Bellingham Buka Pesta, Espí Jadi Penentu! Real Madrid Taklukkan Espanyol 2-1

- Jurnalis

Minggu, 23 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Selebrasi ppemain real madrid kemenangan atas espanyol 2-1

Selebrasi ppemain real madrid kemenangan atas espanyol 2-1

SPORT,JS- Real Madrid mengawali perjalanan mereka di LaLiga 2026/2027 dengan kemenangan dramatis. Los Blancos menundukkan Espanyol dengan skor 2-1 dalam pertandingan di RCDE Stadium, Barcelona, Minggu (23/8/2026) dini hari WIB.

Kemenangan tersebut terasa semakin spesial karena Jose Mourinho kembali memimpin Real Madrid dalam pertandingan kompetitif setelah menjalani periode pertamanya bersama klub tersebut.

Mourinho langsung mendapat ujian serius. Espanyol mampu memberikan perlawanan sengit dan membuat Real Madrid kesulitan mempertahankan keunggulan.

Jude Bellingham membawa Madrid unggul lebih dahulu pada menit ke-9. Namun, Alex Calatrava menyamakan kedudukan pada menit ke-30.

Ketika pertandingan tampak menuju hasil imbang, Carlos Espí muncul sebagai pembeda. Penyerang muda tersebut mencetak gol pada menit ke-90 dan mengantar Real Madrid membawa pulang tiga poin.

Debut Kedua Jose Mourinho Langsung Menghasilkan Tiga Poin

Pertandingan Real Madrid vs Espanyol memiliki perhatian besar dari penggemar sepak bola dunia.

Kembalinya Jose Mourinho ke kursi pelatih Real Madrid membuat laga tersebut menjadi salah satu pertandingan yang paling menarik perhatian pada awal musim.

Mourinho kembali menghadapi tantangan besar. Real Madrid membawa ambisi tinggi setelah melakukan sejumlah perubahan dalam skuad.

Pelatih asal Portugal tersebut langsung menurunkan kombinasi pemain berpengalaman dan sejumlah rekrutan baru.

Nama seperti Kylian Mbappe, Vinicius Junior, Jude Bellingham, Arda Guler, Thibaut Courtois, dan Federico Valverde tetap menjadi bagian penting dalam permainan Madrid.

Di sisi lain, beberapa pemain baru juga mendapat kesempatan tampil.

Mourinho kemudian menunjukkan keberaniannya melakukan perubahan ketika pertandingan memasuki babak kedua.

Keputusan tersebut akhirnya membuahkan hasil.

Carlos Espí masuk pada menit ke-80 untuk menggantikan Bellingham. Hanya sekitar 10 menit berada di lapangan, Espí mencetak gol kemenangan yang mengubah jalannya pertandingan.

Bellingham Buka Keunggulan Real Madrid

Real Madrid langsung mengambil inisiatif sejak awal pertandingan.

Los Blancos mencoba menguasai area tengah sekaligus mencari ruang di sekitar kotak penalti Espanyol.

Tekanan tersebut menghasilkan peluang pada menit-menit awal.

Pada menit ke-9, Madrid memperoleh kesempatan melalui situasi bola mati.

Arda Guler mengambil tendangan bebas dan mengirim bola ke area berbahaya.

Bellingham membaca arah bola dengan baik.

Gelandang asal Inggris tersebut kemudian menyambut umpan Guler dengan sundulan keras.

Bola melaju melewati jangkauan Marko Dmitrovic dan masuk ke gawang Espanyol.

Real Madrid unggul 1-0.

Gol tersebut sekaligus memperlihatkan kembali salah satu kekuatan Madrid. Mereka mampu memanfaatkan kualitas pemain dalam situasi bola mati.

Bellingham juga menunjukkan kemampuannya mencari ruang di area pertahanan lawan.

Baca Juga :  Fantastis! Real Madrid Jadi Klub Terkaya Dunia 2026, Valuasi Tembus Rp169 Triliun Kalahkan Barcelona dan Manchester United

Espanyol Tidak Gentar Menghadapi Real Madrid

Gol cepat tidak membuat Espanyol kehilangan kepercayaan diri.

Tim tuan rumah justru meningkatkan tekanan.

Espanyol mulai berani memainkan bola lebih jauh dari wilayah pertahanan sendiri.

Javi Hernandez menjadi salah satu pemain yang berperan dalam membangun serangan.

Pada menit ke-30, Javi Hernandez mengirim bola ke dalam kotak penalti.

Alex Calatrava kemudian menyambut peluang tersebut.

Calatrava melepaskan tembakan yang membuat Thibaut Courtois tidak mampu menghentikannya.

Skor berubah menjadi 1-1.

Gol tersebut mengubah momentum pertandingan.

Real Madrid tidak lagi mendapatkan ruang seleluasa pada awal laga. Espanyol semakin percaya diri dan mulai memberikan tekanan dari berbagai sisi.

Madrid tetap mencoba merespons.

Kylian Mbappe beberapa kali memanfaatkan kecepatannya untuk membuka pertahanan Espanyol.

Namun, penyelesaian akhir Madrid belum mampu kembali mengubah papan skor.

Kedua tim akhirnya memasuki ruang ganti dengan skor 1-1.

Babak Kedua Berjalan Lebih Ketat

Selepas jeda, Real Madrid kembali meningkatkan intensitas serangan.

Mourinho meminta anak asuhnya bermain lebih agresif.

Madrid terus mencari celah melalui kombinasi umpan pendek dan serangan dari sisi sayap.

Arda Guler kembali menjadi salah satu pemain yang aktif menciptakan peluang.

Bellingham juga mendapat kesempatan emas untuk mencetak gol keduanya.

Pada menit ke-54, Bellingham melepaskan sundulan yang mengarah ke gawang.

Namun, Dmitrovic melakukan penyelamatan penting dan menggagalkan peluang tersebut.

Penyelamatan itu menjaga Espanyol tetap dalam pertandingan.

Real Madrid terus menekan.

Vinicius Junior mencoba memanfaatkan kecepatannya dari sisi kiri.

Mbappe juga berusaha mencari ruang di antara lini belakang Espanyol.

Namun, lini pertahanan tuan rumah mampu menjaga konsentrasi.

Federico Valverde Hampir Membawa Madrid Unggul

Real Madrid terus menguasai permainan menjelang pertandingan memasuki 20 menit terakhir.

Federico Valverde kemudian mendapat kesempatan untuk mengubah skor.

Gelandang Uruguay itu melepaskan tembakan yang mengarah ke gawang.

Namun, bola justru membentur tiang.

Momen tersebut menjadi salah satu peluang terbaik Madrid pada babak kedua.

Espanyol pun semakin percaya diri setelah lolos dari tekanan.

Real Madrid harus mencari cara lain untuk memecah pertahanan lawan.

Mourinho kemudian mengambil keputusan penting dari bangku cadangan.

Ia melakukan beberapa pergantian pemain untuk meningkatkan energi serangan.

Marc Cucurella dan Yan Diomande masuk pada menit ke-64.

Setelah itu, Mourinho kembali melakukan pergantian pemain pada menit ke-80.

Carlos Espí, Eduardo Camavinga, dan Trent Alexander-Arnold masuk untuk membantu Madrid mengejar gol kemenangan.

Carlos Espí Muncul sebagai Pahlawan

Pergantian pemain Mourinho akhirnya memberikan dampak besar.

Carlos Espí hanya membutuhkan waktu sekitar 10 menit untuk menunjukkan kualitasnya.

Pada menit ke-90, serangan Madrid kembali masuk ke area pertahanan Espanyol.

Kylian Mbappe membawa bola ke dalam kotak penalti.

Dalam situasi tersebut, bola kemudian jatuh ke arah Espí.

Penyerang muda tersebut bergerak cepat.

Espí mengontrol bola dengan kaki kanannya dan melewati situasi yang membuat Dmitrovic kehilangan posisi ideal.

Ia kemudian melepaskan tembakan ke gawang yang sudah terbuka.

Gol!

Real Madrid berbalik unggul 2-1.

Stadion RCDE langsung berubah suasana.

Para pemain Madrid merayakan gol tersebut karena mereka hampir saja meninggalkan Barcelona dengan hasil imbang.

Espí mencetak gol pertamanya untuk Real Madrid pada momen yang sangat penting.

Mourinho pun mendapatkan jawaban dari keputusan pergantiannya.

Gol tersebut menjadi penentu kemenangan Madrid sekaligus memberi awal positif bagi periode kedua Mourinho di Santiago Bernabeu.

Baca Juga :  Vinicius Junior Kantongi Gaji Fantastis hingga 2032, Setara Cristiano Ronaldo di Real Madrid

Real Madrid Pertahankan Keunggulan hingga Peluit Akhir

Setelah gol Espí, Espanyol mencoba mencari kesempatan untuk menyamakan skor.

Namun, Real Madrid mampu menjaga keunggulan.

Los Blancos mengelola sisa pertandingan dengan lebih hati-hati.

Para pemain Madrid tidak lagi memaksakan serangan dengan risiko tinggi.

Mereka memilih menjaga struktur permainan sekaligus mengantisipasi serangan balik Espanyol.

Peluit panjang akhirnya berbunyi.

Real Madrid menang 2-1.

Bellingham mencetak gol pertama.

Calatrava mengembalikan kedudukan menjadi imbang.

Kemudian Espí mencetak gol penentu pada menit ke-90.

Skor tersebut memastikan Mourinho memulai periode keduanya bersama Real Madrid dengan tiga poin.

Mourinho Mendapat Sinyal Positif dari Pemain Pengganti

Salah satu cerita utama dari kemenangan Real Madrid kali ini datang dari bangku cadangan.

Mourinho melakukan sejumlah perubahan pada babak kedua.

Ia memasukkan pemain dengan karakter berbeda untuk mengubah dinamika pertandingan.

Carlos Espí kemudian menjadi pemain yang paling menonjol.

Penyerang yang sebelumnya memperkuat Levante tersebut langsung memberikan kontribusi besar dalam penampilan awalnya bersama Real Madrid.

Gol pada menit ke-90 juga menunjukkan pentingnya kedalaman skuad.

Real Madrid tidak hanya mengandalkan Bellingham, Mbappe, atau Vinicius.

Mourinho kini memiliki lebih banyak opsi ketika pertandingan memasuki fase sulit.

Situasi tersebut dapat menjadi modal penting untuk menghadapi jadwal panjang LaLiga 2026/2027.

Bellingham dan Guler Tunjukkan Kombinasi Berbahaya

Selain Espí, Jude Bellingham dan Arda Guler juga memberikan kontribusi penting.

Bellingham mencetak gol pembuka setelah menerima umpan bola mati dari Guler.

Kombinasi keduanya menjadi salah satu senjata Madrid dalam pertandingan tersebut.

Guler memiliki kemampuan mengirim umpan akurat dari situasi bola mati.

Sementara itu, Bellingham mampu membaca ruang dan memanfaatkan bola di area penalti.

Mourinho tentu dapat mengembangkan kombinasi tersebut dalam pertandingan berikutnya.

Jika Madrid mampu meningkatkan konsistensi serangan, kombinasi Guler dan Bellingham berpotensi menjadi salah satu sumber gol penting sepanjang musim.

Mbappe dan Vinicius Masih Mencari Ritme Terbaik

Real Madrid juga memiliki pekerjaan rumah meskipun berhasil meraih kemenangan.

Kylian Mbappe dan Vinicius Junior belum menunjukkan pengaruh maksimal sepanjang pertandingan.

Keduanya tetap menciptakan ancaman bagi pertahanan Espanyol.

Namun, Madrid belum mampu memanfaatkan setiap peluang dengan optimal.

Situasi tersebut wajar pada awal musim.

Mourinho juga masih harus menemukan keseimbangan terbaik antara lini depan dan lini tengah.

Madrid memiliki banyak pemain berkualitas.

Namun, kualitas individu saja tidak selalu cukup untuk memenangkan pertandingan.

Mourinho membutuhkan koordinasi antarpemain yang lebih solid.

Kemenangan Penting untuk Persaingan LaLiga

Tiga poin dari kandang Espanyol memberikan modal penting bagi Real Madrid.

Madrid mengawali kiprah mereka di LaLiga 2026/2027 dengan hasil positif.

Kemenangan tersebut juga menjaga kepercayaan diri tim setelah menjalani sejumlah perubahan.

Musim ini Real Madrid menghadapi persaingan ketat.

Barcelona tetap menjadi salah satu kandidat kuat dalam perebutan gelar.

Karena itu, setiap kemenangan memiliki nilai besar.

Madrid harus menjaga konsistensi jika ingin bersaing hingga akhir musim.

Kemenangan atas Espanyol menunjukkan bahwa tim Mourinho memiliki mental untuk bertarung sampai menit terakhir.

Carlos Espí Langsung Menjadi Nama yang Diperbincangkan

Sebelum pertandingan, perhatian besar tentu tertuju kepada nama-nama seperti Mbappe, Vinicius, Bellingham, dan Guler.

Namun, Carlos Espí justru keluar sebagai pemain paling menentukan.

Ia masuk ketika pertandingan memasuki fase akhir.

Ia kemudian mencetak gol kemenangan.

Situasi tersebut membuat nama Espí langsung mendapat sorotan dari penggemar Real Madrid.

Pemain muda tersebut memperoleh kesempatan besar untuk menunjukkan kemampuannya.

Mourinho juga mendapat keuntungan dari performa Espí.

Jika ia mampu mempertahankan performa tersebut, Espí berpotensi mendapatkan lebih banyak kesempatan pada pertandingan berikutnya.(*)

Berita Terkait

Real Madrid Incar Erling Haaland pada 2027, Manchester City Mulai Waspada dengan Masa Depan Sang Striker
Cristiano Ronaldo Resmi Menikahi Georgina Rodriguez, Ini Momen Pernikahan Privat yang Jadi Sorotan Dunia
Vinicius Junior Kantongi Gaji Fantastis hingga 2032, Setara Cristiano Ronaldo di Real Madrid
Bukan Soal Produktivitas, Ini Alasan Timnas Indonesia Gagal Lolos Semifinal Piala AFF 2026
Real Madrid Bergerak Cepat! Vinicius Junior Ditawari Kontrak Fantastis Rp455 Miliar per Tahun, Arsenal Terancam Gigit Jari
Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3 di Piala AFF 2026, Peluang Lolos Semifinal Kini Ditentukan Laga Kontra Singapura
Timnas Indonesia Selangkah Lagi Menuju Semifinal Piala AFF 2026
FIFA Resmi Umumkan Tim Terbaik Piala Dunia 2026, Messi, Mbappe dan Haaland Masuk Best XI, Ini Daftar Lengkapnya
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 06:01 WIB

Bellingham Buka Pesta, Espí Jadi Penentu! Real Madrid Taklukkan Espanyol 2-1

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 06:01 WIB

Real Madrid Incar Erling Haaland pada 2027, Manchester City Mulai Waspada dengan Masa Depan Sang Striker

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:01 WIB

Cristiano Ronaldo Resmi Menikahi Georgina Rodriguez, Ini Momen Pernikahan Privat yang Jadi Sorotan Dunia

Rabu, 12 Agustus 2026 - 06:01 WIB

Vinicius Junior Kantongi Gaji Fantastis hingga 2032, Setara Cristiano Ronaldo di Real Madrid

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:01 WIB

Bukan Soal Produktivitas, Ini Alasan Timnas Indonesia Gagal Lolos Semifinal Piala AFF 2026

Berita Terbaru