WIB

Biaya Admin OVO Terbaru Agustus 2026, Transfer ke Bank Berapa? Simak Tarif Lengkap Top Up, Transfer, dan Tarik Tunai

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:01 WIB

YouTube vs Facebook Pro 2026, Mana Lebih Menghasilkan Uang? Ini Perbandingan CPM, RPM, Monetisasi, dan Potensi Penghasilan Terbesar

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:01 WIB

Upgrade DANA Premium Selalu Gagal? Ini Penyebab Utama, Cara Mengatasinya, dan Solusi Agar Verifikasi Berhasil 100%

Berita Terbaru