SUNGAIPENUH,JS- Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H., mengingatkan masyarakat agar menjauhi judi online yang semakin mudah diakses melalui ponsel dan perangkat komputer. Ia menilai kebiasaan tersebut tidak hanya berisiko menguras keuangan, tetapi juga dapat mengganggu kehidupan pribadi, hubungan keluarga, serta kondisi sosial seseorang.
Pesan tersebut Alfin sampaikan melalui materi edukasi Pemerintah Kota Sungai Penuh yang mengusung pesan t
egas “STOP Judi Online”. Dalam materi itu, Alfin mengajak masyarakat untuk tidak memberikan ruang bagi aktivitas perjudian digital dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut pesan yang tercantum dalam materi tersebut, judi online dapat membawa seseorang ke berbagai persoalan. Dampaknya tidak berhenti pada kerugian uang, tetapi juga dapat merusak kehidupan pribadi dan hubungan sosial.
Karena itu, Alfin mendorong masyarakat untuk mengambil langkah sejak dini. Salah satunya dengan menghapus aplikasi yang berkaitan dengan judi online dari ponsel maupun komputer.
Judi Online Bukan Sekadar Persoalan Uang
Perkembangan teknologi digital membuat masyarakat semakin mudah mengakses berbagai layanan melalui internet. Namun, kemudahan tersebut juga membawa risiko ketika seseorang menggunakan perangkat digital untuk aktivitas yang merugikan.
Judi online menjadi salah satu persoalan yang mendapat perhatian karena masyarakat dapat mengakses berbagai platform hanya melalui perangkat yang terhubung ke internet.
Alfin mengingatkan masyarakat agar tidak melihat persoalan judi online hanya dari sisi uang. Kebiasaan tersebut juga dapat memengaruhi kehidupan seseorang secara lebih luas.
Ketika seseorang terus mengejar keuntungan melalui perjudian, perhatian terhadap pekerjaan, keluarga, pendidikan, maupun aktivitas sosial dapat terganggu. Kondisi tersebut juga dapat memicu persoalan baru dalam lingkungan keluarga.
Karena itu, masyarakat perlu memahami bahwa bahaya judi online tidak hanya berkaitan dengan kehilangan uang. Aktivitas tersebut juga dapat memengaruhi pola hidup, hubungan sosial, serta kondisi emosional seseorang.
Pesan tersebut menjadi bagian penting dari edukasi kepada masyarakat di tengah semakin luasnya penggunaan teknologi digital.
Alfin Ingatkan Dampak Judi Online terhadap Keluarga
Salah satu perhatian utama dalam pesan Alfin menyangkut hubungan keluarga.
Dalam materi edukasi tersebut, Alfin menegaskan bahwa hubungan keluarga dapat mengalami keretakan ketika seseorang menghadapi masalah akibat judi online. Persoalan tersebut dapat muncul ketika aktivitas perjudian mengganggu kondisi keuangan dan komunikasi di dalam rumah.
Keluarga memiliki peran penting dalam kehidupan setiap orang. Karena itu, masalah yang muncul akibat kebiasaan judi online dapat memberikan dampak kepada anggota keluarga lainnya.
Misalnya, seseorang dapat menghabiskan uang untuk aktivitas perjudian secara berulang. Kondisi itu kemudian dapat mengurangi kemampuan memenuhi kebutuhan rumah tangga.
Persoalan keuangan juga dapat memicu pertengkaran dan mengurangi keharmonisan keluarga. Jika seseorang terus mempertahankan kebiasaan tersebut, masalah yang awalnya terlihat kecil dapat berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.
Alfin karena itu mengajak masyarakat untuk menjaga komunikasi dan memperhatikan perubahan perilaku anggota keluarga. Langkah tersebut dapat membantu keluarga mengenali persoalan lebih awal.
Judi Online Bisa Mengganggu Kehidupan Pribadi dan Sosial
Selain keluarga, Alfin juga menyoroti dampak judi online terhadap kehidupan pribadi dan sosial.
Aktivitas judi online dapat membuat seseorang menghabiskan banyak waktu untuk mengejar hasil perjudian. Kebiasaan itu berpotensi mengurangi perhatian terhadap pekerjaan, aktivitas produktif, pendidikan, serta interaksi dengan lingkungan sekitar.
Seseorang yang mengalami masalah akibat judi online juga dapat menghadapi tekanan emosional. Kerugian finansial yang berulang dapat menimbulkan rasa kecewa, cemas, atau frustrasi.
Karena itu, masyarakat perlu membangun kesadaran bahwa aktivitas perjudian bukan solusi untuk mendapatkan penghasilan tambahan.
Keinginan memperoleh uang secara cepat justru dapat mendorong seseorang mengambil keputusan finansial yang berisiko. Dalam kondisi tertentu, seseorang bahkan dapat terus bermain setelah mengalami kerugian karena berharap mendapatkan kembali uang yang hilang.
Pola tersebut dapat membuat persoalan semakin panjang.
Pesan “Stop Judi Online” dari Wali Kota Sungai Penuh menjadi pengingat agar masyarakat tidak membiarkan kebiasaan tersebut berkembang dalam kehidupan sehari-hari.
Hapus Aplikasi Judi dari Ponsel dan Komputer
Alfin juga memberikan langkah sederhana bagi masyarakat yang ingin menghentikan kebiasaan judi online.
Ia mengajak masyarakat untuk segera menghapus aplikasi judi dari ponsel maupun komputer.
Langkah tersebut dapat mengurangi kemudahan akses terhadap platform perjudian. Selain menghapus aplikasi, masyarakat juga perlu menghindari tautan, promosi, maupun konten digital yang mengarahkan pengguna ke aktivitas judi online.
Pengguna internet juga perlu berhati-hati terhadap berbagai iklan yang menawarkan keuntungan besar dalam waktu singkat.
Tawaran semacam itu dapat menarik perhatian pengguna karena memberikan kesan bahwa seseorang bisa memperoleh uang dengan mudah. Padahal, perjudian membawa risiko kerugian dan dapat mendorong seseorang mengeluarkan uang secara terus-menerus.
Karena itu, masyarakat perlu meningkatkan literasi digital dan kemampuan mengendalikan penggunaan perangkat.
Jangan Ragu Mencari Bantuan
Pesan Alfin juga memberikan perhatian terhadap masyarakat yang sudah mengalami kesulitan akibat judi online.
Ia mengingatkan agar masyarakat tidak ragu mencari bantuan dari teman, keluarga, maupun tenaga profesional ketika menghadapi persoalan tersebut.
Langkah mencari bantuan menjadi penting karena seseorang terkadang sulit menghentikan kebiasaan secara sendirian.
Dukungan keluarga dan orang terdekat dapat membantu seseorang menjalani proses perubahan. Sementara itu, bantuan tenaga profesional dapat memberikan pendampingan sesuai dengan persoalan yang seseorang hadapi.
Masyarakat juga perlu menghindari sikap menyalahkan atau mempermalukan orang yang sedang berusaha keluar dari kebiasaan judi online.
Dukungan yang tepat dapat membantu seseorang kembali menjalankan aktivitas yang lebih sehat dan produktif.
Peran Keluarga dalam Mencegah Judi Online
Keluarga memiliki posisi penting dalam mencegah penyebaran kebiasaan judi online.
Orang tua dapat membangun komunikasi terbuka dengan anak mengenai penggunaan internet. Mereka juga dapat memberikan pemahaman mengenai risiko perjudian digital sejak dini.
Selain itu, keluarga dapat memperhatikan perubahan kebiasaan penggunaan ponsel. Perubahan waktu tidur, pengeluaran yang tidak jelas, atau penggunaan perangkat secara berlebihan dapat menjadi hal yang perlu mendapat perhatian.
Namun, keluarga perlu menjaga komunikasi tetap terbuka. Pendekatan yang terlalu keras dapat membuat seseorang justru menutup diri.
Karena itu, komunikasi yang tenang dan dukungan dari orang terdekat dapat membantu menciptakan lingkungan yang lebih aman.
Pemerintah dan Masyarakat Perlu Bergerak Bersama
Pencegahan judi online membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah dapat memperkuat edukasi masyarakat, sedangkan keluarga dan lingkungan sosial dapat memberikan pengawasan serta dukungan.
Masyarakat juga memiliki peran penting dengan tidak menyebarkan tautan atau promosi judi online.
Pengguna media sosial dapat membantu menciptakan lingkungan digital yang lebih sehat dengan melaporkan konten yang berkaitan dengan perjudian dan menghindari interaksi dengan promosi semacam itu.
Pada saat yang sama, masyarakat perlu memahami bahwa penggunaan teknologi digital memberikan banyak manfaat ketika seseorang menggunakannya untuk kegiatan produktif.
Ponsel dan komputer dapat mendukung pendidikan, pekerjaan, bisnis, komunikasi, hingga pengembangan keterampilan. Karena itu, masyarakat dapat mengarahkan penggunaan teknologi ke aktivitas yang memberikan manfaat jangka panjang.(*)










