Bernilai Rp 1,3 Milyar, Jambi Ekspor 36 Ton Pinang ke Bangladesh

- Jurnalis

Rabu, 26 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda Jambi lepas impor Pinang ke Banglades

Sekda Jambi lepas impor Pinang ke Banglades

MUAROJAMBI,JS – Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Sudirman, melepas 36 ton pinang asal Jambi ke Bangladesh senilai sekitar Rp1,3 miliar. Pelepasan berlangsung di Pelabuhan Talang Duku, Muaro Jambi, Selasa (25/11/2025).

Sudirman menyebut ekspor ini terjadi karena sinergi pemerintah, eksportir, petani, dan pemangku kepentingan lain. Ia memuji dukungan PT Export Tani Nusantara, Balai Karantina Pertanian, PT Pelindo, Bea Cukai, BPS, serta perangkat daerah provinsi dan kabupaten/kota.

Ia menegaskan Jambi, khususnya wilayah pesisir timur, merupakan salah satu penghasil pinang terbesar di Indonesia. Jaringan perdagangan pinang Jambi telah menembus pasar internasional.

Baca Juga :  KDMP, Wabup : Kami Siap Jalankan Intruksi Presiden

Data BPS menunjukkan nilai ekspor Jambi pada Agustus 2025 naik 12,76 persen dibanding bulan sebelumnya. Peningkatan terjadi karena ekspor kopi, teh, rempah, kayu olahan, pulp, kertas, dan migas meningkat. Sektor pertanian menyumbang 7,41 persen ekspor, dengan pinang berkontribusi 5,34 persen dari total ekspor pertanian.

Sudirman berharap ekspor pinang tidak hanya rutin, tetapi juga meningkatkan produksi, nilai tambah, dan kesejahteraan petani. Ia optimistis tren ekspor ini akan terus berlanjut.

Baca Juga :  Pemkot Sungai Penuh Tanam 600 Pohon di DAS Batang Merao

Kepala BPPSDMP Kementerian Pertanian, Dr. Idha Widi Arsanti, menyebut permintaan global terhadap pinang terus meningkat, terutama dari India, Iran, dan Bangladesh. Pemerintah pusat membuka akses pasar dan memfasilitasi ekspor.

Direktur PT Export Tani Nusantara, Al-Fiqie, menekankan sektor pertanian memiliki potensi besar untuk pasar domestik dan ekspor. Ia menambahkan, pemanfaatan teknologi dan manajemen yang baik akan membuat usaha pertanian lebih stabil dan berkelanjutan.(AN)

Berita Terkait

Bank Digital Makin Populer, Transaksi Digital Indonesia Capai 5,50 Miliar
Dua Nelayan Tanjab Barat Hilang Saat Melaut, Ditemukan Selamat Setelah Dicari hingga 46 Mil
MotoGP Indonesia 2026 Segera Digelar, BRI Dorong Ekonomi Digital dan Peluang UMKM
Ternyata! Bimtek BPD SE Kota Sungai Penuh di Jambi Telan Rp1,46 Miliar, SPPD hingga Biaya Hotel Jadi Dipertanyakan
Wako Alfin Sidak BPBD Sungai Penuh, Pastikan Tim Siaga Hadapi Ancaman Bencana
Terbaru! KUR BRI Rp20 Juta September 2026: Cicilan Mulai Rp396 Ribu, Cek Simulasi Lengkap dan Syarat Pinjaman BRI
IHSG Hari Ini Diprediksi Melemah, Investor Wajib Cermati Level 6.000 dan 6.200
Karhutla Jambi Meningkat, 14 Sumur Bor Diusulkan untuk Kawasan Gambut
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 21:45 WIB

Bank Digital Makin Populer, Transaksi Digital Indonesia Capai 5,50 Miliar

Rabu, 30 September 2026 - 19:15 WIB

Dua Nelayan Tanjab Barat Hilang Saat Melaut, Ditemukan Selamat Setelah Dicari hingga 46 Mil

Rabu, 30 September 2026 - 16:30 WIB

Ternyata! Bimtek BPD SE Kota Sungai Penuh di Jambi Telan Rp1,46 Miliar, SPPD hingga Biaya Hotel Jadi Dipertanyakan

Rabu, 30 September 2026 - 16:01 WIB

Wako Alfin Sidak BPBD Sungai Penuh, Pastikan Tim Siaga Hadapi Ancaman Bencana

Rabu, 30 September 2026 - 15:01 WIB

Terbaru! KUR BRI Rp20 Juta September 2026: Cicilan Mulai Rp396 Ribu, Cek Simulasi Lengkap dan Syarat Pinjaman BRI

Berita Terbaru